25 November 2010

Putri Ayu dan Seriosa



Ajang Indonesia Mencari Bakat sudah lama selesai. Klantink, kelompok musik jalanan asal Joyoboyo, Surabaya, terpilih sebagai juara pertama. Arek-arek Klantink pun jadi selebritas baru. Tak lagi ngamen di bus-bus di Surabaya, tapi ‘ngamen’ di televisi. Klantink bahkan jadi bintang iklan seluler.

Yang perlu pula dicatat dari IMB di Trans TV itu adalah fenomena PUTRI AYU SILAEN. Disebut fenomenal karena si Putri baru 12 tahun, tapi kemampuan olah vokalnya luar biasa. Nyanyi seriosa. Kategori musik yang sudah lama kehilangan pendengar di tanah air.

Musik seriosa yang dilombakan dalam Bintang Radio tahun 1950-an, kemudian Bintang Radio dan Televisi, pernah sangat populer. Seriosa membutuhkan teknik vokal klasik (opera) yang sempurna. Tak bisa nyanyi asal-asalan, asal bunyi. Karena itu, seriosa senantiasa terkait dengan art song. Art music.

Sejak era Christopher Abimanyu, Aning Katamsi, Binu Sukaman, Linda Sitinjak, Johnson Hutagalung, Mangapul Hutapea, atau Trivina Samderubun (di Surabaya) pada 1980-an dan 1990-an, penyanyi-penyanyi seriosa memang selalu muncul. Saya selalu mengatakan, selama paduan suara masih ada di Indonesia, selama sekolah atau kursus musik klasik masih ada... yang namanya seriosa tak akan mati.

Orang-orang gereja yang menjadi pemazmur, menekuni gregorian, musik gerejawi, mau tidak mau, suka tidak suka, harus belajar teknik seriosa. Maka, seriosa tak akan pernah mati. Layaknya musik klasik, ia selalu dilestarikan dari masa ke masa. Namun, seriosa sudah pasti tak akan diputar di radio-radio atau televisi seperti era 1950-an hingga 1970-an.

Dengan latar belakang ini, sejak awal saya deg-degan melihat Putri Ayu di ajang IMB. Sampai berapa lama dia bertahan? Mungkinkah jutaan penonton televisi kita, yang sudah 20 tahun tidak disuguhi musik seriosa, mau mendukung Putri Ayu? Ingat, IMB ini ajang kuat-kuatan SMS. Kualitas penampilan bukan lagi yang terpenting.

Puji Tuhan, Putri Ayu terus bertahan dan bertahan hingga dua besar. Saya sungguh terharu. Ternyata, jutaan penonton televisi kita masih suka musik seriosa. Suka suara soprano Putri Ayu, murid SMP Katolik Santo Thomas I Medan, Sumatera Utara.

Masyarakat Indonesia yang sepanjang hari dihajar dengan lagu-lagu pop industri, yang mutunya makin tak karuan, ternyata masih punya sense of quality. Tahu memilih dan memilah musik yang baik. Tahu bahwa teknik menyanyi klasik, bel canto, ala Putri Ayu punya keunggulan tersendiri. Putri Ayu memang bukan penyanyi biasa.

Kehadiran Putri Ayu di pentas nasional juga membuktikan bahwa seriosa selalu punya jalan untuk menjangkau masyarakat luas. Boleh saja kita kehilangan BRTV, yang megap-megap dalam 10 tahun terakhir. Televisi-televisi tak lagi menyiarkan seriosa seperti era TVRI tempo doeloe.

Tak ada lagi apresiasi musik di televisi seperti di era almarhumah Ibu Sud dan Pak Pranajaya (almarhum). Tapi siapa sangka, seriosa ternyata bisa menyusup melalui IMB, ajang hiburan populer yang sama sekali tak ada kaitan dengan apresiasi musik klasik.

Saya percaya masih banyak Putri Ayu-Putri Ayu lain di Medan, Jakarta, Surabaya, Bandung, Jogja, Semarang, Makassar, Maluku, Papua, Manado, Kupang, Balikpapan, Banjarmasin... yang diam-diam telah melestarikan seni suara klasik bernama seriosa ini. Dan itu berarti seriosa tak akan pernah mati.

Horas Putri Ayu!

BACA JUGA
Lagu Seriosa Itu Apa

7 comments:

  1. Benar bahwa Putri Ayu mempunyai bakat musik yang luar biasa. Tapi saya kurang setuju jika putri ayu merepresentasikan musik seriosa dalam ajang IMB kemarin. Menurut saya yang seriosa itu Lius Firdaus, yang tersingkir di babak awal. Kenapa saya tidak menyebut Putri Ayu? Karena di salah satu episode IMB, Putri menyebutkan dia belajar bernyanyi seriosa semenjak akan mengikuti ajang IMB. Sebelumnya dia menekuni musik pop. Jadi Putri Ayu berseriosa karena melihat peluang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. SUARA PUTRI AYU MEMANG BAGUS

      Delete
  2. salut sama putri ayu. semoga tetap setia dan berkembang hingga dewasa....

    ReplyDelete
  3. Ralat untuk komen Bung Joko yg ini

    ===================================
    Karena di salah satu episode IMB, Putri menyebutkan dia belajar bernyanyi seriosa semenjak akan mengikuti ajang IMB.
    ====================================

    Putri Ayu belajar seriosa bukan saat akan mengikuti IMB. Putri Ayu mulai belajar seriosa saat akan mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional IX sekitar bulan Oktober 2009. IMB sendiri baru memulai audisi Sekitar bulan Febuari 2010. Di video audisi IMB, Putri Ayu juga menyatakan demikian.

    ReplyDelete
  4. yes, I think that putri ayu is a nice singer n she still have a very long journey in music. we all pray for her succes.
    thanks for your review.

    ReplyDelete
  5. salam kenal buat putri ayu. maju terus!!!!!

    ReplyDelete