20 October 2010

Miss Universe 2010 Naik Reog



Kalau terlalu sering melihat nona-nona cantik, lama-lama kita akan kebal sendiri. Di televisi, dulu, saya sering takjub melihat ratu sejagat alias Miss Universe. Juga ada Miss World yang tak kalah cakep.

Gadis paling cantik di dunia! Begitu kira-kira ungkapan umum.

Di Indonesia, ada juga pemilihan Putri Indonesia, kemudian Miss Indonesia, dan entah apa lagi. Beberapa nona cakep di Surabaya pernah jadi Putri Indonesia 2007 seperti Putri Raemawasti, mahasiswi asal Blitar, yang indekos di Jalan Kertajaya.

Juga ada Miss Indonesia 2008 Sandra Amelia yang tak lain anaknya Pendeta Yusak Hadisiswantoro dari Gereja Bethany di Jalan Manyar. Ada lagi putri-putri lain yang sering kurang jelas kriterianya.

Inilah untungnya kita yang tinggal di kota besar macam Surabaya, Bandung, Semarang, Jogjakarta, apalagi Jakarta. Peluang untuk melihat nona-nona cantik tingkat nasional atau dunia sangat besar. Asal Anda rajin ke mal, plaza, lihat acara-acara televisi secara off air, wuih... banyak artis [biasanya cakep-cakep] berjubel.

Pekan lalu Ximena Navarette, Miss Universe 2010 asal Meksiko, datang ke Surabaya. Gadis cantik 22 tahun ini didampingi Putri Indonesia 2010, si Nadine yang kurang fasih berbahasa Indonesia itu. Ada beberapa tempat yang dikunjungi Ximena di Surabaya.

Rata-rata si Miss Universe mengunjungi tempat yang itu-itu juga. Konter kosmetik. Pabrik perhiasan emas. Showroom motor atau mobil. Yah, semua itu ada harganya. Tujuannya, apa lagi kalau bukan promosi produk. Jadi, si Miss Universe, Putri Indonesia, Miss Indonesia... kerjanya memang tak jauh-jauh dari promosi produk yang selama ini mensponsorinya.

Masih lumayan kali ini Miss Universe 2010 menikmati reog ponorogo. Sempat duduk di kepala si reog. Suasana pun hiruk-pikuk di halaman Graha Pena Surabaya khas kesenian rakyat. Warga Surabaya, yang sebenarnya sudah sering melihat dari dekat putri-putri cantik sejagat, pun ikut senang melihat si Ximena ketakutan di atas kepala reog.

Melihat Miss Universe atau Putri Indonesia dari dekat beda banget dengan di televisi. Kita jadi tahu aslinya. Gerak-gerik, bahasa tubuh, cara ngomong, tebal tipis bedak, keringat, dan sebagainya. Ximena Navarette ternyata kebelet ke toilet saat tiba di Graha Pena. Sebelumnya, dia tetap tersenyum ramah meski sebenarnya sudah ‘empet-empet’ sejak lama.

“Miss Universe juga manusia. Hehehe.... Makanya, kami sudah antisipasi agar acaranya tetap bagus,” kata senior saya yang biasa menangani acara-acara Miss Universe di Surabaya.

“Benarkah Miss Universe gadis paling cantik di seluruh dunia?” saya bertanya kepada seorang fotografer di Surabaya. Dia sudah sangat sering memotret Miss Universe dan artis-artis top Indonesia dan dunia.

“Biasa aja. Cantik apanya?” tukas si fotografer.

“Cantik itu kan relatif,” tambah teman lain yang juga sangat sering ‘mengawal’ Miss Universe di Kota Surabaya.

Saya sepakat. Cantik itu sangat relatif. Makin sering kita berdekatan dengan nona-nona cantik, artis-artis top, ratu sejagat, Putri Indonesia, Miss Indonesia... makin sadarlah kita bahwa manusia itu sebenarnya sama saja. Ada plus minus. Ada kelebihan dan kekurangan.

Nona-nona cantik pun manusia. Dia bisa stres, cekcok dengan mamanya, seperti Putri Indonesia 2009. Dia juga capek, kelelahan, karena acara-acaranya terlalu banyak. Miss Universe pun cepat-cepat cari toilet karena kebelet pipis!

2 comments:

  1. Aduuuh Mas,

    Senang juga dong ya bisa dekat2 wanita tercantik sejagat :-)

    "Putri Indonesia 2010, si Nadine yang kurang fasih berbahasa Indonesia itu..."
    Err...jadi mbak Nadine fasih berbahasa apa dong ya? Inggris? Errr....kalau berdasarkan video pendek wawancara pd kontes miss universe lalu sih jawabannya kita tahu sendiri :-P

    ReplyDelete