28 May 2010

Marga Po di Jatim

Fu Shuigen, mantan konjen RRT di Surabaya.
 Selain sebagai wadah untuk mempererat hubungan persaudaraan sesama marga (she), Yayasan Sosial Marga Po aktif mengadakan kegiatan sosial. Yayasan juga berkomitmen untuk menjalin komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.

"Selama ini aktivitas kami diadakan secara internal. Jarang dipublikasikan. Makanya, banyak yang belum tahu Yayasan Marga Po," ujar Po Tjie Swie, wakil ketua Yayasan Sosial Marga Po Jawa Timur, kepada Radar Surabaya, Selasa (18/5/2010).

Seperti juga marga-marga Tionghoa lainnya, menurut dia, Yayasan Sosial Marga Po berusaha menghimpun warga Tionghoa bermarga Po yang tersebar di seluruh Indonesia. Upaya ini gampang-gampang sulit, khususnya pada era Orde Baru, karena waktu itu banyak orang Tionghoa yang sengaja menyembunyikan marganya.

Nama yayasan ini pun dulu lebih dikenal sebagai Yayasan Margo Budi Mulia. Marga Po sama sekali tidak disebut. "Tapi secara internal sih orang tahu kalau Margo Budi Mulia itu yayasan untuk marga Po," kata Tjie Swie seraya tersenyum.

Kini, setelah diadakan konsolidasi organisasi, Yayasan Margo Budi Mulia berubah menjadi Yayasan Sosial Marga Po. Kata 'sosial', menurut Tjie Swie, sangat ditekankan karena para pengurus memang ingin mengajak semua anggota untuk terlibat dalam kegiatan sosial.

"Kita sudah banyak kali mengadakan bakti sosial seperti pengobatan gratis, bantuan sembako, biaya pendidikan, dan sebagainya. Dan itu akan selalu menjadi program yayasan ini," tegas pria yang fasih berbahasa Tionghoa itu.

Keberadaan Yayasan Sosial Marga Po di Jatim sempat menarik perhatian Konjen Tiongkok dulu dijabat Fu Shuigen. Marga diplomat senior yang akrab disapa Mr Fu itu ternyata marga Po juga.

"Fu itu ya sama dengan Po. Makanya, kami sempat audiensi dengan Mr Fu. Nggak nyangka kok marga kami sama dan dia ditugaskan di Surabaya," kata Tjie Swie. (lambertus hurek)

2 comments:

  1. Bikin yayasan itu mulia, tapi lebih mantap lagi kalau bersifat terbuka terhadap orang-orang di luar marga.

    ReplyDelete
  2. saya juga keturunan po juga..
    tapi belum tahu penjelasan marga saya..
    kakek saya udah meninggal waktu muda..
    nama kakek saya Po liang Kiet
    apa termasuk marga anda..
    mohon penjelasannya..
    terima kasih

    ReplyDelete