14 April 2010

Maria Eva Ikut Pemilukada Sidoarjo?



Masih ingat Maria Eva? Artis asal Sidoarjo ini pernah bikin geger gara-gara video mesranya dengan Yahya Zaini, mantan politisi Partai Golkar, beredar luas di masyarakat pada November 2006. Kini, Maria disebut-sebut bakal maju dalam pemilukada Sidoarjo.

Lama tak terdengar kabarnya, Maria Eva, yang lebih akrab disapa ME, ternyata sibuk menempuh pascasarjana di Universitas Krisna Dwipayana Jakarta. Dan belum lama ini artis kelahiran Sidoarjo, 21 Februari 1979, itu akhirnya lulus dengan cum laude. Indeks prestasinya 3,7.

"Alhamdulillah, aku sekarang sudah selesai S-2. Aku butuh waktu 2,5 tahun untuk lulus S-2, padahal target saya dua tahun. Aku molor enam bulan karena kesibukan," ujar istri Raymond, pengusaha minyak asal Sumatera Utara, itu kepada Radar Surabaya tadi malam (13/4/2010)

Selepas wisuda S-2 di kampus kesayangannya, karena ME juga menyelesaikan S-1 di Universitas Krisna Dwipayana, banyak orang mulai mengait-ngaitkan namanya dengan pemilihan bupati Sidoarjo. Apalagi, sebelumnya ada artis seksi lain, Julia Perez alias Jupe, disebut-sebut maju sebagai calon bupati Pacitan. Kabar majunya ME sempat menjadi bahan gunjingan kalangan politisi dan aktivis LSM di Sidoarjo sejak pekan lalu.

Benarkah Anda akan maju di pemilukada Sidoarjo?

ME menjawab diplomatis. "Saya tidak pernah mengajukan diri sebagai bakal calon bupati Sidoarjo. Yang benar, saya ini dilamar oleh beberapa kandidat. Tolong tulis besar-besar: ME tidak mencalonkan diri, tetapi dilamar," tegas pelantun lagu Pelangi Senja dan Ayam Berkokok itu.

Sayang, ME enggan menyebut nama-nama kandidat maupun partai politik yang 'melamarnya'. Putri pasangan suami-istri Amir Faisol dan Sri Sundari hanya menyebut, sejauh ini ada dua kandidat yang sempat melamarnya via telepon. Namun, belum ada pembicaraan panjang lebar tentang rencana terjun ke gelanggang pemilukada Sidoarjo.

"Politik itu kan kayak matematika. Harus ada hitung-hitungannya yang jelas. Kita nggak bisa maju tanpa perhitungan," tukasnya. ME mengaku heran karena saat ini berita tentang dirinya, yang dikait-kaitkan dengan pemilukada Sidoarjo, sudah beredar luas di media massa, khususnya lewat internet. "Saya heran ada apa sih kok rame-rame begini?"

Apakah keinginan maju dalam pemilukada ini terinspirasi oleh artis Julia Perez?

Dengan nada tinggi, ME langsung membantah keras. Dia mengaku punya banyak perbedaan dengan si Jupe, artis seksi yang kini berpacaran dengan pesepak bola Gaston Kastanya itu. ME kemudian merinci beberapa perbedaan penting antara dirinya dan Jupe atau artis-artis lain yang ikut pemilukada.

Pertama, Jupe bukan putra daerah Pacitan, sedangkan ME asli Sidoarjo. Sejak lahir, masuk taman kanak-kanak (TK), SD, SMP, SMA, diselesaikan di Sidoarjo. "Lulus SMA Muhammadiyah Sidoarjo, saya baru kuliah di Jakarta. Kakek-nenek saya juga asli Sidoarjo," tegasnya.

Kedua, ME merasa sudah lama berkecimpung di organisasi sosial politik. Sejak SMP, kemudian SMA, dia aktif di organisasi kepemudaan Muhammadiyah di Sidoarjo. Di Jakarta, sembari menekuni karir di dunia hiburan, ME aktif sebagai pengurus Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), organisasi yang punya hubungan dengan Golkar.

"Jadi, aku ini bukan orang kemarin sore di bidang sosial politik. Aku orang organisasi, bukan artis thok," tegas ME.

Ketiga, dari segi pendidikan, ME merasa punya bekal yang memadai. Kelima, sebagai putra asli Sidoarjo, rumahnya di Jalan Kombes M Duryat, ME mengaku sangat paham karakter masyarakat Sidoarjo. "Aku pasti gak asing dengan Porong, Tanggulangin, Candi, Krian, Balongbendo, Taman, dan sebagainya. Beda kalau orang luar yang ujug-ujug mencalonkan diri di Sidoarjo," tegasnya lagi.

Lantas, kapan pulang kampung untuk 'sosialisasi' dan membicarakan 'matematika' pemilukada?

"Insya Allah, secepatnya. Aku perlu mengetahui aspirasi yang berkembang di Sidoarjo. Kalau memang dikehendaki rakyat, aku tidak akan menolak karena itu amanah."

No comments:

Post a Comment