14 February 2010

Putri Wong: Tahun Macan, Awas Dicaplok!




Menjelang tahun baru (Xin Nian), bisa dipastikan para astrolog Tionghoa berlomba-lomba menyampaikan prediksinya tentang situasi dan kondisi selama 12 bulan ke depan. Meski umumnya menggunakan pijakan yang sama, ramalan para astrolog ini sangat bervariasi.

Toh, intinya sama saja. Mengingatkan kita semua agar waspada, hati-hati, dan selalu mendekatkan diri pada Tuhan. Putri Wong Kam Fu, astrolog terkenal dan pengasuh rubrik fengshui di Radar Surabaya, mengingatkan bahwa Tahun Macan yang dimulai pada 14 Februari 2010 punya karakter khusus.

“Macan ini macan logam. Posisinya sedang berjalan-jalan, mencari apa saja yang bisa dicaplok,” beber Putri Wong Kam Fu kepada saya Sabtu (13/2/2010) malam.

Bagi masyarakat Tionghoa, yang memang sudah terbiasa dengan fengshui, karakter Tahun Macan harus disikapi dengan ekstrahati-hati. Di rimba raya, kata Putri Wong, macam merupakan rajanya segala bintang. Ia satwa yang sangat disegani dan ditakuti karena bisa menyantap binatang-binatang lain.

“Jadi, tahun ini ditandai dengan persaingan yang sangat ketat dan berat. Dalam bisnis, pekerjaan, dan segala bidang kehidupan terjadi kompetisi yang luar biasa. Saking ketatnya, terjadi caplok-mencaplok. Kita nggak boleh santai atau lengah,” tegas Putri Wong.

Sekeras-kerasnya persaingan, menurut dia, jangan sampai membuat manusia lupa diri, arogan, jemawa. Justru sekaranglah saatnya bertobat, lebih mendekatkan diri pada Sang Pencipta. “Kita harus lebih banyak berdoa, adep asor,” ujar tokoh muslim Tionghoa Jawa Timur ini.

Bagaimana dengan situasi nasional?

Menurut Putri Wong, bumi Indonesia yang berada di bawah lempengan-lempengan berbahaya, cincin api, senantiasa terancam bencana alam baik itu gempa bumi, tsunami, angin badai, banjir, dan seterusnya.

“Tapi, untungnya, Indonesia itu selalu dilindungi Allah. Kalaupun ada bencana, itu hanya sekadar mengingatkan kita semua untuk bertaubat dan mendekatkan diri pada-Nya,” tegas Putri Wong.

Perempuan yang meneruskan kepiawaian fengshui dari ayahnya, Wong Kam Fu, ini juga menyoroti banyaknya kasus penjualan gadis remaja, pelacuran, dan perbuatan tak senonoh lainnya. Nah, maksiat-maksiat seperti itu hanya akan membuat kesialan Indonesia bertambah.

“Tolonglah supaya prostitusi, maksiat-maksiat, itu dihentikan,” pintanya.

Bagaimana dengan situasi politik? Akankah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tetap aman meski digoyang oleh lawan-lawan politiknya?

“Saya lihat SBY masih punya pulung. Jadi, SBY akan bertahan sampai masa jabatannya selesai. Hanya saja, pejabat-pejabat yang salah perlu dikoreksi,” tandasnya.

Ingat, sepanjang Tahun Macan ini kompetisi yang superketat juga terjadi di dunia politik. Para politikus saling caplok dan tak segan-segan memakan sesama politikus. “Susahnya lagi kalau seorang menteri tidak didukung oleh dirjen atau pejabat-pejabat di bawahnya,” kata Putri Wong.

No comments:

Post a Comment