26 November 2009

Ucok AKA Digerogoti Kanker Paru-Paru



Rocker legendaris Ucok AKA Harahap (69) terbaring tak berdaya di RS Darmo Surabaya. Kemarin (25//2009), mantan superstar ini sempat anfal akibat gangguan paru-paru yang dideritanya.


Oleh LAMBERTUS HUREK

Sumber: Radar Surabaya 26-28 November 2009

Ucok AKA Harahap sebenarnya mulai opname di Rumah Sakit Darmo sejak Jumat (20/11) lalu. Ini merupakan opname ketiga di rumah sakit itu. Kemarin, pihak keluarga dan orang-orang dekat Ucok sempat deg-degan lantaran sang bintang sempat anfal cukup lama.
"Kami semua terus mendoakan, semoga kondisi kesehatan Bang Andalas pulih kembali. Dan sampai sekarang kami terus memantau keadaan Bang Andalas," ujar Sri Hartini, istri Ucok AKA, kepada Radar Surabaya.

Bang Andalas merupakan sebutan sayang Sri Hartini untuk suaminya. Ucok yang bernama asli Andalas Datoe Oloan Harahap merupakan putra Ismail Harahap, pemilik Apotik Kali Asin pada 1960-an. Nama apotek ini kemudian disingkat menjadi AKA, band yang didirikan Ucok pada 23 Mei 1967 bersama Peter Wass (bas, vokal), Sonata Tanjung (gitar, biola, vokal), dan Syech Abidin (drums, vokal).

Sri Hartini bersama sejumlah kerabat Ucok, termasuk Pardi Artin, pemusik yang sangat dekat dengan Ucok, baru plong setelah mantan vokalis AKA itu siuman kembali. Namun, beberapa saat kemudian Ucok mengaku sesak napas berat. "Makanya, Abang nggak bisa lepas dari respirator," ujar wanita berkaca mata ini.

Siang kemarin, ketika dibesuk Radar Surabaya dan sejumlah wartawan, kondisi ayah delapan anak ini sudah relatif membaik meski tetap harus menggunakan respirator alias alat bantu pernapasan. "Pak Ucok ini sakit paru-paru dan sesak napas. Istilahnya, dia sekarang sedang menjalani terapi paliatif," jelas dr Imam Soewono, direktur RS Darmo.

Dokter, yang juga teman Ucok AKA ini, enggan membeberkan penyakit apa yang diidap sang musisi. Alasannya, dia terikat kode etik profesi. Namun, Imam mengakui kondisi paru-paru Ucok mengalami gangguan serius. Pihak medis sudah berkali-kali menyedot cairan di dalam paru-paru. "Kalau anfal sih sudah sering. Jadi, bukan hal baru," terang dokter yang juga mantan penyanyi Casino Band pada era 1970-an.

Yang menarik, ketika Pardi Artin membisikkan bahwa sejumlah wartawan datang membesuknya, wajah Ucok kontan sumringah. Badannya menggeliat dan beberapa saat kemudian matanya terbuka. Siti Nasyah, wartawan senior sebuah majalah wanita, kemudian nyeletuk. "Bang Ucok pasti segera sehat. Sebentar lagi mau konser nih," kata Siti dengan suara tegas.

Ucok pun terbangun dan melepas respiratornya. Tak lupa dia melemparkan senyum kecil. Namun, tak sampai satu menit, Ucok mengaku tidak bisa bernapas. "Napasku sesak," ujarnya perlahan. Tono, tukang pijat refleksi, pun dipanggil untuk memasang kembali respirator dan memijat kaki sang rocker. Ucok pun tenang kembali.

"Kondisi Bang Andalas sudah cukup baik. Abang bisa istirahat sambil duduk. Tapi pernapasannya memang masih jadi masalah," sebut Sri Hartini yang dihubungi kembali tadi malam.

Meski pihak keluarga dan RS Darmo terkesan merahasiakan, kabar sakitnya Ucok AKA Harahap sudah tersebar luas di kalangan komunitas rock tanah air. Bahkan, majalah musik Rolling Stone Indonesia sudah merilis bahwa Ucok AKA Harahap sedang kritis akibat kanker paru-paru stadium empat. “Ucok baru tahu kalau dia terkena kanker paru-paru bulan September lalu,” jelas Syech Abidin, drummer AKA.

Data di RS Darmo menyebutkan, Ucok mulai diopname di RS Darmo pada 5 Agustus 2009. Sempat menempuh pengobatan alternatif, karena tidak punya biaya, Ucok kembali dilarikan ke rumah sakit pada 20 November karena kondisinya semakin kritis. Karena itu, sejumlah pihak mengadakan acara penggalangan dana untuk meringankan beban sang mantan bintang.



SUTRA CHARMELIA, putri Ucok, yang tidak bertemu ayahnya selama 28 tahun lebih.

Siang kemarin (26/11/2009), Ucok AKA Harahap yang tergolek lemah di Paviliun 3 RS Darmo tiba-tiba dikejutkan oleh kedatangan seorang pria dan wanita 30-an tahun. Disambut Sri Haryati, istri Ucok sekarang, keduanya langsung mendekat dan menyalami Ucok. Wajah sang rocker, yang memakai respirator alias alat bantu pernapasan, tampak berbinar-binar.


Tak banyak kata yang terucap. Maklum, sejak dirawat di RS Darmo pada 20 November lalu, Ucok kehilangan kemampuan berbicara. Napasnya pun tersengal-sengal karena kanker paru-paru stadium empat. "Bang Ucok, ini Lia dan Ricci, anak Sampean," ujar Siti Nasyiah memperkenalkan dua tamu istimewa itu.

Ucok kemudian memegang tangan kedua anaknya erat-erat. Wajah Sutra Kharmelia (32), presenter Global TV, tampak memerah. Begitu juga Sutan Mahayuddin Harahap alias Ricci, kakaknya, yang lebih pendiam.

"Apa kabar, Papa? Lia dan Ricci datang untuk bertemu Papa. Semoga Papa tabah dan tetap semangat," ujar Lia, sapaan akrab Sutra Kharmelia.

Ucok yang semula tertidur mencoba memaksakan diri untuk duduk. Lia dan Ricci bersama Sri Haryati bersama-sama mengatur posisi agar pria kribo bernama lengkap Andalas Datoe Oloan Harahap itu bisa duduk. Dan berhasil. Lia kemudian membuka album dan memperlihatkan foto-foto tiga anaknya dan seorang anak Ricci. Usia mereka antara empat bulan hingga lima tahun. "Ini cucu-cucu Papa di Jakarta. Semuanya sehat dan lucu-lucu," kata Lia.

Kendati tak bisa bicara, Ucok tampak sumringah melihat foto cucu-cucunya. "Sudah 28 tahun lebih saya dan Ricci nggak bertemu Papa. Baru sekarang ini ketemu, tapi dalam kondisi kayak begini. Saya ini mixed feeling: akhirnya bertemu Papa, tapi sangat sedih karena kondisi beliau kayak gini," tutur Lia, putri pasangan Ucok AKA Harahap dan Farida.

Mantan reporter Lativi ini mengaku tak punya banyak kenangan dengan Ucok, sang ayah. Maklum, ketika ibunya, Farida, meninggalkan kota Lawang, Malang Raya, usianya masih di bawah lima tahun. Dia bersama Lia kemudian menjalani hidup besama sang mama di Jakarta. Jangankan bertatap muka, berkomunikasi lewat telepon atau internet, misalnya, tak pernah. "Tapi saya tahulah kalau Ucok AKA itu ayah saya," akunya.

Para penggemar musik rock era 1970-an dan 1980-an di tanah air niscaya tak asing lagi dengan kisah-kisah seputar petualangan cinta Ucok AKA. Sang pemusik serbabisa ini awalnya dikenal sebagai suami Nur Aini. Istri pertama ini memberinya empat orang anak. Pada saat itu Ucok bersama grupnya, AKA, sedang di atas angin.

Konser-konser AKA selalu dibanjiri puluhan ribuan penggemar. Termasuk fans dari kalangan gadis-gadis cantik. “Saya jatuh cinta dengan seorang penggemar saya dan kemudian lari bersama dia. Sialnya, dia anak pejabat," cerita Eyang Ucok suatu ketika.

Perempuan cantik yang jago karate dan anak perjabat ini bernama Farida. Pasangan yang sedang mabuk cinta ini kemudian menggelandang (dalam arti sebenarnya) di Jakarta. Hidup di gang sempit, tidur di kamar tumpangan bekas gudang Stasiun Gambir. Ucok pernah pula menyewa sebuah kamar hotel kelas kambing di daerah Senen.

Namun, justru ketika hidup bersama Farida inilah, nama Ucok AKA benar-benar melambung menjadi penyanyi papan atas. Ali Shahab, sutradara film yang cukup disegani, suatu ketika menemukan Ucok bersama istrinya yang sedang hamil tua duduk menggelandang di Stasiun Gambir. Perkenalan ini kemudian membuka jalan Ucok dan Farida ke dunia layar lebar. Ratno Timoer kemudian membidani film pertama yang dibintangi Ucok pada 1977 dengan judul Ciuman Beracun.

Pada 1982 ayah Ucok, Ismail Harahap, pemilik Apotek Kali Asin di Surabaya, sakit keras. Ucok pun mengajak Farida pulang ke Lawang. Rumah besar yang baru saja dibeli di bilangan Sawangan, Jakarta Pusat, ditinggalkan Ucok dan Farida beserta kedua anak mereka begitu saja demi bakti kepada orang tua.

Meski Ucok cinta mati pada Farida, pernikahan mereka sejatinya tidak direstui orang tua Farida. Prahara datang ketika seorang utusan dari keluarga orang tua Farida datang ke Lawang untuk menjemput pulang Farida dan kedua anaknya. Peristiwa ini, selain mengakhiri kisah romantis sang bintang, tapi kemudian mempengaruhi mental Ucok AKA dalam perjalanan kehidupannya ke depan.

Nah, kedatangan Lia dan Ricci di RS Darmo kemarin seakan membuka kembali kenangan indah Ucok bersama Farida sekitar 28 tahun silam. Entah apa yang dipikirkan Ucok ketika memegang erat tangan kedua anaknya dari Farida itu. Yang pasti, Farida kemudian menikah dengan pria lain.
Ucok, yang tergoncang jiwanya, kemudian 'menggelandang' ke Jawa Barat untuk mencari seorang penasihat spiritual. Dan petualangan cinta untuk menemukan Farida-Farida lain pun berlanjut.

Sementara itu, Lia dan Ricci tak bisa berlama-lama melepas kangen dengan sang ayah. Keduanya langsung kembali ke Jakarta untuk bekerja dan mengurus cucu-cucu Ucok yang masih balita. "Walaupun singkat, saya merasa bahagia," pungkas Lia.



LIESTY (mantan istri Ucok) dan Intan (anak Ucok).

Ketika popularitasnya berada di titik nadir, Ucok AKA Harahap (69) pernah melontarkan kekecewaan atas kehidupan rumah tangganya yang berantakan. Begitu banyak perempuan yang singgah dalam hidupnya, tapi satu per satu pergi meninggalkannya.


ANAK-ANAKNYA pun praktis tak punya hubungan emosinal dengan Ucok AKA. Sang rocker yang pada 1970-an sangat 'sinting' di atas panggung pun sepi sendiri di masa senja.

“Kalau boleh memilih, saya ingin sukses dalam keluarga dibandingkan dalam musik rock. Cuma Tuhan punya rencana lain. Saya terus-terusan dibelokin. Jadinya, saya cukup sukses di musik, tapi bukan di keluarga," ujar pria kelahiran Surabaya 29 Mei 1940 ini.

Sudah menjadi rahasia umum kalau Ucok Harahap ini gampang sekali jatuh cinta, menikah, tapi tak lama kemudian bubar jalan. Maka, ketika dirawat di RS Darmo gara-gara kanker paru-paru stadium empat, banyak pembesuk bingung berapa orang sebenarnya perempuan yang pernah 'dinikahi' Ucok. Total anaknya berapa?

"Kalau nggak salah istrinya Pak Ucok delapan orang. Tapi ada yang bilang sembilan," kata Abidah Harahap, kerabat dekat Ucok Harahap. "Kami yang sama-sama orang Tapanuli sampai nggak tahu berapa banyak istrinya Ucok. Sebab, dia nggak pernah melibatkan keluarga besar ketika menikah," tambahnya.

Baik para mantan istri, anak-anak Ucok, maupun keluarga dekat Ucok tak punya data pasti. Yang jelas, si Ucok ini sebetulnya bukan penganut paham poligami. Dia hanya menikahi seorang perempuan pada waktu tertentu. Begitu api asmara meredup, rasa cinta hilang, Ucok pergi menemukan cinta baru. Begitu seterusnya hingga usianya yang menjelang 70 tahun ini.

Ketika pendiri dan vokalis AKA Rock Band ini diopname sejak Jumat pekan lalu, Raden Ayu Sri Haryati tampak setia menemani di sisi ranjang. Wanita berkacamata itu nyaris tak pernah keluar dari Paviliun 3 RS Darmo. "Saya ini istri sah Bang Andalas. Jadi, memang sudah menjadi kewajiban saya untuk melayani abang," ujar Sri Haryati yang selalu menyapa Ucok Harahap dengan sebutan mesra, Bang Andalas.

Informasi yang diperoleh Radar Surabaya, Sri Haryati baru dinikahi Ucok di kawasan Surabaya Barat pada 14 Mei 2009. Dus, baru berjalan sekitar enam bulan. "Sri Haryati itu istri kesembilan Ucok AKA," kata sumber itu.

Sebelum tinggal seatap dengan Sri di kawasan Pagesangan, Surabaya, Ucok pernah digerebek warga di kawasan Gunung Klotok, Kediri, karena dianggap kumpul kebo dengan Endang Titiek Rachmawati. Pasalnya, pasangan Ucok-Endang tak mampu menunjukkan akta nikah. "Waktu itu kami memang nikah siri. Secara agama sah, tapi belum diurus ke KUA," kata Endang yang dihubungi Radar Surabaya semalam.

Perempuan asal Kediri ini menambahkan, dia dan Ucok pernah berencana meresmikan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) pada 7 Juli 2007. Tapi, seperti dikatakan Ucok sendiri, suami sirinya ini kembali 'dibelokan' ke pangkuan wanita lain. Makin lama makin lengket, sehingga Endang hanya bisa gigit jari. Beberapa saat kemudian Ucok sudah menjadi milik Raden Ayu Sri Haryati.

"Saya ini perempuan biasa yang punya perasaan. Kok semuanya bisa begini?" ujar Endang dengan nada tinggi. Karena itulah, perempuan kedelapan dalam hidup Ucok AKA ini mengaku belum bisa menjenguk Ucok yang terkapar lemah di rumah sakit. "Saya tidak ingin ada pertengkaran di antara kami," akunya.

Selain Endang Titiek dan Sri Haryati yang menemani Ucok di masa senja, sebelumnya ada tujuh perempuan lain yang pernah menjadi istri Ucok. Mereka antara lain Lisa Damayanti (asal Jogjakarta), Sri Lea (Bandung), Imla Binti Zakaria (anak kiai di Jawa Barat yang hanya dinikahi tiga bulan), Farida (Jakarta), dan Nur Ani sang istri pertama. Ucok dikaruniai total delapan anak.

"Bagaimanapun juga Ucok AKA itu ayah saya. Jadi, apa pun kata orang, saya tetap bangga sama dia. Apalagi, sejak dulu beliau baik banget sama saya. Hanya satu kali saya dimarahi," kata Intan Mutiara (35), salah satu putri Ucok.


Intan sendiri waktu kecil tidak pernah tahu kalau ayah biologisnya adalah Ucok AKA Harahap. Maklum, dia dibesarkan ibunya dan tinggal di rumah sang kakek. "Tahunya saya, ya, Opa itu bapak saya," ujar perempuan yang menekuni usaha salon itu.

Baru ketika tamat sekolah dasar dan mendaftarkan diri di SMPN 2 Lawang, Malang, Intan mengaku kaget karena kakeknya menulis nama ayah sebenarnya: Andalas Datoe Oloan Harahap. Ini merupakan nama asli Ucok, putra sulung dari empat bersaudara pemilik Apotik Kali Asin Surabaya, Ismail Harahap.

Bagaimana perasaan Intan ketika itu? "Aku sih biasa-biasa aja. Soalnya, Pak Ucok selama ini ya selalu memperhatikan saya, kasih hadiah, dan macam-macamlah," akunya.

Bahkan, setelah identitas ayahnya, Ucok terungkap, Intan lebih senang lagi mengikuti konser Ucok bersama AKA Junior dari panggung ke panggung. Dari sinilah, Intan berteman akrab dengan Sirun alias O'on. Gitaris AKA Junior ini kemudian menjadi suami Intan.

"Jadi, saya tidak asing lagi dengan dunia musik yang ditekuni Pak Ucok," katanya.

Berbeda dengan Intan yang bisa bergaul akrab dengan Ucok, Sutra Kharmila dan Ricci (anak Ucok dari Farida) selama 28 tahun lebih tak pernah bertemu dengan sang ayah. Mereka baru bisa bertatap muka ketika Ucok sakit parah di RS Darmo.

"Jadi, aku nggak bisa menilai Papa seperti apa," kata Lia, sapaan akrab Sutra Kharmila, yang bekerja sbagai prsenter Global TV ini. (*)

CATATAN:
Ucok AKA, salah satu pelopor musik rock Indonesia, akhirnya meninggal dunia di RS Darmo Surabaya pada 3 November 2009 dan dimakamkan di Pemakaman Kebraon Tegal, Karangpilang Surabaya, hari yang sama. Selamat jalan Sang Pahlawan!


14 comments:

  1. salam rock!!! moga2 bang ucok AKA bisa sembuh dan membagi ilmunya kpd anak2 muda.

    ReplyDelete
  2. Hmmmm rocker sejati... aku turut bersedih...
    Teringat lagunya "Badai Bulan Desember".. semoga cepat sembuh....

    ReplyDelete
  3. Salam metal buat mas Ucok semoga cepat sembuh, mas Ucok termasuk salah satu pelopor musik rock di Indonesia dan konsisten dijalur musik rock, "Rock Never Die"

    ReplyDelete
  4. kayaknya belum ada rocker di indonesia yg aksi2nya dahsyat kayak bang ucok AKA. beliau memang layak jadi legenda rock indonesia.

    sonny

    ReplyDelete
  5. Yes, Ucok AKA is the real rocker!!! And the real rocker never die!!

    ReplyDelete
  6. Bang Lambertus, saya ijin mau pake foto Sutra Kharmelia buat blog saya. Dia adalah presenter favorit saya sejak tahun 2000-an, pas doi masih di Lativi. Kalau ada, boleh minta foto Sutra yang lain?
    Terima kasih banyak sebelumnya.

    ReplyDelete
  7. Silakan Shin, semoga ada gunanya. Selamat kerja di negeri orang.

    ReplyDelete
  8. saya pernah liat Bp. Ucok aka dari dekat di depan rumah sekitar tahun 2003-2005 (tanggapan biasa) tapi saya heran saat Bapak sama ibu saya malah salaman sama dia (tanggapan heran,siapaaa ni orang)ko bapak n ibu saya ky ketemu superstar... ternyata pas tau dari internet baru2 ini(2012).. ya TERNYATA memang dia itu *superstar* di jamannya.. malah kalau ga salah beliau pernah main filem ama Bang H. Rhoma(bener ga ya,lupajudulnya) saya sempat beberapa kali liat tu filem.. OOOOOOOOOOOOOOALAAAAAHHH sayangnya sekarang Bp. Ucok sdh berpulang ke Rahmatulloh,, Semoga diterima di sisi Alloh SWT..

    ReplyDelete
  9. saya pernah liat Bp. Ucok aka dari dekat di depan rumah sekitar tahun 2003-2005 (tanggapan biasa) tapi saya heran saat Bapak sama ibu saya malah salaman sama dia (tanggapan heran,siapaaa ni orang)ko bapak n ibu saya ky ketemu superstar... ternyata pas tau dari internet baru2 ini(2012).. ya TERNYATA memang dia itu *superstar* di jamannya.. malah kalau ga salah beliau pernah main filem ama Bang H. Rhoma(bener ga ya,lupajudulnya) saya sempat beberapa kali liat tu filem.. OOOOOOOOOOOOOOALAAAAAHHH sayangnya sekarang Bp. Ucok sdh berpulang ke Rahmatulloh,, Semoga diterima di sisi Alloh SWT..

    ReplyDelete
  10. Saya baru tau kalau Bp. Ucok memang legendaris .. pas bapak n ibu saya ketemu, mereka kagum kaya ktmu *SUPERSTAR* aja,sekitar taun 2005 an( saya cm bengong siapaaaa nih orang).. Pas buka internet baru2 ini (2012) ketik nama UCOK "AKA",, saya liat wajah Beliau dengan rambut kribonya,, kayaknya pernah liat orang ini main film (JADUL) ama Bang H. Rhoma klo g salah,, waaahh saya benar2 ga nyangka kalau saya pernah bertatap muka juga dengan salah 1 artis LEGENDARIS indonesia.. JANGKRIK!!!!! (kagum)

    ReplyDelete
  11. Salute sama Artis legendaris ini!!!

    ReplyDelete
  12. selamat jalan Bang Ucok"AKA"

    ReplyDelete
  13. ternyata kesuksesan di panggung tak membuat sukses di rumah tangga..

    ReplyDelete