07 July 2009

Ervinna di Zona 80




Ervinna 1970-an.


Lama tak terdengar kabarnya, Ervinna tiba-tiba muncul di Zona 80 sebuah stasiun televisi nasional. Penyanyi asli Surabaya ini membawakan dua lagu nostalgia ciptaan A. Riyanto: Lari Pagi dan Jangan Parkir Sembarangan.

Suaranya Ervinna masih melengking, meski gerakannya tak selincah pada 1980-an. "Saya diminta mengisi Zona 80. Kebetulan temanya olahraga, khususnya bulutangkis. Dan saya punya banyak lagu bertema olahraga," tutur Ervinna yang saya hubungi via ponsel kemarin.

Pemilik 200-an album ini mengaku tidak melakukan latihan khusus. Dia cuma memutar kembali dua lagu itu untuk mengingat-ingat syairnya. Latihan vokal khusus?

"Nggak perlulah. Sebab, saya kan masih nyanyi sampai sekarang," akunya.

Ervinna memang tidak mundur 100 persen dari dunia musik dan nyanyi. Sebagai ketua Bunda Kudus Keuskupan Surabaya, Ervinna kerap menyanyi di persekutuan doa, kebaktian kebangunan rohani (KKR), atau misa di gereja. Tentu saja, dia membawakan gospel songs, bukan lagu-lagu pop yang pernah membesarkan namanya.

"Tapi sekali-sekali saya diajak menyanyi pop di acara musik nostalgia televisi. Ya, kayak Zona 80 di Metro TV itulah," ujar perempuan bernama lengkap Theodora Monika Ervin ini.

Bagi pengamat dan kolektor musik 1980-an, Ervinna dikenal sebagai penyanyi serbabisa. Segala jenis musik, lirik dalam berbagai bahasa, bisa dibawakannya dengan baik. Termasuk puluhan album pop Mandarin.

"Album rohani saya yang terakhir juga berbahasa Mandarin. Sekarang sudah tersebar di mana-mana lho," katanya. (rek)



Ervinna, 2008

No comments:

Post a Comment