11 April 2009

Album Batak Victor Hutabarat




Tahu kalau saya suka lagu-lagu Batak (Tapanuli) dan Victor Hutabarat, Harlem Napitupulu, lawyer terkenal di Surabaya, kasih saya album bertajuk DI JOU AHU MULAK. Kumpulan sembilan lagu Batak populer yang dinyanyikan oleh Victor Hutabarat.

Terima kasih, Bang Harlem! Horas mejua-jua!

Harus diakui bahwa saudara-saudara kita dari Tapanuli ini dikaruniai suara bagus. Anatomi alat produksi suara bagus. Ditambah pemahaman akan teknik vokal yang juga hebat membuat penyanyi-penyanyi Batak punya kelas. Suara mereka yang bening dan tinggi, alamak, sulit ditiru siapa pun yang bukan Batak.

Selain Victor Hutabarat, sebut saja Benny Panjaitan, Eddy Silitonga, Berlian Hutauruk, Bornok Hutauruk, Diana Nasution. Rinto Harahap juga Tapanuli, tapi kualitas vokalnya biasa-biasa sajalah.

"Bung, Eddy Silitonga punya suara tu.. ah, kitorang mo tiru juga susah ka. Itu suara Tuhan Allah yang kasih dia. Kitorang latihan nyanyi dua taun juga tidak akan bisa," kata Silvanus, orang Papua yang tinggal di Surabaya, suatu ketika.

Nama Victor Hutabarat punya tempat tersendiri di Flores, Nusatenggara Timur. Sejak 1980-an Victor populer sekali dengan lagu-lagu rohani Kristen. Lagu hitnya macam KABULKANLAH (ciptaan Wahyu OS), KARUNIA (Wahyu OS), KU TAK MAMPU MEMAHAMI, TUHAN DENGAR JERIT ANAKMU... dihafal anak-anak muda Flores tahun 1980-an dan 1990-an.

Lagu rohani yang saya hafal di luar kepala, ya, punyanya Victor Hutabarat. Sementara lagu-lagu rohani ala karismatik yang booming belakangan ini satu pun tak. Contoh lagu Victor Hutabarat yang saya hafal:

"Tuhan luruskan jalan yang ia lalui
Jauhkanlah dari segala godaan ini
Teguhkanlah iman di hatinya

Hanyalah pada-Mu Tuhan ku slalu mengadu
Akankah engkau mengabulkan doaku ini
Tuhan tolong teguhkan imannya...."


Victor Hutabarat makin dapat tempat di Flores, pulau yang mayoritas penduduknya Katolik, setelah merilis album rohani lagu-lagu PUJI SYUKUR. PUJI SYUKUR itu buku nyanyian resmi Gereja Katolik Indonesia. Saya paling senang mendengar Bang Victor membawakan SYUKUR KEPADAMU TUHAN dan AVE MARIA.

Kemudian Victor Hutabarat diajak pastor-pastor Redemptoris di Pulau Sumba, masih di Nuatenggara Timur, untuk membuat album lagu-lagu Bunda Maria. Makin dekatlah Victor Hutabarat dengan orang NTT. Maka, dia kerap diundang ke NTT kalau ada acara-acara gereja maupun pemerintahan.

Horas!

Kembali ke album DI JOU AHU MULAK. Victor Hutabarat bekerja sama dengan Ricky Pangkerego dan Iwan Pribadi sebagai penata musik. Penata kor oleh Meyer Hutabarat (almarhum) yang tak lain kakak kandung Victor Hutabarat.

"Bang Meyer itu guru vokal saya dan arranger vokal di hampi semua album saya. Jadi, album Batak ini saya persembahkan secara khusus untuk Bang Meyer," kata Victor Hutabarat yang bersuara tenor ini.

Victor memilih lagu-lagu karya dua maestro Tapanuli: Nahum Situmorang dan S. Dis Sitompul. Dua nama ini sudah menjadi jaminan mutu kalau bicara komposisi musik Tapanuli. Nahum Situmorang boleh jadi penulis lagu Tapanuli paling produktif dan paling legendaris yang pernah ada.

Saya sendiri, yang bukan Batak, sehingga tidak paham syair lagu-lagunya, bisa merasakan kedahsyatan lagu-lagunya. Jika ada lomba paduan suara di kampus atau gereja, misalnya, teman-teman selalu minta disertakan lagu Batak. Dan setelah "diusut" ke sana ke mari, eh, ternyata komposernya Nahum Situmorang atau S. Dis Sitompul.

Horas mejua-jua!

ALBUM "DI JOU AHU MULAK"
Vokal: Victor Hutabarat
Musik: Ricky Pangkerego, Iwan Pribadi, Posther Sihotang, Eman Saleh
Produser: Sunan Hutabarat

Daftar Lagu
1. Sigulempong (S. Dis)
2. Di Jou Ahu Mulak (Nahum Situmorang)
3. Utte Malau (Nahum Situmorang)
4. Sitogol (Nahum Situmorang)
5. Emani Simbolon (S. Dis)

6. Manipi (Nahum Situmorang)
7. Morombus-ombus Do (Nahum Situmorang)
8. Sega Namahu (Nahum Situmorang)
9. Rura Silindung (Nahum Situmorang).


Lagu favorit saya: SITOGOL (by Nahum Situmorang)

Adong endengku na jeges dabo
Hu oban ingon mandailing godang do
Jeges loguna batoan mo mo
Sitogol goarna sitogol dabo

Beamalakna loguna dabo
Sarupo doi tuonang-onang do
Hati hamargembira bope marsakho
Mar sitogol-sitogol sitogol dabo

REFREIN
Tingon mandailing godangdo
Asal mulani sitogol do
Marsak bope margambira ho
Mar sitogol-sitogol sitogol dabu

Sitogol Sitogol... Sitogol Sitogol
Sitogol Sitogol... Sitogol dabo
Sitogol Sitogol... Sitogol Sitogol
Sitogol Sitogol... Sitogol dabo

4 comments:

  1. Kalau saat ini, sepertinya Viktor Hutabarat sudah lebih condong dikenal sebagai penyanyi rohani, bang Bernie. Lagu-lagu Batak yang dulu jadi andalannya sepertinya jalan di tempat dan tidak ada perubahan. Sebaliknya lagu-lagu rohani hampir selalu mendapat pembaharuan. Jadi, menurut saya, Viktor Hutabarat lebih kepada penyanyi rohani daripada penyanyi lagu Batak. Kalau ingin mendengar lagu-lagu Batak oleh penyanyi yang mengkhususkan diri untuk lagu Batak, bang Bernie bisa meencoba mendengarkan lagu-lagu dari Trio Lasidos, Trio Maduma, atau Tetty Manurung. Khususnya Tetty Manurung ini, vokalnya sangat tinggi..

    ReplyDelete
  2. Oke, terima kasih atas masukanmu Risma Hutabarat. Moga-moga makin banyak orang Batak yang sukses memopulerkan lagu-lagu Batak ke luar Tanah Batak.

    Salam untuk Risma dan keluarga.

    ReplyDelete
  3. bang aku minta lirik lagu yg judulnya "ditakko ho ma rohakki ito" donk....aku suka bangat lagu ini...aku pengen tahu siapa yg ciptakan lagu itu?....terima kasih

    ReplyDelete
  4. sekali2 maen lah ketanah batak didaerah sumatera utara aku juga poenya kawan yang udah 3x maen ketanah batak. trus dia dah pintar lagi bahasa batak dikira orang dia oarang batak padahal orang flores.gak cuma itu aja dikampoeng dia belajar nyanyi batak. katanya senang ja ama adat dan bahasa batak.

    ReplyDelete