25 April 2009

10 Keuntungan Istri Jelek



OBSESI CANTIK: Artis Korea bernama Han Mi Ok ini aslinya sudah cantik, tapi ingin selalu lebih cantik dan lebih cantik lagi. Setelah operasi wajah 15 kali, hasil akhirnya seperti ini. Dijamin sulit selingkuh!


Istri Anda buruk rupa? Wajahnya jelek? Tidak secantik Luna Maya, Mulan Kwok, Bunga Citra Lestari, Agnes Monica, Aura Kasih, Maia Estianti?

Jangan cemas! Ojo kuatir! Ora usah minder, Saudara-Saudara!

Ketahuilah bahwa sesungguhnya istri cantik bukan jaminan keluarga bahagia. Kebahagiaan tak pernah ditentukan oleh kecantikan, Bung! Bahkan, begitu banyak suami yang terpaksa menceraikan istrinya yang ternyata sangat cantik. Simak program gosip artis alias INFOTAINMEN di televisi yang topik utamanya selingkuh, kawin, cerai para artis di Indonesia Raya.

Dari segi wajah, penampilan, karier, uang... apa sih yang kurang dari selebritas-selebritas itu? Tapi Ahmad Dhani tak bahagia bersama Maia. Keluarga Saipul Jamil dan Dewi Perssik berantakan. Pasha Ungu cerai dari istri cantik. Glenn Fredly sedang sidang cerai dengan Dewi Sandra. Daftar istri cantik yang tidak bahagia, kemudian stres, masih panjang, Bung!

Bapak Muhammad Nuh, menteri komunikasi yang asli Rungkut, Surabaya, itu dalam beberapa bulan terakhir suka membahas topik MANFAAT PUNYA ISTRI JELEK. Kalau ada seminar, pidato, kata sambutan, Pak M. Nuh--hehehe...--suka kasih bumbu joke tentang istri buruk rupa. Di Surabaya, Sidoarjo, Malang... topik ringan ini disinggung Pak Menteri yang juga bekas rektor ITS Surabaya.

Apa saja 10 keuntungan punya istri buruk rupa? Saya petik beberapa hal yang masih sempat saya ingat.

1. LOW COST.

Istri jelek (maksudnya berwajah jelek, bukan jelek watak) tidak neko-neko. Dia tidak doyan ke salon-salon mahal. Treatment macam-macam ala artis cantik Tamara tentu jarang dilakukan. Dandan seadanya pakai bedak yang biasa-biasalah. Bedake tipis-tipis, gak larang blas. Soale, diupur koyok opo ae, slirake ya pancet kayak ngono.

Yang penting, pantas, tidak bikin malu kalau digandeng ke pesta pernikahan, undangan resmi, atau hajatan publik. Para suami yang istrinya jelek bisa berhemat cukup banyak. Beda dengan artis cantik: biaya ke fitness, diet menguruskan badan, sedot lemak, menghilangkan selulit, semir rambut, pakaian branded, dan macam-macam lagi. Muahaaal buangeeet!


2. LEBIH SAFE.

Peluang wanita berwajah jelek untuk berselingkuh lebih kecil. Kalau jalan-jalan belanja ke mal atawa plaza, tidak akan ada yang suit-suit. Tidak ada yang minta nomor HP, alamat e-mail, Facebook, dan sebagainya. Artis-artis cantik sangat rawan selingkuh, dan wajar saja, karena sejak zaman dulu para pria sangat gila pada wanita cantik.

3. SUAMI TIDUR NYENYAK.

Ada kaitan dengan nomor 2. Ketika suami bekerja di kantor, lembur berjam-jam, dinas di luar kota, si suami tidak cemas. Sebab, istrinya sibuk mengurus anak, rumah tangga, bersih-bersih, umbah-umbah, dan sebagainya. Perempuan rumahan! Jarang ada laki-laki yang nekat berselingkuh dengan istri orang yang jelek wajahnya. Kecuali kalau kepepet.

4. RAJIN BEKERJA

Wanita cantik sangat khawatir kulitnya hitam, terkena matahari, payudara kendor, tangannya tebal, dan sebagainya. Orang cantik rata-rata malas mengepel lantai, bahkan membersihkan kamarnya sendiri. Bahkan, enggan mencuci pakaian dalamnya sendiri. Dan itu wajar kalau dia artis top yang memang mengandalkan wajah dan penampilan sebagai komoditas.

Istri jelek tidak segan-segan bekerja keras. Semua pekerjaan rumah, housekeeping, biasanya ditangani dengan baik. Sangat celaka kalau istri sudah jelek, malas kerja, suka bertingkah pula. Hehehe....

5. LEBIH TAWADU

Lebih menghargai suami sebagai "kepala keluarga". Istilah "kepala keluarga" perlu diberi tanda petik karena akhir-akhir ini sudah mengalami degradasi di Indonesia. Banyak istri--khususnya yang cantik, kaya, terkenal--terang-terangan menolak status suami sebagai "kepala keluarga". Apalagi kalau sang suami kalah pintar, kalah penghasilan, kalah segalanya. Wibawa "kepala keluarga" bakal menjadi nol koma nol sekian.

Menurut Pak Nuh, istri jelek itu (biasanya) lebih manut sama suami. Tidak banyak cakap. Tidak banyak protes. Tawadu. Dia menghayati hidup pernikahan, berkeluarga, sebagai ibadah, dan suami diposisikan sebagai imam. Istri yang tawadu, kata beliau, menempatkan suami sebagai pemimpin (imam) yang harus dihormati.

Tidak mengekspos keburukan rumah tangga di muka umum. Apalagi, mengundang wartawan, jumpa pers yang habis-habisan "menelanjangi" perbuatan-perbuatan suami yang dianggap jelek. Mana ada manusia sempurna? Apakah sang istri yang menyerang suami itu suci adanya?

6. RUMAH TANGGA AWET

Istri yang jelek (rupa) umumnya sangat berkomitmen menjaga keutuhan keluarga sampai maut memisahkan. Tak ada pikiran untuk bercerai. Beda dengan artis cantik yang gampang bercerai karena sudah banyak kumbang yang antre. Bahkan, di INFOTAINMEN ada pasangan suami-istri artis yang masing-masing sudah punya pacar, padahal belum cerai. Wudan tenan!

"Lha, wong sek anyar, kinclong, ae angel payune, opo maneh sing bekas pake?" ujar Pak Nuh yang disambut tawa banyak orang. Ketika masih gadis, perawan, saja (wanita muka jelek) sulit laku, apalagi sudah pernah menjadi suami orang. Hehehe... Maka, sang istri berusaha habis-habisan agar jangan sampai rumah tangga bubar.

7. SAYANG ANAK

Anak-anak lebih disayang, dijaga, dimandikan, dan sebagainya. Dia tidak jijik dengan (maaf) urine atau kotoran sang anak. Kasih sayangnya luar biasa demi merawat dan membesarkan buah hati tercinta. Dia berpikir 17 kali sebelum menitipkan anak-anaknya pada baby sitter atau pembantu. Sehebat-hebatnya baby sitter, dia tak punya kasih sayang sehebat ibu kandung yang melahirkan anak.

Bagaimana dengan wanita pesohor cantik jelita mempesona? Hehehe....

Di INFOTAINMEN, tak sedikit pesohor cantik yang menitipkan anak-anak pada pembantu, baby sitter, bahkan mamanya di kampung. ASI eksklusif? Boro-boro. Artis jelita sangat cemas payudaranya tak indah lagi, kehilangan sensualitas. Bahkan, ada wanita cantik yang mengaku gadis di media massa, padahal sudah punya anak. Oh, Ibu, mana kasih sayangmu?

Istri yang wajahnya biasa-biasa, bahkan jelek, menurut standar penilaian umum, tidak segan-segan mengorbankan karir gemilang demi anak-anak. Buat apa karir hebat kalau anak-anaknya terjerat narkoba, seks bebas, masuk penjara? Sebaliknya, wanita cantik punya 1.001 alasan untuk mengabaikan hak-hak anak.

"Sing penting iku kan kualitas pertemuan sama anak. Kan di rumah ada orang sing ngurusi anaku. Arek-arek saiki gak perlu dimanja, kan wis moderen banget. Lha, kalo aku dikongkon nang omah wae, ya, iso setres," begitu alasan ibu-ibu muda cantik dari kalangan artis.

Di Surabaya, setiap Hari Kartini selalu ada aktivis partai politik tertentu yang turun ke jalan bagi-bagi bunga dan menyerukan pentingnya kaum perempuan memperhatikan anak-anaknya. Berkarier silakan, tapi jangan lupa menjadi ibu buat anak-anakmu sendiri. "Itu anakmu, bukan anaknya pembantu," kata seorang aktivis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memang sangat family oriented.

Begitu sayangnya sama anak-anak, kawan-kawan PKS ini selalu membawa anak-anaknya, termasuk balita, ke acara-acara partai. Termasuk unjuk rasa sosial politik. Pada kampanye lalu, seorang caleg perempuan PKS di Sidoarjo, wilayah tempat tinggal saya, mengusung tema ini.

NOMOR 8, 9, 10?

Sila tuan-tuan dan puan-puan boleh tambah sendiri mana sukalah.

19 comments:

  1. Nomor 8. ini asli nomor kesenanganku. ojok di bahas ya Ka'e. Istri yang kurang cantik sebenarnya relatif seh boss. yang pasti mereka juga tidak neko-neko terhadap suaminya. takut kalau diceraikan kali. mereka biasanya sangat penurut dan mau melakukan sesuatu pekerjaan karena rasa takut diatas. wahh... ini yang parah. Ini kalau dibandingkan dengan wanita jelita, yang jika tidak sesuai dengan pemikirannya bisa sama-sama mengajukan talak.

    ReplyDelete
  2. hahaha....bang Bernie,

    sebagai mahluk berjenis kelamin wanita saya tertawa saja baca artikel abang yang satu ini. Menarik juga teori bang Bernie ttg Istri Jelek.

    Saya itu, seorang wanita, istri yang:
    1. low cost/maintenance, pupur dan gincu saja cukuplah, gak perlu yg mahal;
    2. cukup safe, saya bilang cukup karena walau (agak) populer tapi masih bisa dikontrol; sibuk ngurus anak (apalagi anak sayah masi byk alergi...jadi musti rajin masak sendiri);
    3. rajin jadi inem (soalnya gak punya asisten di sini);
    4. selalu berusaha menempatkan suami sbg kpl keluarga...walau berargumen sih memang hobinya saya,
    5. selalu coba jaga ketentraman RT...walau lagi-lagi, sering merasa pinter sendiri (hihi...penyakit ini),
    6. sayang anak dan berkeras gakmau punya nanny untuk jaga anak (sebenarnya juga karena mahal ongkosnya di sini)...mending saya yg belajar jadi ibu dan guru si kecil.

    Tapi...di atas semua list tadi....saya (merasa) CANTIK lho! hehehehe

    Seperti kata mas Marianus, cantik - jelek itu relatif. Jadi yg penting menurut saya adlh: to have good self-esteem, jadi gak sering minder n merasa jelek... iya gak, mas?

    Maka... saya CANTIK dong :D

    ReplyDelete
  3. Hehehe... Matur suwun untuk kawan Marianus dan Mbak Dyah (Singapura). Tulisan ini buat selingan agar kita tidak terlalu teganglah. Salam.

    ReplyDelete
  4. Lumayan gan tulisannya memang berisi nih, untuk pandangan hidup kedepan kan jadi gak perlu neko-nekodalam memilih seorang istri, karena memang kenyataannya banyak sekali yang benar dengan tulisan ini. Karena memang sebenarnya cari istri itu bukan hanya karena wajahnya, yang penting hatinya dan ketulusannya juga,, ya kalau memang dapet yang cantik juga baik hati, siapa yang mau nolak, He, he, he

    ReplyDelete
  5. Setuju banget sama tulisan nya , mang sperti itu lah kalo mempunyai istri jelek ( tetap sih cantik buat pasangan yg saling mencintai ) banyak keuntungan nya dari pada punya bini cakep bikin hati jadi was was terus kalo di tinggal sendirian di rumah.

    ReplyDelete
  6. hahahaha.. mantab


    Ganti gambar YM status indicator anda dengan icon-icon yang Cute, lucu dan menggemaskan.. kunjungi http://www.freecustomize.com/

    ReplyDelete
  7. semua wanita didunia dilahirkan cantik. Coba bandingkan dengan monyet mana yang lebih cantik? Pasti lebih cantik manusia kan :)

    ReplyDelete
  8. hehehe... sing paling enak iku: istri cantik, setia, jujur, tawadlu, sayang anak... pokoke mantep. moga2 istriku cuantik dan setiaaaa....

    ReplyDelete
  9. ntar aq nulis 10 kerugian py istri jelek. aq sih tetep senang ama cewek cakep.

    ReplyDelete
  10. yg pasti, pacarku cantik, baek n rajin. moga2 ke depan jadi istri yg solehah, amiiiiin.

    ReplyDelete
  11. kayakna gak fair deh gan....
    kalau sudah niat mo mengadakan ikatan serius, cantik or jelek sudah bukan lagi pertimbangan...
    kalo masih mikir cantik or ga, mending jangan berkomitmen duluw

    ReplyDelete
  12. mau dibalik balik seperti apapun wanita cantik dari dulu sampai sekarang memang hanya layak untuk "dinikmati"....bukan untuk diperistri.
    Istri ya seadanya saja...
    jadi yang dapat isitri cantik siap-siap saja bekas kenikmatan atao akan dinikamati pria laen.....

    ReplyDelete
  13. hehehe.... iso2 ae tapi kayaknya bener juga. yg penting istri punya iman yg kuat, tahan godaan, gak mau selingkuh....

    ReplyDelete
  14. hehehe... istri jelek gak menarik lah.

    ReplyDelete
  15. bg aq seh tergantung orang nya ya,,,
    ada jg koq udah jelex tp jahat,,
    n ada jg koq selain dy cntik tp dy jg baek hati,,
    itu kan tergantung sifat masing2 orang,,
    y g??

    ReplyDelete
  16. saya masih mahasiswa umur 21 tahun.
    menurut saya, cantik atau gak nye perempuan itu relatif. kalo suami nya cinta, pasti bkal klihatan cantik aja. tapi sih yang diutamakan cantik hati nya , sukur2 dapet yang cantik fisik anggap aja bonus.
    cantik itu semu, berapa senti dibawah kulit wajah manusia itu sama, tengkorak.dimata allah juga semua nya sama, kalo allah mau, sekejap kecantikan bisa hilang.

    jadi cari lah istri yang baik hati nya, sukur2 cantik hati, cantik wajah :)

    ReplyDelete
  17. haha ono2 ae .. :D

    ReplyDelete
  18. Bung Hurek, kepada siapa saya harus memberi pujian, atas artikel yang baik diatas ?
    Biar adil, kepada Anda dan bapak M. Nuh.
    Saya ingin lanjutkan kenomor 9. Tetapi terpaksa dengan bahasa asing, sebab ini sangat tepat.

    9. In der Nacht sind alle Katzen grau.
    ( malam hari semua kucing abu-abu ).
    Pepatah ini saya sering dengar dari pegawai2 wanita saya. Saya sebelum pension punya 5 orang pegawai wanita bule. Salah satu tinggi jangkung, rambutnya pirang, matanya biru bersemu hijau, sayang airbag-nya cuma sebesar manggis. Yang satu lagi berbadan sedang, rambutnya dicat hitam, matanya biru laut, biru ben-hur kata orang surabaya zaman dulu, airbag-nya sebesar poh-gadung probolinggo yang matang.
    Kalau saya melirik si pirang, si hitam nyeletuk;
    malam hari semua kucing abu2.
    Kalau saya ngelirik si hitam, si pirang nyeletuk; kalian laki2 serakahnya minta ampun, genggaman tanganmu cuma cukup untuk manggis, tapi mintanya selalu megang blewa.

    ReplyDelete