12 January 2009

Yang... Purnama Datang Lagi



Juru Tulis: Lambertus L. Hurek


Saat jalan-jalan di kawasan pegunungan Trawas, Kabupaten Mojokerto, saya mampir ke rumah Mas Arif. Ngobrol ngalor-ngidul, ngopi, maklum kenalan lama. Dan terdengarlah lagu-lagu pop yang manis manja.

Annie Ibon, Marina Elsera, Nindy Ellese, Hana Pertiwi, Gladys Suwandhi, Meta Armys, Fenny Bauty, Wahyu OS, Dian Piesesha, Anna Cisca, Mega Selvia. Aha, nama-nama ini jelas berbau JK Records. Perusahaan rekaman milik Juhi Kristianto ini pada 1980-an sangat terkenal, khususnya di kampung saya, Flores Timur.

Di mana-mana orang memutar kaset ini, menyanyi, main gitar, dengan lagu-lagu mellow ala JK. Ternyata, kali ini (2009) saya kembali menemukan melodi lawas itu di pegunungan sejuk. Kenangan masa kecil di Flores pun muncul lagi di depan mata.

Saya ingat betapa beberapa teman SMP di Larantuka, yang perempuan, suka menyanyikan lagu-lagu JK bila disuruh pak guru seni suara di depan kelas. Dari 40-an siswa, suara Ellen yang paling bagus. Sayang, dia tidak bisa jadi penyanyi karena tidak terpantau bos-bos perusahaan rekaman masa itu.

RINDU BILANGLAH RINDU
Ciptaan: Pance Pondaag
Vokal: Annie Ibon

Jangan hapus namaku dan cintaku
Dalam hatimu
Oh, jangan pergi dari sisiku

Jangan padamkan rindu
Yang membara dalam hatiku
Biarkanlah bahagiaku bersamamu

Pejamkan mata dan lihatlah
Ada aku menunggu disana
Lihatlah jemari tanganku
Namamu pun terukir di sana

Sayang bilanglah sayang
Begitu yang kupinta darimu
Rindu bilanglah rindu
Biar mimpiku semakin indah


Saya bertanya kepada Mas Arif, apakah dia memang suka lagu-lagu manis macam ini. "Dibilang suka sekali sih nggak juga. Cuma ibunya anak-anak itu lho yang suka banget. Yah, dengerin lagu ini sekalian mengenang masa-masa pacaran dulu. Ini kan lagu-lagu yang dulu sering keluar di Aneka Ria Safari dan Selecta Pop TVRI," kata Mas Arif lalu tertawa kecil.

Hehehe....

Wah, ternyata bukan hanya orang Flores, Nusatenggara Timur, yang suka lagu-lagu pop manis JK -- ciptaan Pance Pondaag, Wahyu OS, Obbie Messakh, Judhi Kristianto, Maxie Mamiri, Deddy Dores, Pompi, dan sejenis. Saya beroleh "bukti nyata" bahwa orang-orang Jawa Timur pun suka lagu-lagu yang mendayu-dayu.

"Dulu sempat dibilang lagu cengeng (istilah Menteri Penerangan Harmoko), gak kreatiflah, gak mutu. Tapi setelah 20 tahun berlalu, wah, itu termasuk dalam memori kolektif kita orang Indonesia. Khususnya mereka-mereka yang menikmati masa remaja pada 1980-an dan 1990-an," ujar Mas Arif.

Saya pun pijam sampul kaset untuk mencatat beberapa hal yang perlu. Judulnya: 20 HITS JK RECORDS (Original). Kompilasi 20 lagu artis-artis JK pada 1980-an dan 1990-an yang pernah disukai masyarakat. 11 sampul kaset dipasang di sampul depan.

Saya kenal beberapa, khususnya Annie Ibon yang dulu sangat terkenal di NTT. Kemudian duet Wahyu OS-Dian Piesesha, INGIN MEMILIKI, yang juga masih enak didengar.

"Di malam sesunyi ini
seharusnya jangan bersedih
hapuskan air matamu
agar tangis tak kembali...."

Bersama Pak Bambang dan Mas Arif, kami akhirnya "membahas" musik pop masa lalu. Musik jadul, istilah sekarang. Musik yang dianggap old fashioned, lucu, tapi tetap membawa kenangan bagi anak-anak dan remaja jadul.

"Sekarang ini saya gak bisa menikmati musik pop zaman sekarang. Gak nyambung sama sekali. Kalau tahun 1980-an, 1990-an, sih masih bisa," ujar Pak Bambang.

Seniman yang usianya mendekati 70 ini malah lebih suka Titiek Puspa, Bing Slamet, Kris Biantoro, Sam Saimun, Bob Tutupoly, Broery, Grace Simon, dan sejenisnya. "Makanya, sudah 20 tahun lebih saya tidak beli kaset atau CD. Wong gak ada yang nyantol," kata Pak Bambang.

Begitulah. Musik pop selalu berkembang sesuai dengan zamannya. Musik pop juga dibuat untuk konsumen anak-anak muda di bawah 25 tahun. Mengutip Pak Hasyim Muzadi: "Setiap orang ada zamannya, dan setiap zaman ada orangnya!"

Kopi tubruk di gelas makin sedikit. Sementara itu, lagu-lagu manis JK masih mengalun. Salah satunya ini:

CINTA, DUSTA, BENCI, DAN RINDU

By Mully Mulia
Vocal: Annie Ibon

Yang... purnama datang lagi
Yang... sebulan yang lalu
kita pun ada di sini
engkau bercerita tentang asmara
begitu terasa kau hanya milikku
Ohhh...

Yang... berderai air mata
Yang... 'pabila kuingat
kita di saat itu
segenggam harapan, sentuhan kasihmu
semua sedetik kurasakan

REFREIN

Cinta, cintamu, hanyalah di bibir saja
sayang, sayang, rayuan semata
rindu, rindumu, hanya sandiwara saja
benci, benci, kini dalam hatiku
cinta dan sayangmu manis bagai gula
namun membuat hatiku luka

Yang... berderai air mata
Yang... pabila kuiingat
kita di saat itu
segenggam harapan, sentuhan kasihmu
semua sedetik kurasakan

COWOK (GOMBAL)
Yang... tak pernah kucoba dusta
apalagi untuk melupakan dirimu

4 comments:

  1. ada juga yg gini bung:

    yang... hujan turun lagi. hehehe

    ReplyDelete
  2. lagu2nya annie ibon itu asyik banget. paling enak kalo didengerin saat tidur.

    thanks, bung.

    erick

    ReplyDelete
  3. yg.. hujan turun lagu itu lagunya ratih purwasih. aq dengerin wkt masih SD. hehehe...

    bambang

    ReplyDelete
  4. ANNIE IBON dipertemukan dengan Judhi Kristiantho berkat usaha Tonny Kasmiri - Pimpinan Band The Prima's. Di sini muncul album Annie Ibon berjudul "Rindu Bilanglah Rindu", dengan latar belakang musik Maxie Mamirie. "Saya juga menyanyikan karya Obbie Messakh, Wahyu OS, dan banyak lagi karya pemusik lainnya. Tentu saja karya Pance yang diandalkan dalam album saya ini," ungkap Annie.

    Ia sudah memperlihatkan bakat di bidang nyanyi sejak duduk di sekolah dasar. "Ayah dan Ibu saya selalu memberikan dorongan untuk mengembangkan bakat. Tapi dengan catatan, saya tidak boleh melupakan pelajaran di sekolah" ujar Annie yang bercita-cita jadi dokter menuturkan tentang perjalanan kariernya sebagai penyanyi.

    Meski punya vokal yang termasuk bagus, tapi Annie masih ingin meningkatkan kemampuannya. Lalu ia mendapatkan pengarahan dari penata vokal terbaik, Meyer Hutabarat yang banyak membimbing penyanyi baru. "Saya sangat berterima kasih sekali pada Om Meyer. Beliau cukup telaten dalam membimbing saya" tambahnya lagi.

    Sinar Harapan medio Juli 1985)

    Nama : Annie Ibon
    Lahir : 6 September 1969 / Virgo
    Ayah : Ibon Sumiarsa (Perwira ABRI)
    Status : Puteri pertama dari dua bersaudara
    Agama : Islam
    Sekolah : Kelas II SMK Bandung
    Hobby : Olahraga renang

    ReplyDelete