21 September 2008

Paduan suara SMAK St. Louis 1 menang lagi



Juara, juara, juara! Menang, menang, menang!

Begitulah paduan suara Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Santo Louis I Surabaya. Pada akhir Agustus 2008, paduan suara SMA di Jalan Polisi Istimewa ini menjadi juara Festival Paduan Suara XXI yang diadakan Institut Teknologi Bandung. Sinlui jawara untuk kategori paduan suara campuran remaja.

Beta sendiri tidak heran dengan kejayaan kor SMAK St Louis I yang terus berulang di festival paduan suara paling bergengsi di Indonesia itu. Maklum, mereka punya pelatih kawakan Bapak Fransiskus Xaverius Aryono Soeprapto alias Pak Arie alias Pak Yapie. Pelatih yang satu ini berpengalaman dalam membentuk suara anak-anak muda yang baru lepas pancaroba.

Tidak gampang lho menangani vokal remaja SMP dan SMA! Kalau tidak mendalami psikologi remaja, punya jiwa kebapakan, tidak akan bisa. Pak Arie sangat memenuhi syarat karena dia juga tercatat sebagai guru SMAK SMAK St Louis I. Guru di situ, melatih di situ, mendirigen juga, wah kompletlah kelebihan SMAK St Louis I.

Akan lain hasilnya jika paduan suara itu pakai pelatih dari luar. Sehebat apa pun dia, sekolah tinggi sampai ke Belanda atau kutub utara, pun sonde (tidak) akan bisa kalau dia hanya pelatih bayaran. Karena itu, sejak dulu kor-kor jawara senantiasa dilatih oleh pelatih tetap. Bukan macam pelatih bola kaki yang saban musim diganti tergantung kontraknya.

Mengapa paduan suara Elfa's selalu jawara olimpiade? Jawabnya sama: mereka punya Elfa Secioria sebagai pelatih, konseptor, direktur musik. Personel boleh gonta-ganti, tapi selama Bang Elfa masih di sana, regenerasi bagus, kualitas tetap terjaga. Paduan suara SMAK St Louis I sudah membuktikannya. Dus, beta bisa katakan bahwa kemenangan PS SMAK St Louis I berarti pula kemenangan Pak Arie Soeprapto.

Kali ini, beta sonde sempat wawancara khusus dengan Pak Arie maupun anggota kor SMAK St Louis I. Tapi beta bisa mengikuti kebahagiaan adik-adik SMAK St Louis I lewat tulisan di Jawa Pos edisi 13 September 2008. Bagaimana persiapan selama dua bulan. Harus ganti repertoir. Penyesuaian yang makan waktu. Meyakinkan panitia. Harus dikarantina: tanpa televisi, ponsel, surat kabar, internet. Stres.

Lantas, stres hilang setelah dewan juri menyatakan bahwa kor SMAK St Louis I Surabaya menjadi juara. Proficiat buat SMAK St Louis I dan Pak Arie! Prestasi kalian merupakan kabar gembira bagi Surabaya dan Jawa Timur umumnya. Kenapa? Selama ini, seperti beta ulas di tulisan-tulisan lain, peta kekuatan paduan suara nasional berada di kawasan Barat. Kitorang di Jawa Timur sering dianggap sebelah mata.

Selamat berjaya!

1 comment:

  1. salut utk sinlui. pokoke the best lah.

    ReplyDelete