24 March 2008

Paduan suara Katolik yang bagus di Surabaya



Yulius Kristanto, dirigen dan pelatih KPMG, lagi nyanyi sama anak buahnya.

Paskah tahun ini membuka mata saya bahwa di Surabaya ternyata ada beberapa paduan suara anak muda Katolik yang berkualitas. Kualitas menurut standar amatir, bukan profesional, tentu saja. Teman-teman ini rata-rata di bawah 30 tahun. Sudah lulus universitas, ada yang mahasiswa, ada lagi yang baru menikah.

Latar belakang mereka kebanyakan bekas aktivis paduan suara mahasiswa di kampus. Setelah lulus dan kerja, hobi berpaduan suara ini terbawa-bawa. Maka, cara paling mudah ya bikin paduan suara di gereja. Kor-kor ini bersifat kategorial atawa lintas paroki. Tinggal di Sidoarjo, latihan kor di Katedral. Tinggal di Ngagel gabung Bintang Samudera. Dan sebagainya.

Kenapa tidak menggerakkan paduan suara di paroki masing-masing? Idealnya begitu. Tapi tidak mudah. Sebab, materi penyanyi di lingkungan atau paroki rata-rata masih terlalu mentah. Teman-teman itu kurang kerasan kalau harus "kembali ke titik nol" bersama umat kebanyakan.

Kesannya mereka jadi elitis, sok jago, hanya ingin show. Menurut saya, lebih baik terlibat paduan suara meski bukan di parokinya ketimbang tidak punya aktivitas apa-apa yang bersifat gerejawi.

Nah, pada pekan suci kemarin [20-23 Maret 2008] paduan suara di Gereja Katedral Surabaya tampil cukup bagus. Anggotanya anak-anak muda, kebanayakan di bawah 30. Bagi saya, ini angin baik bagi dunia paduan suara di Keuskupan Surabaya. Merekalah motor musik liturgi di keuskupan yang meliputi Jawa Timur bagian barat ini.

Setelah saya cek, ada beberapa paduan suara yang tampil pada pekan suci. Kelompok Pelayanan Musik Gerejawi (KPMG), pimpinan Yulius Kristanto, menjadi motor misa malam Paskah di Katedral. Sesuai dengan namanya, KPMG dibentuk untuk menjadi semacam "teladan" bagi kor-kor di Keuskupan Surabaya dalam membawakan lagu-lagu liturgi.

Reputasi Yulius Kristanto sebagai dirigen dan pelatih sudah tak diragukan lagi. Ia bekas aktivis paduan suara mahasiswa Unversitas Airlangga. Kemudian menimba pengalaman belajar musik klasik, teknik direksi, aransemen, pada sejumlah guru musik ternama. Yulius juga dikenal sebagai dirigen utama pada tahbisan Mgr Sutikno Wisaksono di Surabaya pada 29 Juni 2007 lalu.

Ada lagi BINTANG SAMUDRA. Paduan suara anak-anak muda, plus karyawan muda, ini saya dengar fokus pada liturgi inkulturasi. Lagu-lagu dengan latar musik Nusantara dapat tempat utama.

Bintang Samudra ingin membuktikan bahwa orang Katolik di Indonesia seharusnya memuji dan memuliakan Tuhan menurut tradisi budayanya sendiri. Namun, mereka juga piawai menyanyikan nomor-nomor klasik Barat atau khasanah musik gerejawi universal berbahasa Latin.

GEMA INVENTA. Ini juga paduan suara yang diperkuat anak-anak muda dari Surabaya dan
sekitarnya. Mereka mampu membawakan nomor-nomor sulit. Gema Inventa pun beberapa kali menggelar konser di Surabaya dan sukses besar. Sukses di sini bukan dalam arti banyaknya aplaus, tapi bagaimana paduan suara itu mengantar pendengar untuk merasakan kebesaran Tuhan lewat bahasa musik.

Saya juga baca pengumuman tentang konser ELIATA CHOIR. Mereka juga menekuni musik-musik gerejawi universal dengan pendekatan klasik. Barangkali masih ada lagi kor-kor Katolik di Surabaya yang bagus, tapi selama ini lolos dari pantauan saya. Saya berharap teman-teman ini rajin berlatih, mengembangkan diri, banyak belajar, disiplin, agar kor-kor yang sudah ada ini maju dan lestari.

Sebab, berdasar pengalaman, bikin kor itu gampang, tapi merawat dan mengembangkan itu yang sulit. Qui bene cantat bis orat! Anda mau bergabung?

KONTAK PERSON PEMBINA PADUAN SUARA

PADUAN SUARA KPMG
Yulius Kristanto 031 5949036, 081 653 1917
Hendry 031 705 36500

BINTANG SAMUDRA
Adolf 085 850 564044, 031 561 1247
Anik 081 5535 884499

PS WILAYAH 4 HKY
Evi/Heri 031 567 3932, 081 2328 4501

GEMA INVENTA
Alex 081 739 5906
Adit 081 331 605846
Dewi 031 71707048

ELIATA CHOIR
Adry 081 33191 5000
Audrey 081 231 42420
Reny 0856 4811 7711

4 comments:

  1. Syallom.... jawaban.com will be held 1st Christian Indonesian Blogger Festival on 8 August 2008 (8-8-8)...Cek 'Pengumuman Event' forum JC tuk join CIBfest 2008 disini : http://www.jawaban.com/forum/viewtopic.php?p=161332#161332. Atau langsung join aja disini : http://www.jawaban.com/news/entertain/show.menu.php?cat_id=175. Dan ikuti instruksi di sidebar sebelah kanan. We're waiting for you all of Christian bloggers to join !

    ReplyDelete
  2. review anda tepat sekali. Sebenarnya tidak ada keinginan untuk menjadi eksklusif, dll, tp memang sedikit ada perasaan 'malas' krn terkadang kelompok2 di wilayah/paroki tidak memiliki antusias/kegilaan yg sama dengan saya dalam hal berpaduan suara. Eliata sendiri latihan 2x seminggu, dan harus terus-menerus mencari lagu baru, krn kalau tidak anggota akan bosan dan tidak berkembang musikalitasnya. Tentu saja intensitas itu tidak saya peroleh di koor wilayah (bte, saya paroki ngagel :D) yg hanya latihan 1 minggu sekali dengan lagu yg itu2 saja, dan akibatnya .. yaaa.. memang jadi malas.
    Tapi, Eliata sendiri tidak pernah melarang, justru mendukung, anggota nya untuk terlibat dalam koor di paroki masing2 (atau PS lain) dengan tujuan untuk share ilmu.

    Itu saja komen dr saya, sekedar sharing saja :)
    Oya, Eliata Choir jg dapat tugas di HKY waktu paskah kemarin, tepatnya Jumat Agung jam 6 (Misa Tenebrae) :)

    ReplyDelete
  3. suwun caecilia, maju terus!
    moga2 kegilaan berpaduan suara itu dibagikan ke teman2 di stasi/lingkungan/wilayah supaya tidak jomplang berat kayak sekarang.
    bagaimanapun saya salut dengan teman2 aktivis yang istikamah, konsisten, tetap gila, di paduan suara. salam damai!

    ReplyDelete
  4. hi hi jadi ketauh deh siapa2 yg sok jago n gak mo gabung wilayah/lingkungan.

    ReplyDelete