03 November 2007

Saksi Yehuwa perlu dilarang?

Charles Taze Russell, pendiri Saksi Yehuwa.

Ribut-ribut soal aliran sesat di kalangan Islam, khususnya Ahmad Moshaddeq alias Al Masih Al Maw'ud, bekas pelatih bulutangkis yang bikin sekte Al Qiyadah Al Islamiyah, rupanya menginspirasi sejumlah pendeta dan pemuka Kristen Protestan di Sidoarjo. Membawa bendera Bamag [Badan Musyawarah Antargereja], pendeta-pendeta ini mengadukan sekte Saksi Yehuwa ke Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Jonathan, juru bicara Bamag, mengatakan bahwa umat Kristen di Sidoarjo resah dengan aktivitas Saksi Yehuwa alias Jehovah's Witnesses. Kenapa resah? Menurut Jonathan, ajaran sekte ini bertentangan 180 derajat dengan doktrin gereja-gereja Protestan/Katolik yang ada di Indonesia. Saksi Yehuwa juga gencar melakukan dakwah [awam sering menyebut 'kristenisasi'] dari rumah ke rumah, melarang orang Kristen ke gereja, sehingga meresahkan masyarakat.

Terus Saksi Yehuwa ini mau diapakan? Bamag menghendaki agar sekte yang mula pertama dirintis Charles Taze Russell [1852-1916] di Amerika Serikat ini dilarang di Indonesia. Ibaratnya, Saksi Yehuwa itu mirip-mirip dengan Al Qiyadah di Islam yang lagi hiruk-pikuk sekarang. "Sejak era Presiden Abdurrahman Wahid Saksi Yehuwa dibolehkan hidup di Indonesia. Dan belakangan ternyata bermasalah," tegas Bamag Sidoarjo.

Saya heran, lha kok pendeta-pendeta Protestan di Bamag Sidoarjo minta pemerintah melarang Saksi Yehuwa? Bukankah itu bertentangan dengan hakikat Protestanisme yang menyanjung tinggi kebebasan, hak asasi manusia, etika protestan, demokrasi?

Ingat, sejatinya paham demokrasi paling subur berkembang di negara-negara Protestan, bukan Katolik atau Islam. Bapak-bapak pendeta Bamag ini ada baiknya melakukan refleksi lebih dalam lagi.

Saksi Yehuwa hadir di Indonesia sejak 1960-an. Saat itu masyarakat kita sedang sakit parah karena krisis ekonomi dan politik, ditambah gerakan Partai Komunis Indonesia [PKI] yang sangat intens. Saksi Yehuwa beroleh banyak pengikut. Gereja-gereja arus utama [Protestan, Katolik] kelabakan dan meminta pemerintah melarang Saksi Yehuwa.

Akhirnya, 7 Desember 1976, pemerintah melarang sekte Saksi Yehuwa berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 129 Tahun 1976. Umat kristiani senang dengan pelarangan ini. Toh, Saksi Yehuwa tetap melakukan kegiatan di bawah tanah. Buletin, traktat, dakwah ala Saksi Yehuwa jalan terus, bahkan lebih canggih.

Saya sendiri pada 1990-an beberapa kali 'dirayu' orang-orang Saksi Yehuwa agar segera bertobat karena Kerajaan Allah sudah dekat. Dari sini, saya tahu bahwa ajaran Saksi Yehuwa itu memang terbalik 180 derajat dengan doktrin kristiani. Tapi apa iya, harus dilarang? Wong usianya sudah ratusan tahun dan tersebar luas di banyak negara. Lha, kalau Saksi Yehuwa harus dilarang, mestinya sekte-sekte bernuansa kristen macam Mormon, Scientology, dan masih banyak lagi dibredel juga.

Nah, Saksi Yehuwa beroleh angin segar dengan naiknya Abdurrahman Wahid alias Gus Dur sebagai presiden tahun 2001. Saya sudah duga Gus Dur membuat banyak gebrakan karena latar belakangnya sebagai pejuang hak-hak manusia, pembela minoritas dan kebebasan berekspresi dan menganut agama/kepercayaan. Presiden Gus Dur mencabut larangan atas berbagai ekspresi budaya Tionghoa, agama Konghuchu, dan Saksi Yehuwa.

Di era Gus Dur yang singkat tapi efektif itu, Jaksa Agung Marzuki Darusman mengeluarkan SK Nomor 255 Tahun 2001 tanggal 1 Juni 2001. SK ini mencabut SK 129 Tahun 1976 yang melarang keberadaan Saksi Yehuwa di Indonesia. Pertimbangan Gus Dur: larangan atas Saksi Yehuwa bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia dan demokrasi.

Jadi, apa boleh buat, gereja-gereja arus utama harus pandai-pandai mengawal jemaatnya agar tidak dimakan oleh Menara Pengawal [Watch Tower] Saksi Yehuwa. Berbeda dengan Islam, agama-agama minoritas di Indonesia tidak bisa meminjam tangan atau minta bantuan negara untuk membredel sekte atau aliran yang tidak disukai.

Negara ya negara, gereja ya gereja. Dan bukankah di Barat sana, juga di kalangan gereja, berlaku prinsip 'pemisahan gereja dan negara'? Saya kira, para pendeta, pastor, penatua, pengurus Bamag, organisasi-organisasi kristiani sangat memahami prinsip paling dasar ini. Dus, meminta bantuan negara untuk melarang Saksi Yehuwa jelas percuma.

Puji Tuhan, akhir-akhir ini saya banyak menemukan buku-buku yang membahas ajaran Saksi Yehuwa di Surabaya. Umat kristiani hendaknya membaca, mendalami, juga memahami Alkitab secara benar dan bertanggung jawab, agar kebal terhadap infiltrasi para jemaat Saksi Yehuwa. Percayalah, jika iman dan pemahaman kekristenan anda baik, saya yakin Saksi Yehuwa, Mormon, Children of God, atau kultus-kultus sesat lain tidak akan berdaya.

Kita pun harus sadar bahwa sesungguhnya pemimpin dan jemaat Saksi Yehuwa di Indonesia tadinya jemaat Kristen juga. Mereka kecewa, sakit hati, jengkel, benci... dengan gembala-gembala atau sesama jemaat gerejanya dulu. Mungkin stres atau mengalami kekosongan, saudara-saudara kita ini tergiur tawaran Saksi Yehuwa yang memang aduhai.

Karena itu, gereja-gereja harus menyikapi Saksi Yehuwa secara cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Tidak ada gunanya melarang Saksi Yehuwa karena, buktinya, meski dilarang sejak 1976 aliran ini tetap ada, bahkan berkembang. Jangankan melarang; memenjarakan semua pengikut Saksi Yehuwa pun tak akan bisa menginsafkan saudara-saudara kita itu! Lagi pula, siapa pula yang mampu mengawasi gerak-gerik manusia setiap saat?

Teolog Protestan terkemuka, Dr. J. Verkuyl, pada 1966 menegaskan, Saksi Yehuwa merupakan aliran sesat atau bidat yang sangat berbahaya bagi iman gereja. Namun, Verkuyl mencatat lima hal positif dari jemaat Saksi Yehuwa yang perlu ditiru oleh orang-orang kristiani di Indonesia.

1. Semangat bersaksi.

Tidak ada penganut agama yang begitu militannya bersaksi, menyebarkan ajarannya, kepada orang lain seperti Saksi Yehuwa. Apa pun halangan, rintangan, cemoohan, mereka jalan terus.

2. Semua jemaat sangat aktif.

Bandingkan dengan gereja-gereja kita di Indonesia. Budaya paternalisme atau 'pastorsentris' sangat kuat. Sedikit-sedikit pendeta atau pastor yang maju. Umat awam seakan-akan tidur, menggantungkan diri pada gembalanya. Saksi Yehuwa, kata Verkuyl, bisa dikatakan sebagai reaksi atas gereja-gereja yang terlalu pastorsentri atawa mengandalkan pendeta.

3. Semangat berkorban.

Para Saksi Yehuwa adalah pemeluk teguh. Ditekan macam apa pun mereka berpegang teguh pada keyakinannya. Penjara dan penyiksaan, sebagaimana terjadi pada era Hitler, tidak menyurutkan semangat Saksi Yehuwa. Mereka pun berkorban apa saja demi komunitasnya. Dan itu yang membuat Saksi Yehuwa eksis terus meskipun sempat dilarang pemerintah Indonesia pada 1976.

4. Hubungan yang akrab dengan penuh kekeluargaan di antara jemaat.

Di gereja-gereja kita [Protestan, Katolik], karena jumlahnya banyak, jemaat kelihatannya tidak saling mengenal. Ikut misa, tapi tidak kenal siapa yang duduk di samping kita. Namanya siapa, tinggal di mana, anaknya berapa, kerja di mana... tak tahu lah kita.

Ke gereja, kebaktian, selesai, pulang. Kita sering merasa kesepian di gereja sendiri. Acara 'Salam Damai' di Gereja Katolik, misalnya, cenderung formalitas belaka. Nah, di Saksi Yehuwa persatuan sesama jemaat sangat erat. Gereja-gereja kita harus benar-benar introspeksi, jangan hanya menyalahkan Saksi Yehuwa.

5. Sikap gereja terhadap politik. Banyak pendeta atau pastor diam-diam atau terang-terangan terlibat politik praktis. Dukung-mendukung calon tertentu, tapi ujung-ujungnya demi kepentingan sendiri. Gereja sering tidak kritis merespons situasi sosial politik di masyarakat. Kalaupun ikut politik, banyak jemaat kristiani yang terlibat korupsi, manipulasi, menyalahgunakan kekuasaan.

Saksi Yehuwa melarang keras jemaatnya terlibat dalam politik. Kita, orang kristiani, harusnya introspeksi dengan sepak terjang kita yang sering membawa-bawa nama gereja, agama, sebagai kedok untuk menutupi kemunafikan kita.

NASKAH TERKAIT

Geliat Saksi Yehuwa di Surabaya

25 comments:

  1. Sebagai salah seorang umat kristiani saya sangat
    menyesalkan langkah Badan Musyawarah Antar Gereja
    (BAMAG) Kabupaten Sidoarjo yang meminta agar pemerintah melarang kegiatan Sekte Saksi Yehowa karena
    dinilai sebagai aliran sesat!

    Di saat Yesus menjalankan misiNya
    maka beliau mendapatkan tolakan dan dituduh sesat dari para ahli kitab Taurat yang berujung pada hukuman mati dengan cara penyaliban layaknya pelaku tindak kriminal. Hal yang mirip terjadi saat lahirnya kelompok/kaum Kristen Protestan. Kepercayaan atau Keyakinan adalah hak seseorang yang tidak bisa dilarang selama yang bersangkutan tidak melakukan tindak kriminal seperti pemaksaan, ancaman dll.

    Jangan salahkan apabila ybs mau atau lebih mempercayai seonggok batu atau sebuah pohon dapat memberinya spirit, kekuatan
    atau perlindungan daripada seorang pendeta yang tidak dapat menghadirkan, mencerminkan kehendak Allah. Jangan salahkan masyarakat apabila lebih mempercayai terapi ion, seutas benang yang diikat dijempol kaki atau paranormal/dukun daripada percaya pada seorang dokter. Dalam dunia kedokteran secara tersamar mengakui adanya kekuatan psikis yang dapat berperan
    dalam proses kesembuhan.

    Jadi hendaknya BAMAG lebih berkonsentrasi pada umatnya, karena banyak umat gereja yang mengatakan
    diri bukan golongan sesat yang imannya masih bayi, masih kacau balau, masih percaya dukun, masih tidak taat hukum, masih korup, masih anarkhis, masih merasa
    benar sendiri, masih terjerat/terancam Narkoba.
    Tugas BAMAG adalah mendewasakan dan mencerdaskan jemaatnya agar tidak mudah terpengaruh akan hal hal
    yang dianggap sesat atau yang dianggap tidak baik.

    Masa BAMAG takut?? masa BAMAG sudah kurang pengharapan? dimana imanmu??

    Labih Basar
    Jl. Griya Kebraon Barat VIII- BH 4 Surabaya.

    ReplyDelete
  2. saya juga setuju bahwa hendaknya setiap aliran seharusnya dapat bebas berkembang tanpa adanya larangan atau proteksi. jika aliran tsb tdk populer atau terbukti tidak 'berkhasiat' niscaya aliran tsb akan mati sendiri.
    sedikit tambahan - utk sang penulis, saya merasa anda 'sedikit' sinis terhadap agama protestan. padahal saya merasa agama protestan adalah agama yg 100 % mengikuti ajaran Kristus yg berasal dari Alkitab, berbeda dgn katolik yg mencampurkan dgn tradisi dimana tradisi Yunani kuno maupun paganisme pun termasuk didalamnya (a.l adanya hirarki kepausan). utk istilah membelah diri spt amuba saya rasa itu adalah salah satu cara perjalanan dlm mencari Tuhan (sepanjang beriman kpd Alkitab dan bukannya tradisi).

    ReplyDelete
  3. menurut saya, biarkan semua berkembang,
    karena prinsip saya,
    klo memang bukan berasal dr Allah,
    pasti ngga langgeng,
    tp yg berasal dr Allah,
    pasti akan terus bertahan.
    Saya yakin sekali setiap saksi
    paham benar bahwa mereka akan mendapat
    tentangan dan aniaya dari manapun,
    jadi menggencet mereka adalah sia2,
    karena bagaikan pasukan belalang
    dalam buku wahyu, saksi yehuwa
    akan terus maju walau harus ada
    pengorbanan besar di pihak mereka.
    janganlah terlalu sinis kepada mereka,
    mereka hanya melakukan apa yang
    tertulis di dalam Alkitab,
    apakah anda melakukan apa yang
    Alkitab katakan?

    ReplyDelete
  4. sebaiknya dilarang krn saksi yehuwa itu mirip ahmadiyah di islam. alkitabnya dibuat versi sendiri, beda dg alkitab yg diakui gereja-gereja kita.

    ReplyDelete
  5. Terima kasih atas masukan dan kritik teman2. Sayang sekali, anonim, tidak ada nama, alamat, identitas apa pun, sehingga mirip surat kaleng. Ini tentu di luar harapan saya.

    Saya malas menanggapi komentator anonim. Dan mulai sekarang [tanggal posting] blog ini tidak lagi menerima komentar-komentar anonim. Harap maklum dan salam damai!!

    ReplyDelete
  6. Sara Jnu (sarajnu2005@yahoo.com)2:12 AM, February 01, 2008

    Wah mas Hurek betul-btul paham dengan perkembangan Saksi Yehuwa ya. Termasuk mereka pernah di kelompokkan sendiri oleh Hitler. Tambahan info, dibaju mereka ada tanda segitiga Ungu.

    Aku sebenernya mau protes euy... kok keliatan sebel banget sama protestan. Tapi mau bilang apa ya... lha wong ini blog pribadi bukan blog Jawa Pos. Hehehehee...

    Sama mau protes sama one of the anonymous yang bilang alkitabnya SSY itu beda. (Smg dia baca lagi blog ini) Emang situ udah pernah liat alkitabnya SSY? Kayaknya situ bohong deh. Sok tau.

    Bener kalo banyak orang bilang, ya udahlah, itu SSY biarin aja. Kita urus diri masing2 aja. Baca dan renungkan Alkitab. Bukannya itu yang Yesus perintahkan untuk memeriksa "Tulisan-tulisan Kudus"?

    Orang2 BAMAG itu kelihatan mewakili orang farisi dan saduki yang seenaknya menghasta yang mereka pikir mereka tahu (atau tdk mau mengakui?).

    Kaum Sanhedrin Yahudi(badan musyawarah dan pengadilan agama yang terdiri dari orang Farisi dan Saduki yang saling bermusuhan) pada zaman Yesus juga resah karena banyak umat Yahudi jadi pengikut Yesus.

    Saya ngeri membayangkan hal yang mirip ini. Atau gak mirip ya? Hehehehe maaf kalo salah...

    Makasih Mas Hurek.

    ReplyDelete
  7. saya tau byk orang yang menganggap SY itu sesat, tapi jika anda sekalian tau ajaran mreka pasti anda akan setuju pada mreka krn ajaran mereka brdsrkan alkitab bukan dari pemikiran mreka sendiri. Anda bilang sesat krn hanya mendengarkan dari orang lain saja kan? coba buktikan bhwa mreka itu sesat?

    ReplyDelete
  8. saya ga tau kenapa "Kristen" itu melekat pada Saksi Yehuwa..
    Tapi yg saya tau mereka itu aliran sesat.. Dalam pengertian jauh melenceng dari apa yg ditanamkan dalam ajaran Kristen PADA AWALNYA.

    Sayang ya kalau aliran Kristen berkembang tidak lagi atas dasar Alkitab. Tapi hanya tafsirtan kira-kira...

    ReplyDelete
  9. Saksi Yehuwa tidak usah dilarang. Kalau dilarang makin bertambah, tidak dilarang makin bertambah juga.
    Lantas orang yang anggap mereka sesat mau apa lagi.

    Saksi Yehuwa adalah orang kristen, mereka sangat mencintai Yesus Kristus, mereka bersyukur karena BAPA Yehuwa mereka mengaruniakan teladan yang sempurna ini yaitu Yesus Kristus.

    Mereka bersandar kepada ajaran Yesus dan sebisa mungkin meniru teladan yang ia telah tinggalkan untuk orang yang mengaku kristen.
    Itu sebabnya mereka disebut 'kristen'.

    ReplyDelete
  10. Pertama say amemujikan bahwa ada yg berani menuliskan identitasnya (TDK SPT SAYA), tapi mungkin juga hal itu untuk keselamatan mereka sendiri.

    sesat atau tidak sesat...
    bagaimana jika dibiarkan saja DAN dilihat 'buah'nya, yg saya harap secara kelompok bukan orang perorangan.

    kita tetap percaya bukan kata-kata yesus : "lihat dari buahnya"

    ada pendeta korupsi. ada juga ssy yg zinah. ada pastur memperkosa, ada juga ssy yg maling.

    tapi lihat secara kelompok. mana yg buahnya paling baik..

    jadi, jika memang mencari agama yg menjalankan perintah yesus. percaya saja dari kata2 yesus. "lihat buahnya"
    atau jangan2 pengikut yesus yg sebenarnya adalah orang2 budha? he he he....

    ReplyDelete
  11. saksi yehuwa itu kalo di islam mirip ahmadiyah. keluar dari ajaran mainstream. tapi di negara demokrasi gak bisa dilarang. namanya juga keyakinan. gereja2 utama anggap saksi yehuwa sesat, sebaliknya saksi yehuwa menuduh gereja2 utama itu sesat.

    ReplyDelete
  12. Saya adalah seorang Saksi Yehuwa.

    Tinggal di Jakarta.

    Sejak tahun 1985 saya selalu menghadiri Hari Besar Saksi-Saksi Yehuwa, yaitu Hari Kematian Yesus Kristus, yang jatuh pada tanggal 14 Nisan (Penanggalan Yahudi).

    Ini perintah Yesus sendiri, agar merayakannya untuk mengingat akan Pengorbanannya dengan Darah dan Tubuhnya untuk menebus dosa umat manusia yang percaya atau beriman padanya.

    Kami tidak suka berdebat. Kami suka mengasihi. Karena itulah teladan dari Guru kami, Yesus Kristus.

    Coba periksa lagi Alkitab masing-masing. Upahnya besar lho, bagi siapa saja yang suka baca Alkitab. Coba baca Mazmur 1 : 1-3.

    Budi Setyawan
    Jl. Citarum No. 14. Cideng Barat Jakarta Pusat.

    Terima kasih.

    ReplyDelete
  13. mas budi, pikir baik2, renungi jalan hidup anda. minta tuntunan tuhan. cepat2lah bertobat. tuhan mencintamu.

    david, depok

    ReplyDelete
  14. SEBUAH tema kotbah ''Biarlah Ya yang Kaukatakan itu Berarti Ya'', yang dibawakan Danny Adam, seorang penatua Kristen dari Sidang Magelang, mengiringi prosesi baptisan yang berlangsung di tengah acara Kebaktian Distrik Umat Kristen Saksi-Saksi Yehuwa Indonesia 2005, akhir pekan lalu.

    Sebanyak 40 orang dari berbagai kota di Jateng dan DIY, membaktikan diri dengan pembaptisan air, siang itu. Ketika para calon baptis meninggalkan gedung menuju tempat baptisan, sebuah lagu berjudul ''Pembaktian Kristen'' yang dinyanyikan penuh khidmat mengiringi prosesi itu. Sementara itu, tepuk tangan hadirin yang membahana terasa menambah semarak suasana di tempat tersebut.

    Prosesi pembaptisan itu menjadi bagian penting dari kebaktian yang berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat hingga Minggu, di Auditorium Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta tersebut.

    Sejak pagi hingga petang, ribuan hadirin dari berbagai kota memadati auditorium itu. Mereka tidak beranjak dari termpat tersebut, dan mengikuti kebaktian dengan tertib hingga acara selesai.

    Drama

    Sebuah drama berjudul ''Kejarlah Cita-cita yang Menghormati Allah'', yang dirancang bagi kaum muda, dibawakan oleh beberapa orang. Drama satu jam tersebut cukup menyedot perhatian hadirin.

    Selama kebaktian bertema ''Ketaatan yang Saleh'' itu berlangsung, pemandangan luar biasa dapat disaksikan di tempat tersebut. Semua hadirin mengikuti kebaktian dengan sangat tertib. Tidak ada yang berisik, tidak ada yang lalu lalang. Mereka tidak hanya menjaga kebersihan jasmani, tetapi juga kebersihan rohani dengan sangat baik. Tidak ditemukan sampah berserakan atau tercecer di dalam maupun luar gedung selama kebaktian berlangsung.

    Yah, umat Kristen Saksi-Saksi Yehuwa memang dikenal di seluas dunia, sebagai umat yang menjunjung tinggi ketertiban dan kebersihan dengan baik. Mereka juga dikenal sebagai orang-orang yang menghindarkan diri dari pencemaran tubuh, misalnya dengan minum minuman keras yang memabukkan, tindakan amoral, maupun rokok. Karena, menurut kepercayaan mereka, tubuh adalah bait Allah yang harus selalu dijaga kebersihan dan kesuciannya. Jadi pencemaran terhadap tubuh adalah melanggar firman Allah.

    Kebaktian serupa tidak hanya diadakan di Yogyakarta, tetapi juga di beberapa kota lain di Indonesia.

    Pada kebaktian tersebut, lebih dari 25 pembicara menyampaikan kotbahnya. Ronny Simatupang, pembicara dari Kantor Cabang Saksi-Saksi Yehuwa Indonesia, menyampaikan kotbah menarik mengenai ''Apa yang Sebenarnya Alkitab Ajarkan''.

    Acara itu hanyalah salah satu dari rangkaian 19 kebaktian distrik nasional yang diselenggarakan oleh umat Kristen Saksi-Saksi Yehuwa di seluruh Indonesia. Kebaktian tersebut sepenuhnya didasarkan kepada Alkitab. Semua yang hadir, tidak dikenakan biaya serta tidak ada pungutan kolekte. (merdeka )

    saya saksi yehuwa...
    yang anda baca tdk bnr...
    kalau memang agam ini sesat knp sampai skr mse ada...
    klo memang skr pst sdh musnah bkn??
    kami hdp slalu berpaut pada alkitab dan kmi jg prcaya yesus adalah putra ALLAH
    yehuwa itu adlh nama TUHAN
    di alktb anda bsa tmkan di kamus alkitab yg bertulis TUHAN artnya YAHWEH ( Bhs ibrani) yehuwa adlh bhsa indonesia...
    saat ini ada 6.000.000 saksi yehuwa di slrh dunia
    apakah itu bsa di blg seat??
    kalau sesat pasti umat nya akan trs berkurang...
    tapi saksi yehuwa trs berkembang...

    kami sksi yehuwa slalu menginjil untk membantu org" yg ingin mengenal yehuwa dan putranya yesus...
    dan untk membantu org" agar bsa berubah dari haluan hidup nya yg lma...
    apakah itu bsa di blg sesat??

    saya mjd saksi yehuwa dari saya berumur 5 thn dan skr saya brumr 18 thn...
    saya sdh ckp dewasa untuk bsa membedakan mana agama yg sesat atau bkn...
    anda semua hanya mndgr saja bhwa sksi yehuwa tp tdk ad bukti...

    diatas adlah kutipan dari surat kbr merdeka...

    trms...

    ReplyDelete
  15. Beberapa ciri mengenali agama 'KRISTEN' yang benar :
    1. Apakah ajarannya murni bersumber dari Alkitab? ( Yoh. 17:17 )
    2. Apakah nama pribadi Allah digunakan? ( Kel. 3:15-16 )
    3. Apakah mereka mempraktekkan kasih sebagai ciri utama pengikut Kristus? ( Yoh. 13:35 )
    4. Apakah mereka menjalankan tanggung jawab untuk menyebarluaskan berita dari Alkitab ? ( Mat. 24:14 )
    Untuk semua pembaca, bacalah langsung dari Alkitab kalian ayat-ayat tersebut.. Putuskan berdasarkan pengetahuan dan renunga n yang dalam..
    Terima kasih

    ReplyDelete
  16. Sepertinya kalian semua sudah termakan prasangka org lain tentang Saksi Yehuwa. Saya adalah seorang yg sedang blajar pada mereka. Dan menurut hemat saya, tidak ada 1 halpun yg menyimpang. Dan cara mreka mengajar jg sangat ramah. Mereka mau dtg kerumah saya tanpa minta imbalan. Dan mreka menggunakan uang sendiri. Tidak sama halnya sperti pendeta2 gereja (maaf sbelumnya) yg kita harus mendatangi kerumahnya dlu. Mereka saling mengasihi satu sama lain.

    ReplyDelete
  17. Itu semua saya dapati karena saya jg blajar alkitab.

    ReplyDelete
  18. Saya bukan ahli agama, tapi ada 2 hal yang GURU dan ALLAH pernah katakan kepada kami, pengikutnya. Bahwa tidak mungkin tidak ada penyesetan. yang kedua adalah bahwa setelah YESUS meninggal akan banyak penyesatan. Setelah saya membaca brosur SY yang sempat mampir ke rumah, saya membaca berkali2 dan akhirnya saya berkesimpulan bahwa memang benar pada awal-awalnya dari buku/brosur SSY disebut-sebut nama YESUS tapi bila diteliti lebih jauh semakin kebelakang semakin jelas bahwa ada banyak KEBOHONGAN di dalam buku/brosur tsb, yaitu tidak pernah di kutib ucapan-ucapan Yesus dengan detail dan keseluruhan.

    Nampak jelas bahwa SSY berupaya mencari pembenaran atas ayat-ayat perjanjian lama yang cenderung ke arah .... YAHUDI. Memang YESUS orang Yahudi tapi YESUS mencintai bunkan hanya orang YAHUDI yang bertobat dan mau menerimaNYA tapi juga bangsa lain yang PERCAYA kepada DIA.

    Jadi kesimpulan saya SSY = Agama YAHUDI yang berkedok Yesus.

    ReplyDelete
  19. yah, teman2 yg udah telanjur ikut saksi yehuwa: segera bertobat! kembalilah ke jalan yg benar! baca sejarah SY dan anda akan sadar bahwa sekte ini terbukti sangat menyimpang.

    andreas suwanto

    ReplyDelete
  20. saya seorang saksi-saksi yehuwa yang berumur 13 tahun mengapa "saksi-saksi yehuwa perlu dilarang?" kami sebagai saksi yehuwa tidak sama sekali menggangu susunan kristen kami adalah agama yang resmi kami bisa membukakan ayat dalam kitab kami maupun LAI.

    ReplyDelete
  21. saya seorang saksi-saksi yehuwa yang berumur 13 tahun mengapa "saksi-saksi yehuwa perlu dilarang?" kami sebagai saksi yehuwa tidak sama sekali menggangu susunan kristen kami adalah agama yang resmi kami bisa membukakan ayat dalam kitab kami maupun LAI.

    ReplyDelete
  22. saksi yehuwa adalah agama saya

    ReplyDelete
  23. saya seorang saksi-saksi yehuwa yang berumur 13 tahun mengapa "saksi-saksi yehuwa perlu dilarang?" kami sebagai saksi yehuwa tidak sama sekali menggangu susunan kristen kami adalah agama yang resmi kami bisa membukakan ayat dalam kitab kami maupun LAI.

    ReplyDelete
  24. Terimalah dulu pengajaran dari mereka baik2.. Nanti saudara bisa putuskan sendiri bermanfaat atau tidak.. Janganlah menjadi seorang yg termasuk dibutakan pikirannya oleh allah sistem ini sehingga penerangan kabar baik yg mulia mengenai Kristus yg merupakan gambar Allah yg tdk kelihatan tdk dapat menembus..

    ReplyDelete
  25. Terima kasih banyak atas respons kawan-kawan semua. Diskusi ini ditutup karena tidak ada sesuatu yang baru. Saya kira diskusi yang panjang ini sudah bisa menggambarkan posisi masing-masing.

    Semoga Tuhan memberkati Anda semua!

    ReplyDelete