12 November 2007

Berlian Hutauruk album rohani


Cukup lama saya tidak membeli kaset/CD/VCD lagu rohani [kristiani]. Ini membuat referensi saya tentang artis-artis gospel yang beredar di Indonesia tidak mutakhir alias ketinggalan zaman. Tapi tak apa, saya memang cenderung kurang suka dengan pop rohani yang itu-itu saja dan menurun kualitasnya.

Kenapa?

Rata-rata tak ada bedanya dengan musik niaga atau pop biasa. Bedanya hanya lirik yang disesuaikan dengan semangat 'pujian dan penyembahan'. Ada kutipan ayat Alkitab, seruan 'Haleluya', banyak menyebut kata-kata 'Tuhan' dan sejenisnya. Umumnya album rohani di sini digarap asal jadi, aransemen musiknya tidak sekaya pop sekuler.

Jumat, 9 November 2007, saya mampir ke toko kaset plus toko buku di Griya Pukat, Jalan Bengawan 3 Surabaya. Tempat ini tiap hari digelar misa kudus, diikuti para pengusaha Katolik. Mereka-mereka yang tidak sempat misa hari Minggu di gerejanya bisa 'bayar' misa di sini.

Aha, saya ketemu Piche, orang Bajawa, Flores Barat, yang sudah merilis dua album rohani independen. Piche ini penyanyi dan pemusik rohani, spesialis melayani hajatan perkawinan. "Modal kita orang Flores kan cuma suara. Kita pakai talenta yang Tuhan berikan itu untuk cari nafkah. Bung Lambert, sekarang ini tanggapan untuk saya cukup banyak," ujar Piche dengan gayanya yang riang dan kadang agak ngawur.

Lalu, saya masuk ke kontet kaset Griya Pukat. Tidak banyak karena juragannya sudah berganti. Tiba-tiba saya menemukan kaset bersampul biru BERLIAN HUTAURUK, tajuknya Yesusku Juruselamatku. Ada sketsa Berlian, dengan raut wajah khas Batak, tersenyum manis. Saya langsung membeli kaset itu karena terbilang langka di Surabaya. Saya membeli bukan karena sedang gandung praise & worship songs atau lagu-lagu gospel, melainkan karena si penyanyinya: Berlian Hutauruk.

Bagi saya, suara sopran Berlian yang melengking merupakan jaminan mutu. Maka, ketika si petugas bertanya apakah kaset itu dicoba dulu, saya menggeleng. "Nggak usah Mbak. Saya yakin lagu-lagunya pasti enak karena yang nyanyi Berlian," ujar saya, mantap.

Album rohani ini sebetulnya produksi lama, tahun 2002, dari Soli Deo. Hanya saja, distribusi kurang baik sehingga banyak penggemar vokal Berlian Hutauruk yang kecele karena tidak bisa mengoleksi. Termasuk saya. "Bagaimana Bung, kalau kaset ini dihadiahkan untuk saya?" tanya Piche.

Saya terpaksa menolak karena tidak ada stok lagi di Surabaya. Andai banyak, sudah saya berikan kepada Piche karena beberapa waktu lalu dia menghadiahi saya CD terbarunya.

Ada 10 lagu di kaset Berlian Hutauruk ini. Bagian A: Bapa [Laura Wattimena], Yesusku Juruselamatku [Bonar Gultom alias Gorga], Arbab [Bonar Gultom], Yesus Hadir dalam Hidupku [Tetty R. Panggabean], Power of Love [Geoff Bullock]. Bagian B: Aku Inilah Jalan [Bonar Gultom], Janji Tuhan [Laura Wattimena], Yeshua Hamashia [Yusak dan Hana], Ku Tak Berdaya Tanpa Tuhan [Tarida P. Hutauruk], Tuhan Yesus Memanggil [...].

Suara Berlian Hutauruk mulai dikenal publik musik pop pada 1977 ketika mengisi sound track film Badai Pasti Berlalu. Lagu-lagu dalam album ini, karya Eros Djarot, kini menjadi legenda, lagu abadi, karena kualitasnya yang tinggi. Musiknya yang digarap antara lain oleh Yockie Suryo Prayogo memang sangat luar biasa untuk ukuran teknologi pada tahun 1970-an.

Album Badai Pasti Berlalu kemudian dibuat ulang oleh Chrisye [almarhum], kemudian terakhir Andi Rianto. Tapi orang tetap mengenang suara Berlian Hutauruk, Chrisye, dan mencari album terbitan 1977. Sayang, album legendaris ini tidak diproduksi lagi meskipun selalu dicari para kolektor.

Nah, sewaktu memutar album rohani ini, bayangan saya tentulah suara sopran Berlian Hutauruk di era Badai Pasti Berlalu. Dan saya tidak terlalu kecewa karena mutu suara Berlian Hutauruk relatif masih terjaga di usianya yang sudah tak muda. Frasering, penapasan, vokalisi, penghayatan Berlian akan komposisi tetap mantap. Hanya saja, harus diakui, tata musik [aransemen] yang dikerjakan Yongki D. Ramlan, Johanes Purba, Utje F. Tekol [personel The Rollies] tidak sehalus Badai Pasti Berllau.

Yah, standar saja lah macam album rohani kristen yang biasa kita kenal. Musiknya tidak begitu kaya, sehingga vokal Berlian Hutauruk yang dahsyat tidak bisa dinikmati secara total. Ini menjadi pelajaran bagi semua pemusik: seorang yang vokalnya sangat luar biasa akan menjadi biasa-biasa manakala albumnya digarap dengan cara biasa-biasa. Saya melihat kasus ini juga dialami Joy Tobing, bekas jawara Indonesian Idol, yang album rohaninya juga terkesan digarap biasa-biasa saja. Para pelaku industri musik [entah pop biasa, rohani] harus memperhatikan ini.

Ini juga bedanya artis kita dengan artis Barat. Pemusik-pemusik Barat dikenal 'sangat rewel' demi mempertahankan kualitas penampilan. Mereka hanya menggunakan penata musik teruji, bahkan menjadi mitra tetap, menuntut kualitas sound, mixing, dan tetek-bengek lain dengan standar tinggi. Tidak menerima begitu saja tawaran rekaman dengan standar lebih rendah. Harus lebih baik, lebih baik, dan lebih baik.

Karena itu, jangan heran kalau penyanyi/band Barat membawa rombongan dan peralatan dalam jumlah sangat besar manakala berkonser di Indonesia. Bukan jumawa, melainkan semata-mata tuntutan profesionalisme. Saya sedih menyaksikan beberapa artis kita, yang pernah sangat terkenal, legendaris, dalam beberapa tahun terakhir tampil dengan kondisi seadanya. Sound system parah, musisi pendukung tidak sepadan, kinerja yang biasa-biasa saja. Bisa ditebak, nama besar si artis pun berantakan. Bandingkan dengan Rolling Stones yang sampai hari ini masih mampu mempertahankan penampilan macam era 1970-an.

Terlepas dari beberapa kelemahan, album rohani Berlian Hutauruk ini layak diapresiasi. Dan, sebenarnya, yang paling utama dalam album rohani itu bukanlah siapa yang nyanyi, suaranya macam apa, melainkan ajakan kepada kita untuk selalu memuji Tuhan dalam hidup ini. Album rohani akan berhasil kalau mampu mengajak umat Tuhan untuk senantiasa ingat, berserah, kepada-Nya.

Seperti syair lagu Berlian Hutauruk berikut ini:

"...Bila saatnya nanti akan tiba
Kau panggil aku tinggal dengan-Mu
Ku berserah kepada-Mu."


Baca juga: Berlian Hutauruk - Badai Pasti Berlalu

4 comments:

  1. Kawan, ...
    kalau mau dengar lagu rohani yang menusuk hati...milikilah Album DOA, album ini diciptakan dan dinyanyikan langsung oleh pst. Aaron OSC dari bandung.

    Saya jamin kawan akan menemukan kebeningan hati di sana.

    saya kutip beberapa syairnya ya...



    DOA: rendaan terindah

    Disini...kucoba menyebut namaMu
    ingin jiwaku bermadah
    melantunkan doa

    SapaMu getarkan lidahku yang kelu........dst.

    Tuhan...jadikan hdiupku
    rendaan tanganMu
    yang terindah dan pernuh sukacita



    Ada juga lagu AKU PERCAYA

    syairnya begini :

    Aku percaya, percaya, mukjizat kualami.



    salam

    ReplyDelete
  2. selamat pagi bro,
    senang sekali bisa berkunjung ke blog and.
    kenalkan nama saya dian, saya orang makassar-toraja-bugis sekarang
    lagi berada di pulau bintan.
    kenapa saya bisa berkunjung ke blog anda? karena saya lagi mencari
    lagu Berlian Hutauruk yang berjudul 'Yesusku Juruselamatku' - semoga
    benar lagu itu yang saya cari.
    saya cari lagu itu karena lagu tersebut mau dipake untuk tarian
    tamborin pada perayaan natal di sebuah persekutuan doa di salah satu
    perusahaan di pukau bintan ini.
    sayangnya, saya sudah cari ke sana ke mari tapi tidak juga ketemu
    dengan lagu itu sampai saya 'terdampar' di blog anda, tapi tidak apa,
    seandainya pun bukan lagu itu tapi setidaknya saya sudah punya seorang
    kenalan lagi (kalaupun anda tidak keberatan toh) yang bisa say kirimi
    ucapan selamat paskah, selamat natal, selamat tahun baru dan
    selamat-selamat yang lainnya.
    saya cuma minta tolong dikirimi 1 lagu itu saja - jikalau boleh nih
    dan terimakasih banyak sudah mau membantu saya menemukan lagu
    pengiring untuk tarian tamborin natal nantinya.
    saya tunggu balasan email anda.
    God bless us all - I meant Jesus's blessing, offcourse.

    ReplyDelete
  3. salam, entah kenapa saya bisa masuk kedalam blog anda. mungkin
    Tuhan yang atur. saat ini saya sedang membuat album rohani, saya sempat bingung apakah saya harus buatnya seperti biasa saja atau lebih beda daripada album-album musisi rohani senior. tapi setelah saya masuk ke blog anda saya jadi semangat untuk membuat album rohani yang lebih bagus daripada yang sudah-sudah. kriteria musik dan vokalis yang memang harus benar-benar perfect sekali. semoga album saya bisa bagus sesuai dengan yang mba/ibu harapkan seperti musiknya yang tidak biasa-biasa saja. thanks atas kesempatannya untuk berkomentar.

    ReplyDelete
  4. selamat siang, Mohon semua Album singel lagu Rohani Berlian Hutauruk di tampilkan dan Lagu Kidung Jemaat Hutauruk Sisters. terimakasih banyak, Tuhan yesus memberkati, Amin.

    ReplyDelete