19 July 2007

Mengenang A. Kadir - OM Sinar Kemala



CATATAN: Naskah ini dipersembahkan kepada Bapak A. Kadir  (almarhum) dan Bapak A. Malik Bz. (almarhum), pemusik 1960-an, atas kepeloporannya dalam mengembangkan musik melayu di Indonesia.

Oleh LAMBERTUS HUREK

Wah, di dekat stasiun kereta api Sepanjang, Sidoarjo, saya menemukan kaset lama yang bersejarah. Judulnya: Mengenang A. Kadir. Ada tulisan lain di sampul: OM Sinar Kemala pimpinan A. Kadir. Lalu, 'Keagungan Tuhan', lagu terkenal OM Sinar Kemala yang ditulis oleh A. Malik Bz. [Abdul Malik Buzaid].

Syukur alhamdulillah!

Saya sering mendengar kisah seputar OM Sinar Kemala dari Bapak A. Malik Bz., salah satu personel orkes itu yang kini tinggal di Desa Kureksari, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Kebetulan saya sering mampir ke rumah Pak Malik untuk tanya-tanya seputar kisah di balik lagu 'Keagungan Tuhan' yang legendaris itu.

Pak Malik sangat respek pada almarhum A. Kadir, salah satu dedengkot musik melayu di tanah air. Jasa beliau sangat besar dalam memperkenalkan lagu-lagu berirama melayu [kemudian bermetamorfosa menjadi dangdut] di seluruh Indonesia. Saya yakin, orang tua kita pernah menikmati lagu-lagu melayu ala OM Sinar Kemala dan orkes-orkes sejenis.

Nah, kaset 'Mengenang A. Kadir' ini diterbitkan Lokananta, perusahaan rekaman milik negara di Solo. Ada 18 lagu di sini. Saya duga, lagu-lagu ini ditransfer dari piringan hitam dengan aransemen musik orisinal, khas 1960-an. Sepenuhnya akustik.

SiSI A:

Keagungan Tuhan [karya A. Malik Bz.] penyanyi Ida Laila,
Pengantin Baru [A. Kadir] penyanyi A. Kadir,
Pujaan Hati [Fouzi] Ida Laila,
Pandangan Sekejap [A. Kadir] Ida Laila/A. Kadir,
Ingkar Janji [Fouzi] A. Kadir,
Tertawan [A. Malik Bz.] Nurkumala,
Di Lembah Duka [A. Kadir] Surayah,
Jangan Diragukan [Fouzi] A. Kadir,
Insan dan Seni [A. Malik Bz.] Fadiah.

SISI B:

Kembalilah Kekasihku [A. Kadir] A. Kadir,
Bercerai Kasih [A. Malik Bz.] Ida Laila,
Hanya Padamu [A. Kadir] A. Kadir,
Tiada Harapan [A. Rafiq],
Menanti Kekasih [A. Kadir] A. Kadir,
Berjumpa Kembali [A. Kadir] A. Kadir/Ida Laila,
Kisah Nan Lalu [A. Malik Bz.] A. Kadir,
Suara Jiwaku [Achmad] A. Kadir,
Terimalah [A. Malik Bz.] A. Kadir.


Saya beberapa kali memutar kaset lama ini untuk menangkap roh OM Sinar Kemala sekaligus struktur musik melayu 1960-an. Hmm.. ternyata A. Kadir bersama anggota orkes mempersiapkan album ini dengan sungguh-sungguh. Mulai dari pola melodi, ritme, aransemen, hingga seksi gesek [string section] yang mempermanis lagu.

Ida Laila pada 1960-an jelas masih remaja. Suaranya terdengar cempreng [ceper], agak sulit dengan nada rendah. Kenapa nada dasarnya tidak dinaikkan saja? Barangkala Pak A. Kadir sudah mempertimbangkan berbagai aspek sehingga memilih Ida Laila membawakan 'Keagungan Tuhan'.

Yang jelas, sejarah sudah tercipta. Ida Laila dan OM Sinar Kemala sudah berhasil mengabadikan lagu 'Keagungan Tuhan' yang sangat religius itu. "Lagu itu memang cepat sekali populer ke seluruh Indonesia, bahkan Malaysia, Singapura, dan Brunei. Sampai hari ini pun orang masih menyanyikannya," kata A. Malik Bz., penulis lagu Keagungan Tuhan, yang dikenal sebagai oran dekat A. Kadir.

Kalau disimak baik-baik, musik dan syair OM Sinar Kemala sangat berbeda dengan lagu-lagu dangdut sekarang [tahun 2000-an ke atas]. A. Kadir dan kawan-kawan menampilkan nyanyian yang santun, berpetuah, refleksi, religius. Irama gambus pun kental terasa. Maklum, A. Kadir dan beberapa pemusik memang keturunan Arab yang paham benar tangga nada Timur Tengah.

Lagu melayu mirip kasidah ini terasa di Pengantin Baru, Pujaan Hati, Keagungan Tuhan.... Yah, hampir semuanyalah. Meski begitu, tema lagu sebagian besar tetap berputar-putar di soal asmara muda-mudi.

Menurut Malik Bz., pada 1960-an hingga 1970-an lirik lagu melayu memang sangat memperhatikan rima alias kesamaan vokal di setiap bait. "Nggak kayak sekarang, syair lagu dibuat sebebas-bebasnya asal jadi," kata Malik Bz. kepada saya.

A. Kadir lahir dan besar di Surabaya. Orangnya santun, berwibawa, dan hebat secara musikal. Suaranya tidak bagus-bagus amat, tapi enak didengar. Nyanyinya tidak ngoyo, bahkan cenderung pakai setengah suara. Mungkin karena disesuaikan dengan irama melayu masa itu yang belum dimasuki unsur rock & beat macam dangdut masa kini.

Karena suka musik, A. Kadir mengajak teman-temannya pada 1950-an untuk mendirikan Orkes Melayu [OM] Sinar Kemala di Surabaya. Saat itu orkes melayu belum banyak di Indonesia. OM lain yang terkenal dan berpengaruh, kata Malik Bz., adalah OM Bukit Siguntang pimpinan A. Chalik di Jakarta.

[Untuk orkes melayu nama pemimpin sangatlah penting. Dia bisa pemusik, penata musik, atau sekadar juragan yang menentukan merah-hitamnya orkes. Nama pemimpin selalu dicantumkan bersama orkesnya. Maka, kita kenal OM Sinar Kemala pimpinan A. Kadir. Kemudian OM Bukit Siguntang pimpinan A. Chalik. Sampai sekarang pun orkes melayu atau dangdut di Jawa Timur mempertahankan tradisi ini.]

Menurut A. Malik Bz., selama 10 tahun lebih OM Sinar Kemala tidak berkembang meskipun sudah mulai dikenal masyarakat di Surabaya dan sekitarnya. Toh, mereka tetap berkarya, main di RRI Surabaya, atau mengisi tanggapan di berbaga hajatan. Para pemusik yang rata-rata muda, bujang, sangat menikmati hobi sebagai pemusik melayu yang disukai masyarakat pada masa itu.

Barulah pada 1961, OM Sinar Kemala melejit. Album demi album mereka rekam di PT Lokananta, salah satu perusahaan rekaman perintis di Indonesia. OM Sinar Kemala mencapai kejayaan pada 1964 dengan merilis hit 'Keagungan Tuhan' karya A. Malik Bz. Adalah Ida Laila, vokalis remaja asal Surabaya, yang membawakan saat rekaman di Lokananta.

RRI Surabaya, sebagai wadah bermusik OM Sinar Kemala, kemudian menyebarkan lagu-lagu OM Sinar Kemala ke jaringan RRI di seluruh tanah air. Maka, di mana-mana orang menyanyikan lagu itu.

"Insaflah wahai manusia
Jika dirimu bernoda
Dunia hanya naungan,
'Tuk makhluk ciptaan Tuhan..."




A. Malik Bz. memperlihatkan salah satu piringan hitam OM Sinar Kemala. Gambar di sampul itu A. Kadir, pemimpin OM Sinar Kemala.

Lalu, rekaman demi rekaman diproduksi di Lokananta. Kepada saya A. Malik Bz. mengatakan bahwa OM Sinar Kemala berhasil mencetak 80 album lagu-lagu melayu baik yang sukses maupun tak. Separo, 40 album, diproduksi Lokananta [Solo] dan 40 lainnya oleh Remaco [Jakarta].

Waktu terus berjalan, dunia hiburan Indonesia pada 1970-an awal dibanjiri film-film India. Salah satunya berjudul AWARA. Film India, kita tahu, tak hanya berisi cerita, tapi lebih-lebih musik dan goyangannya yang khas. Orang Surabaya, Jakarta, Bandung, Medan, dan kota-kota besar pun demam artis India.

Mau tak mau, irama India pun terserap ke musik melayu 'klasik' tanah air. Nah, lagu melayu bercampur India ini kemudian menjadi cikal bakal dangdut. Bagaimana dengan OM Sinar Kemala pimpinan A. Kadir? "Kami ikut terpukul gara-gara terjadi perselisihan antara Remaco dan Golden Hand," cerita Pak Malik.

Biasa, produser rekaman [pedagang] bertikai soal nafkah. Rebutan artis top yang bisa mendatangkan uang banyak. Apa boleh buat, OM Sinar Kemala yang legendaris pun pecah. Para personel yang hebat-hebat, matang, keluar dan bikin orkes-orkes baru.

Orkes pecahan Sinar Kemala antara lain OM Sinar Mutiara [pimpinan Fouzi], OM Awara [pimpinan S. Achmadi], OM Permata [pimpinan Mono Sanjaya]. "Penyanyi A. Rafiq pindah ke Jakarta dan mendirikan A. Rafiq Group," tutur Pak Malik Bz.

Malik Bz., penulis lagu paling produktif saat itu, juga pemain akordeon dan piano OM Sinar Kemala, pun mengaku diajak pindah atau bergabung dengan orkes lain. Atau, bikin orkes sendiri yang dijamin laku. "Tapi saya tidak mau. Saya tetap bertahan bersama OM Sinar Kemala," tegas Pak Malik.

Orkes-orkes pecahan Sinar Kemala ini, kita tahu, dalam waktu singkat menarik perhatian masyarakat Indonesia. OM Awara dengan Ida Laila-nya mencetak puluhan album dan kondang di kampung-kampung. Siapa sih yang tak kenal Ida Laila, yang diorbitkan A. Kadir dan OM Sinar Kemala?

A. Rafiq bikin heboh dengan gaya melayu Indianya, plus celana khasnya: celana a. rafiq. Itu lho celana panjang yang kakinya besar nian. Goyangan A. Rafiq pun menjadi trade mark-nya sampai sekarang.

Pada saat itu A. Kadir, A. Malik Bz. dan beberapa personel OM Sinar Kemala mencoba bertahan dengan idealisme bermusik melayunya. Tapi waktu jugalah yang akhirnya menghentikan riwayat OM Sinar Kemala.

"Dunia rekaman kita nggak karuan karena dikuasai oleh orang-orang yang mata duitan. Bikin lagu bukan untuk seni, tapi semata-mata uang. Contek lagu India dan lagu-lagu luar menjadi hal biasa. Seniman karbitan merajalela. Saya selalu dipaksa ikut arus industri, tapi nggak mau," ujar Pak Malik Bz.

Pada tahun 1985 Bapak A. Kadir, pendiri OM Sinar Kemala, salah satu pelopor musik melayu di Indonesia, meninggal di rumahnya Jalan Ampel Cempaka 30 Surabaya. OM Sinar Kemala pun wassalam....

DAFTAR PERSONEL OM SINAR KEMALA

Ghozali [pembawa acara]
Ida Laila [penyanyi]
Nur Kumala [penyanyi]
Munif Bahaswan [penyanyi]
Khadam [trombone]
Piek Nyoo [penari]
Fouzi [penggembira]
Ellya Khadam [penyanyi]

A. Kadir [pemimpin, suling, tabla]
Yohana Satar [penyanyi]
Wakhid [gitar]
Saleh [trumpet, klarinet]
Salim [pelawak]
Abubakar
Muhammad Degel [kendang]

A. Malik Bz. [akordeon, piano]
A. Karim [tamborin]
Umar [penyanyi]
Said Efendi [penyanyi]
Fuad [marakas]
Husein [akordeon]

Pemain biola : 12 orang.

Pembuat orkestrasi [music arranger]:

Suyanto
Andi Saifin
Kanan [Kepala RRI Surabaya]
Marzuki [RRI]
Urip Santoso
Sofyan



52 comments:

  1. Ass.
    Saya sedang mencari catatan tentang orkes melayu bukit siguntang pimpinan Abdul Chalik, Saya adalah cucu dari anak ke 11 Bapak Abdul Chalik.
    Karena sering sekali karya cipta beliau ditulis atas nama orang lain.
    Apakah ada yg bisa membantu ?? Harap kirim email ke : vhetrie@hotmail.com.
    terimakasih
    Wassalam
    Fitri

    ReplyDelete
  2. Salam.
    OM Bukit Siguntang itu legendaris, luar biasa. Tapi saya tidak punya banyak informasi tentang almarhum Bapak A. Chalik. Di Surabaya/Sidoarjo saya hanya paham OM Sinar Kemala, grup yang terpaut beberapa tahun setelah OM Bukit Siguntang.
    Saya yakin teman2 kolektor musik lama, pemerhati sejarah musik, tahu banyak Bukit Siguntang. Sebab, saya pernah baca bahasan beberapa kali di harian Kompas. Gitu aja Fitri.
    Terima kasih sudah baca blog saya.

    ReplyDelete
  3. Yang terhormat Lambertus L. Hurek,

    Saya baru baca cerita yang anda menulis tentang A Kadir di Blog Orang Kampung. Hebat! Sebagai professor dan peneliti musik di Universitas Pittsburgh Amerika (Pittsburgh, Pennsylvania) saya tertarik pada dangdut dan lagi menyusun buku tentang sejarah dangdut. Inilah profil saya:

    http://www.music.pitt.edu/faculty/weintraub.html

    Kami memdirikan band dangdut yang bernama ³Dangdut Cowboys²:

    http://www.youtube.com/watch?v=pM50TfMd8pA

    http://www.youtube.com/watch?v=o9J9iOwguJE

    Sejak tahun 1985 saya tertarik pada seni budaya Indonesia. Hasilnya artikel dan buku, kebanyakan mengenai seni Sunda:

    http://www.ohioswallow.com/book/Power+Plays

    Artikel yang saya pernah menulis tentang dangdut adalah:

    Dangdut Soul: Who are 'the People' in Indonesian Popular Music?
    http://www.informaworld.com/smpp/content~content=a759282066~db=all~order=pag
    e

    Tahun yang lalu saya di Jakarta, Bandung, dan Medan untuk mengumpulkan data tentang buku tersebut tapi tidak sempat ke Surabaya. Sebenarnya saya akan
    berada di Surabaya tgl. 14-17 Juli untuk menyelesaikan studi. Saya ingin memperdalam studinya tentang kontribusi Sinar Kemala dan A. Kadir pada dangdut. Pernah saya mewawancarai Munif Bahasuan, A Rafiq, dan Ellya Khadam
    di Jakarta. Apakah personel OM Sinar Kemala masih ada di Surabaya atau kota lain di Jatim?

    Selain itu, saya tertarik pada pengalaman Labertus di dunia dangdut. Apakah Flores punya dangdut? Apakah orang Indonesia beragama Kristen suka dangdut?

    Terima kasih sebelumnya,

    Andrew Weintraub
    Professor of Music
    University of Pittsburgh

    ReplyDelete
  4. Terima kasih Profesor,
    Jawaban lewat e-mail dan diskusi langsung di Surabaya. Selamat meneliti musik dan budaya Indonesia.

    ReplyDelete
  5. saya sedang mencari lagu22 nya om sinar kemala tolong bantu saya mencari kasih link donk? terika kasih.

    ReplyDelete
  6. Saya tidak punya link di jagat maya. Tapi Lokananta, perusahaan rekaman tertua yang bermarkas di Solo, merilis ulang dua album OM Sinar Kemala. Dalam format kaset.

    Anda bisa cari di toko-toko kaset/CD di kota Anda. Atau, ehmm.. bisa belusukan di lapak-lapak kaset lama. Terima kasih.

    ReplyDelete
  7. bagus banget. aq dapet byk info dr blog anda. salam.

    ReplyDelete
  8. Kalau mau menanyakan alamat OM. Sinar Kemala dan mau pesan lagu-lagunya ada yang bisa kasih tahu.
    081385009663 (Anto-Belige)
    087878822246

    ReplyDelete
  9. saya terkejut sekali
    orkes kakek saya diulas..trims lambertus

    ReplyDelete
  10. Sama2 Mas Amir, yang ternyata pemusik, ikut jejak sang kakek.

    OM Sinar Kemala itu salah satu tonggak penting dalam sejarah musik rekaman di Indonesia. Jadi, memang sangat layak diulas, bahkan perlu dibukukan. Prof. Andrew Weintraub dari USA bahkan merasa perlu datang ke Surabaya, bertemu para personel OM Sinar Kemala, untuk sebuah proyek besar penulisan buku perjalanan musik kita.

    Sering kali orang luar lebih menghargai kekayaan musik kita. Salam musik!

    ReplyDelete
  11. oh ya mas Lambertus,,apa ada biografi ttg sinar kemala yg lain??
    dan bolehkah saya posting ke blog saya,,
    biar anak2 muda sekarang tau sejarah musik
    melayu,,dari tahun 1954,,soalnya banyak yg
    kurang mengerti mas.trima kasih sebelumnya.

    ReplyDelete
  12. Hai Friendz, mungkin saja ada catatan tentang OM Sinar Kemala, tapi saya kurang tahu. Boleh saja diposting di tempatmu, dengan catatan tulis "sumber: hurek.blogspot.com".

    Kalau memang tujuannya untuk memberi pemahaman tentang musik melayu dan perkembangannya, saya pasti dukung. Terima kasih.

    ReplyDelete
  13. salut, masih ada diskusi dgn thema langka OM, radio dangdut TPI (97,1 FM) juga punya acara GULA oleh bang jack n bang oji lumayan sambil nostalgiaan juga banyak info seputar musik melayu n dangdut

    salam
    darwis

    ReplyDelete
  14. salam kenal semua... dangdut never die!!!!

    ReplyDelete
  15. orkes melayu masa lalu memang bagus2. syairnya berisi nasihat, gak sembarangan.

    ReplyDelete
  16. Kalo Pingin Punya Lagu Lagu OM Sinar Kemala Bisa Hub Saya,Saya Punya Filenya MP3 Di Kasih Langsung ma Bang Malik BZ,kan saya tetangganya mulai lagu air mata kekasih sampai terimalah........atau kunjungi di

    //dangdutonline.ning.com/profile/zulfiqararroisy udah saya upload sebagian jadi bs di dengarkan.....kalo pingin file MP3 nya bs hub saya di nomer 031 70083559 Ato 85645113868

    ReplyDelete
  17. bang hurek mohon ijin untuk mengcopy Tulisan yang berjudul "mengenang A.Kadir OM Sinar Kemala"

    ReplyDelete
  18. Monggo Mas, silakan dikopi agar OM Sinar Kemala yang legendaris itu bisa dikenal lebih luas. Jangan lupa tulis sumber: http://hurek.blogspot.com atau namaku sebagai penulis.

    Semoga sukses. Salam musik! Hidup musik melayu!!!

    ReplyDelete
  19. sukses untuk orkes melayu!!!!

    ReplyDelete
  20. Dimana ya bisa mendapatkan lagu2 OM Sinar Kemala ?

    ReplyDelete
  21. Mau nanya, dimana ya bisa mendapatkan lagu2 OM Sinar Kemala, terutama mp3 nya ?

    ReplyDelete
  22. bagi para pecinta OM Sinar kumala bisa gabung di facebook

    ReplyDelete
  23. Lagu OM Sinar Kemala bisa di download di Blog Dangdutsonata.blogspot.com

    kalau pingin kasetnya bisa di beli di jalan sasak gunting 27 surabaya toko A.KAdir
    satu set isi 10 kaset harganya 150 ribu

    ReplyDelete
  24. maaf mas sekedar unek2 difikiran saya(sekedar koreksi)
    Saya senang dan berkecimpung di dunia dangdut
    mulai tahun 1970an sampai sekarang
    seinagat saya dan berdasar data yang saya miliki baik cassette maupun Piringan Hitam
    Munif bahaswan,Khadam,Ellya,Juhana sattar tidak terlibat di OM Sinar Kemala,mereka ada di Jakarta dan bergabung dengan OM Kelana Ria(mungkin ada nama yang sama,saya tdk tahu) OM Permata bukan pimpinan Mono Sanjaya tapi pimp m.Su'udin (ALM)diteruskan oleh Ny Lies Su'udin(sekarang sdh ALMH)sedangkan Mono Sanjaya adalah Arrangement di awal rekaman OM Permata
    Pecahan OM Sinar Kumala yang sempat menghasilkan rekaman adalah:A.Rafiq(OM El Rafiqah/El Rafiq) OM Sinar Mutiara pimp Fauzi bukan Fouzi,OM Awara,kalau boleh dimasukkan OM Bulan Purnama pimp A.Fad'aq

    ReplyDelete
  25. Sampean benar, Mas. Munif, Ellya Khadam, Juhana... tidak gabung OM Sinar Kemala, tapi beberapa kali diajak konser bareng. Itu informasi yang saya dapat dari Abah Malik Bz.

    Saya senang mendapat masukan berharga dari Anda. Salam musik dan sukses terus!!!

    ReplyDelete
  26. teman2 yang butuh lagu2 OM Sinar Kemala, mashabi, elya khadam, a rafik, OM purnama, ya mis mis, lilis suryani, dll lagu2 melayu tahun 60-70an rekaman asli dari piringan hitam, bisa pesan di saya no HP 081 231 077 214 (mas nur lamongan)

    ReplyDelete
  27. Buat Mas Nur Lamongan Berapa Harga Semua Albun Kenangan mohon Krim Lewat Email Saya abufatims@yahoo.com

    ReplyDelete
  28. Saya juga memiliki kaset "Mengenang A. Kadir",dan hampir setiap malam saya putar, ini karena benar2 mengingatkan saya dimasa kanak2 di sebuah wilayah terpencil (DAHA, HSS, Kalimantan Selatan). Pada masa itu jika ada orang kawin, selalu menggunakan corong TOA, sehingga lagu2 tsb bisa terdengarkan dari mana saja, bahkan ketika kami sedang mandi berenang di sungai.Seingat saya lagu keagungan Tuhan, Pengantin baru dll dikampung sy diputar sekitar th 1970 atau 1971.Piringan hitamnya bergelombang, dan pemutarnya di engkol, ha ha ha.

    ReplyDelete
  29. (meneruskan komentar sy sebelumnya) ..Lagu "Pengantin baru" biasanya diputar pada saat untuk pertama kalinya pengantin disandingkan, boleh dikata lagu tsb sudah merupakan bagian dari acara penyandingan pengantin di kampung saya di Kalimantan mada masa itu. Sekarang saya tinggal di Jakarta, dan asal tau saja, jika anda ke Jakarta, cobalah setel radio apa saja di gelombang AM , setiap malam, anda akan menemukan lagu2 lawas A.Kadir, Ida Layla, Elya Khadam, Joana satar, A. Rafik dll (Khairul Yani)

    ReplyDelete
  30. KISAH CINTA MUNIF BAHASWAN DAN ELLYA KHADAM
    Hanya dikalangan musisi Surabaya saja yang tau kisah cinta mereka,.....dan ketika Munif harus pergi jauh meninggalkan tanah air dalam waktu yg lama...,muncullah lagu yg sangan fenomenal dari Ellya Khadam berjudul "Pergi tanpa pesan" sbb :
    Kemanakah....akan kucari.....gelap terasa dunia ini.....bagai tiada..... matahari dst. Dan sepulangnya Munif dari Amerika, kedua insan tsb sekitar th 2005 sempat dipertemukan oleh Anita Rahman ( dalam sebuah acara khusus di TVRI). Anita bertanya kepada Munif; bagaimana menurut anda Elly Khadam yg sekarang ? Munif tanpa ragu menjawab, kalau dulu dia Anggur, maka sekarang dia adalah Kismis (Anita menimpali,..berarti lebih manis kan...? Ellya Khadam pun tersipu malu.~ Begitulah " a little love story, the hidden story of Ellya Khadam"

    ReplyDelete
  31. diamana saya bisa mendapatkan lagu2 sinar kemala?? ada yang tahu???? adam

    ReplyDelete
  32. silahkan kontak sang kolektor( mas nur). sinar kemala lengkap. 081 231 077 214.

    ReplyDelete
  33. saya pernah pesan lagu2 snr kemala, di mas nur lengkap dan bagus suaranya ini kontk prib. 081 231 077214

    ReplyDelete
  34. diatas ada, mas nur. coba lihat koment. terdahulu.

    ReplyDelete
  35. sdr. bisa lihat/ cari koment. di atas. atau buka blok. NOSTALGIA LAGU POP MELAYU.

    ReplyDelete
  36. ada yang punya gambar aslinya M.Mashabi?
    tolong email saya ya..

    muhammadsafari2212@gmail.com

    ReplyDelete
  37. mas pengelola situs, kami snang bnget dg konten anda, tp ada gk mas album sinar kemala ya nabi salam yg brbentuk MP3??? ituloh mas diantarany alagunya brjudul indonesia nan jaya, bunga hati dsb. itu uda langkah mas, saya cr2 kpghujung dunia gk ketemu

    ReplyDelete
    Replies
    1. gambus skmala, indonesia jaya, seniman jaya,bunga hati dll.
      saya ada, tidak dijual bisa berbagi .
      saya cari lagu snr kmala mungkin berjudul pengantin baru yang syairnya" marilah bersama, senandung ria, diiringi orkes sinar kemala dari surabaya...." dst.
      cp 082335790575

      Delete
  38. saya ada album itu lengkap, tidak dijual, hnya ongkos kirim dan ganti copy saja.

    ReplyDelete
  39. OM SINAR KEMALA pimpinan A. Kadir sangat fenomenal pada jamannya. Walaupun saya tidak "menangi" jaman itu, saya termasuk orang yg berbangga hati karena OM SINAR KEMALA sempat menghibur undangan pada resepsi pernikahan Abah dan Ummi saya di Pasuruan pada tahun 1969 silam. Orkes Melayu itu didatangkan oleh Jid (kakek) saya. Menurut cerita orang2, penonton membludak waktu itu, karena mendapatkan hiburan gratis dari orkes melayu yg fenomenal.

    ReplyDelete
  40. iya mas, saya kepingin albm. lagu itu.....di nomor tlp berapa saya harus mengontak ? tolong infonya (bisa sms ke 085233297325)saya siap dan sanggup menanggung dana beban, .....termasuk ongkos kirimnya.....

    ReplyDelete
  41. Saya sekarang mencari lagu-lagu dari A Kadir (OM Sinar Kemala), terutama sekali lagu "Senyumlah", sudah 45 tahun saya tidak mendengar lagu itu lagi

    ReplyDelete
  42. Assalamualaikuummm.. sobat dan saudaraku .. kita rupanya kelompok penggemar lagu-lagu lama. Saya sudah 20 tahun lebih berburu lagu-lagunya Sinar Kemala yang original, tapi baru dapat sekitar 27 lagu. bisakah saya memesan lewat mas nur ? atau siapa saja yang tahu .............

    ReplyDelete
  43. mendengar alunan Sinar Kemala, kembali ke 40 tahun lalu. teduh, damai, tenang. Jauh berbeda dg lagu2 sekarang. jorok, picisan, tidak mengandung nilai petuah dan pendidikan. SALAM HANGAT untuk teman2 pecinta Musik Melayu Indonesia .. !!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mohammad Royani, Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah11:35 AM, January 26, 2014

      Betul sekali Sobat, hati ini kadang ingin tertawa kadang ingin menangis bila mendengar lagu2 melayu lama, tapi semua itu karena liriknya yang kadang lugu lucu di sisi lain ada lagu yang liriknya sangat menyentuh, kebetulan saya punya grup OM "Kenangan Masa" yang selalu membawakan lagu2 melayu lama dan kebetulan saya sebagai salah satu anggota grup tsb. Lagu2 yang sudah dan sering kami bawakan antara lain,

      OM "Sinar Kemala" :
      1. Kisah Nan Lalu
      2. Pengembara
      3. Pengantin Baru
      4. Di Lembah Duka
      5. Menanti Janji
      6. Ingkar Janji
      7. Pujaan Hati
      8. Kembalilah Kekasihku
      9. Dan Lain-Lain

      Delete
  44. Mas Nur, apa bisa saya beli dari penjenengan ?
    Pak Imam - Pandaan Pasuruan

    ReplyDelete
  45. Saya kepingiiiin punya lagu-lagu Sinar Kemala yang lengkap. Bisa saya beli dari mas Nur ?

    ReplyDelete
  46. Mohammad Royani, Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah11:22 AM, January 26, 2014

    Saya salut dan senang sekali dengan temen2 yang udah bergabung di "hurek punya blok" ini, terus terang saya sangat terbantu dengan silaturahim lewat blok ini. Kami yang tinggal di kota kecil "Bumiayu" kabupaten "Brebes" Propinsi "Jawa Tengah" sebetulnya sudah cukup lama bermain dan bergabung di grup musik "OM Kenangan Masa" khusus membawakan lagu-lagu melayu. Membaca blok ini kami terus terang terharu sekaligus bangga, ternyata masih banyak temen2 yang masih mau dan eksis dengan lagu2 melayu yang merupakan cikal bakal berkembangnya musik di bumi nusantara ini.
    Lewat blok ini saya mau minta tolong, barangkali diantara temen2 ada yang punya lagu melayu yang berjudul "LUBENA" grup OM yang membawakan lagu ini saya lupa, dulu pernah punya kasetnya setelah lama ngga diputar isinya udah berubah, sekali lagi bila ada temen2 yang punya dan bersedia meng upload saya sangat berterima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak usah beli Pak Imam atau teman2 lain. Gratis. Datang saja ke rumah di Lamongan, beri no hape anda nti tak bell. untuk alamatnya.
      Mas Nur.

      Delete
  47. Trims buat semuanya yg masih mencintai dan mengagumi lagu-lagu O.M Sinar Kemala..

    ReplyDelete
  48. Musik indah dan enak akan selalu dikenang sepanjang masa..OM Sinar Kemala

    ReplyDelete
  49. om sinar kemala oh bener2 pelopor dangdut salam melayu

    ReplyDelete