15 July 2007

Melodi dan Brian Juara BRTN 2007


Melodi, juara satu BRTN 2007 jenis pop asal Jakarta.

Sabtu, 14 Juli 2007

Selusin finalis jenis hiburan tampil dalam grand final Bintang Radio Tingkat Nasional 2007 di Taman Surya, Surabaya. Mereka diiringi big band berkekuatan 27 orang dengan dirigen Amir Katamsi [Jakarta].

Inilah pemenang BRTN 2007:

PEREMPUAN

1. Melodi, Jakarta.
2. Ervina Nuriaty Simarmatha, Bogor.
3. Putri Arnita Avanti, Bandarlampung.

4. Desy Natalia Rumsarwir, Sorong.
5. Cut Ika Liana, Banda Aceh.
6. Tri Novia Septiani, Malang.

LAKI-LAKI

1. Brian Prasetyoadi, Jogjakarta.
2. Ida Bagus Surya Kastawa, Denpasar.
3. Falantino Eryk Latupapua, Ambon.

4. Ayub Kamengan, Kupang.
5. Zigo Bestova, Padang.
6. Rachmat Hidayat, Makassar.



Di malam final, Melodi membawakan 'Gantung' karya Melly Goeslaw. Cocok dengan karakter Melodi yang lincah, dinamis, ceria. Penguasaan panggung dan vokal boleh dikata sangat baik.

"Sejak babak final pertama, Melodi memang sudah unggul. Jadi, wajarlah kalau dia menang," ujar Kistoro, wartawan RRI Surabaya, yang juga panitia BRTN 2007, kepada saya.

Tapi saya sendiri menjagokan Ervina [Bogor]. Saya nilai materi vokal Ervina matang, punya ruang resonansi yang dalam, sehingga nada-nada lagu berasa mantap. Meyakinkan! Ervina pun tak kesulitan menyanyikan 'Aku Baik-Baik Saja' dari Ratu.

Mau bilang apa? Putusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat. Perolehan nilai Melodi dan Ervina berbeda sangat tipis. Melodi 1.016, Ervina 1.014. "Terus terang, dewan juri berdebat keras karena kualitas peserta bagus-bagus. Jadi, nilai mereka sangat ketat," kata Iga Mawarni, anggota dewan juri.

Di sektor laki-laki, Brian Prasetyoadi memang berhak menjadi juara pertama. Penyanyi asal Jogja yang membawakan 'Dealova' ini memang oke. Dia punya saingat berat, Ida Bagus Surya, dari Bali. Hanya saja, seperti diingatkan Titiek Puspa, Brian harus 'menemukan diri sendiri' agar tidak menjadi bayang-bayang penyanyi yang lagunya dibawakan.

"Repotnya peserta lomba nyanyi pop di Indonesia memang sulit melepaskan diri dari penyanyi asli. Nah, kalian harus punya ciri khas," pesan Iga Mawarni.


Sayang sekali, malam itu saya tidak bisa wawancara dengan Melodi, gadis Jakarta yang saya perkirakan punya prospek cemerlang di dunia hiburan kita. Saya hanya bisa foto dia di bawah panggung. Lalu, Melodi foto bareng teman-temannya, kerabat, dewan juri.

Salaman ke sana ke miri, cium pipi kawan-kawannya, dapat ucapan selamat, dan seterusnya. Tak ada waktu untuk bicara dengan bloger kampung. Hehehe....

"Kalau nggak salah Melodi itu kuliah di London School di Jakarta. Sekarang baru semester dua," ujar seorang perempuan paro baya yang mengaku masih kerabat dekat Melodi. Tapi, ya, susah... tidak bisa saya verifikasi langsung ke Melodi.

Tak hanya Melodi, para pemenang BRTN 2007 ini pun sibuk sendiri-sendiri usai penyerahan hadiah. Saya hanya bisa bicara banyak dengan peserta yang kalah alias juara harapan. Lha, buat apa ditulis?

Bens Leo, anggota dewan juri, seperti biasa, melayani wawancara saya dengan senang hati. Kepada wartawan senior dan pengamat musik industri ini saya tanya prospek para pemenang BRTN, khususnya Melodi. "Oh, bagus. Melodi dan beberapa finalis punya potensi dan kualitas," kata Bens Leo.

Bens meminta Melodi dan Brian segera mempersiapkan diri mengikuti Festival Lagu Klasik Nusantara di Kuala Lumpur, Malaysia, September 2007. Festival ini melibatkan empat negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Bens Leo optimistis Melodi bakal berjaya di negara jiran tersebut.

"Kalau mau jujur, sekarang ini industri musik di Malaysia sedang ketar-ketir dengan penyanyi atau band Indonesia," ujar Bens Leo.

Malam itu, saya pulang dengan lega. Kenapa? Baru kali ini ada wakil Nusa Tenggara Timur, kampung halaman saya, yang lolos ke grand final meski 'hanya' juara empat alias harapan satu.

"Beta bersyukur kepada Tuhan yang sudah kasih kesempatan kepada beta untuk ikut BRTN dan lolos sampai ke Surabaya. Sonde apa-apa kalau sekarang beta hanya nomor empat," ujar Ayub Kamengan, yang mengaku biasa menyanyi di gerejanya di Kupang.

4 comments:

  1. bgm perkembangan para juara bintang radio? apa ada yg sukses????

    ReplyDelete
  2. Brian P. sekarang gantiin pongky di jikustik

    ReplyDelete
  3. Tonton dan saksikan sendiri "Brian 'Jikustik' & Valentine Dunam - Meski Tak Lama" di YouTube http://youtu.be/dfNRjq0Zqyo

    ReplyDelete