11 June 2007

Alfian, Semalam di Cianjur




Saya pertama kali mendengar lagu karya Alfian dari Band Diana pada pertengahan 1980-an. Saat masih bau kencur, kurang paham musik dan kehidupan.

Band Diana paling top di Larantuka, ibukota Kabupaten Flores Timur, di masanya. Valens Fernandez, salah satu pemusiknya, guru saya di sekolah menengah pertama di kota itu. Dia bisa main musik apa saja dan suaranya pun bagus.

Pak Valens, juga pemain bola hebat, sangat berpengaruh di Band Diana. Lagu Semalam di Cianjur hampir pasti selalu dimainkan band spesialis pengisi hajatan pernikahan itu. Semalam di Cianjur berasa segar, dinamis, melodius, tapi tidak cengeng.

Biasanya dibawakan dengan gaya yang jazzy. Improvisasi bisa dilakukan di beberapa bagian.

Kan kuingat di dalam hatiku
Betapa indah semalam di cianjur
Janji kasih yang t'lah kau ucapkan
Penuh kenangan yang tak kan terlupakan

Tapi, sayang, hanya semalam
Berat rasa perpisahan
Namun ku telah berjanji
Di suatu waktu kita bertemu lagi


Lagunya pendek, hanya delapan kalimat lagu. Sederhana. Tak pakai kata-kata puitis. Bercerita. Apa adanya. Tapi justru inilah kelebihan 'Semalam di Cianjur'. Ia tumbuh menjadi karya paling hit dari almarhum Alfian Harahap atau kerap juga disebut Alfian Nasution.

Alfian lahir di Binjai, Sumatera Utara, 27 April 1943, dari pasangan Siti Chodijah Nasution dan Zaenal Abidin Harahap. Alfian mulai menunjukkan bakat nyanyi pada usia 20 tahun. Ia kerap mencontoh gaya Elvis Presley, Cliff Richard, dan Pat Bone, yang digandrungi anak-anak muda pada 1960-an.

Yah... sampai sekarang memang tak ada rumus sebuah lagu bakal menjadi hit atau biasa-biasa saja sehingga dilupakan orang. Pada akhirnya masyarakat, penggemar musik, yang menentukan. Masyarakat beda dengan juri yang menilai karya musik dengan berbagai pendekatan akademis nan rumit.

Masyarakat sih sederhana saja. Lagu ini enak tidak? Nyambung di telingakah? Berkesan?

Yang pasti, almarhum Alfian menyanyi dengan hati. Dia pakai vibrasi [getaran suara], dibuat manis... khas Alfian. Suara baritonnya membawa nuansa sejuk.

Sayang, saya belum pernah bertemu Pak Alfian secara langsung dan menikmati konsernya. Ia meninggal pada 11 Januari 1992 karena penyakit jantung dan diabetes. Karena itu, catatan ini hanya mengandalkan sumber sekunder berupa beberapa rekaman Alfian, khususnya 'The Best of Alfian', serta komentar beberapa penyiar radio spesialis 'tembang kenangan' di Surabaya.

Oh, ya, sampai sekarang suara Alfian masih kerap muncul di radio-radio swasta macam Wijaya FM, MTB FM, Merdeka FM, Giga FM.... Biasanya, ya, lagu 'Semalam di Cianjur, Senja di Kaimana, Sebiduk di Sungai Musi [kerap dibawakan Tantowi Yahya dalam gaya country], Hadiah Ulang Tahun, Teringat Selalu, Merantau, Diam-diam Jatuh Cinta, Teluk Bayur'. Tapi the top requiest di Jawa Timur, ya, tetaplah 'Semalam di Cianjur'.

Pada usia 20-an tahun Alfian sudah menulis lagu seperti 'Terkenang Ibu', 'Relakan', 'Di Mana Kasih'. Bermodalkan kemampuan olah vokal dan menulis lagu, pada 1964 Alfian merantau ke Jakarta. Lalu merekam suara emasnya di PT Remaco, perusahaan rekaman [label] terkenal masa itu.

Debut perdananya dengan album 'Senja di Kaimana' [ciptaan Surni Warkiman] sangat sukses. Lagu lain 'Sebiduk di Sungai Musi', 'Senja di Pantai Sanur'. Setahun kemudian, 1965, Alfian meraih beberapa penghargaan, termasuk dari Radio Republik Indonesia [RRI]. Pihak Remaco kian bersemangat merekam suara Alfian.

Masuk lagi di studio rekaman, Alfian secara spontan menulis lagu Semalam di Cianjur. Dia tulis apa adanya di studio. Eh, justru lagu inilah yang mengangkat namanya di Indonesia serta negara-negara tetangga. Pihak Singapura, Philips, menawari Alfian bikin album bareng Tety Kadi.

Di puncak kepopuleran, Alfian menikahi Endang Irawati pada 1968. Mereka dikaruniai empat anak, yakni Tonny, Alfian, Yanti, Erry, Alfiriza. Si sulung Tonny belakangan membawakan lagu-lagu papanya. Suaranya mirip sang ayah, meski tak sama. Cengkok dan vibrasi ala Alfian, menurut saya, tetap sulit ditirukan.

Pada awal 1970-an musik pop Indonesia dikuasai grup-grup band baru macam Koes Bersaudara [Koes Plus], Panbers, D'Lloyd... yang menawarkan warna baru. Maka, penyanyi-penyanyi solo, termasuk Alfian, meredup.

Alfian memilih lengser dari studio rekaman dan dunia nyanyi dan bekerja di PT Bonded Warehouse Indonesia di kawasan Tanjungpriok, Jakarta. Alfian jadi pengawas bongkar muat kapal yang masuk. Karena pekerjaan ini tidak mengenal waktu, Alfian praktis tidak bisa menyisihkan waktu untuk menyanyi.

Malang tak dapat ditolak, pada 1978 Alfian mengalami kecelakaan lalulintas. Naik sepeda motor, Alfian menambak bus di Senayan, tepat di depan gedung parlemen. Dia pun kapok naik motor. Eh, beberapa saat kemudian Alfian menalami nahas yang sama gara-gara dibonceng temannya naik motor.

"Kakinya masuk di jari-jari motor sehingga tidak bisa berjalan. Kaki kirinya patah. Alfian harus istirahat total selama dua tahun," saya kutip dari catatan album 'The Best of Alfian'.

Pada 1980, setelah sembuh, Alfian diajak sebuah label sebagai koordinator dan supervisor penyanyi baru. Alfian juga merekam lagu-lagu lamanya di tiga album. Pada 1990 Alfian bersama temannya, Iwan Setia, bikin perusahaan rekaman yang menggarap cover version.

Mereka sempat bikin 30 album. Kesibukan Alfian akhirnya tamat setelah dipanggil Tuhan pada 11 Januari 1992. Tonny Alfian, anak sulung almarhum, kemudian berupaya meneruskan jejak ayahnya di blantika musik Indonesia dengan memperkenalkan 'The Best of Alfian'.



Beberapa nomor hit Alfian:

1. Semalam di Cianjur by Alfian
2. Sebiduk di Sungai Musi by Zaenal Arifin
3. Hadiah Ulang Tahun by S. Warno
4. Senja di Kaimana by Surni Warkiman
5. Yang Ditinggalkan by Surni Warkiman
6. Semalam di Kota Bogor by Jessy Wenas
7. Teringat Selalu by A. Riyanto
8. Merantau by Yasir Syam
9. Kasih Ibu by S. Warno
10. Teluk Bayur by Zaenal Arifin
11. Musafir Cinta by Zaenal Arifin
12. Diam-diam Jatuh Cinta by Jessy Wenas
13. Anna by Alfian
14. Di Mana Kasih by Alfian
15. Relakan by Alfian
16. Selembar Kisah by Alfian
17. Sungai Kahaya by Alfian
18. Terkenang Ibu by Alfian

15 comments:

  1. Hai...saya juga penggemar Alfian, Saya dari Palangkaraya, Kalteng. Sewaktu Alfian berkunjung ke Kalteng beliau menciptakan lagu "Ditengah Sungai Kahayan", namun lagu itu raib dari koleksi saya, bisakah anda membantu baik lirik maupun MP3nya?, harap kirim ke ma2n25yahoo.co.id, maksih.

    ReplyDelete
  2. Salam..
    saya peminat Alfian dari Perlis, Malaysia. lagu dendangan beliau iaitu Sahlawati begitu populer di Malaysia sekitar awal tahun 70-an dahulu.
    Tahniah dan berbanyak terima kasih kepada saudara kerana menulis tentang Alfian..

    ReplyDelete
  3. Bung Azmi Ahmad,
    Terima kasih sudah menulis komentar di blog saya. Alfian ternyata diminati teman-teman di Perlis, Malaysia.

    Salam dari Surabaya.

    ReplyDelete
  4. Saya dalah peminat Alfian dari Melaka Malaysia. Sejak tiga tahun dahulu saya cuba layar dalam internet untuk mengenali armahum Alfian dan cuba mendapatkan koleksi hit Alfian, namun begitu baru sekarang saya mendapat. Terima kasih dan tahniah kerana membuat satu blog khusus untuk Alfian, moga Allah mencucuri rahmat kepada beliau. Saya mohon sekiranya ada sesiapa boleh mendapatkan saya lagi hit Alfian Dimana Kasih dalam mp3

    ReplyDelete
  5. waktu tahun 65-66 band kami kuantamer(singakat the quita =5 + Amer sebagai peminpinya) merekan pertama @lagu alfian di dapur rekaman REMACO, lagu seperti semalam di cianjur,sejadi Kaimana etc, hambir lagu2nya masuk tangga ter-atas pada th 66 akhin sya Amer melanjutkan studi di Jerman, maka bubar band kami, saya lihat ada yang mengambil alih Band Kuantamer tanpa ijin saya mendonbleng nama yang sudah terkenal Band kami pun menbuat rekaman dengan penyany lilis suryan, Manopo bersaudara, Novel,dll yang lagu2nya selalu terkenal, demikian lah sedikit cerita sekelumit dari Band kami.

    ReplyDelete
  6. lagu-lagu Alfian berjudul Salawati sering diputar di Radio Klasik Fm Kuala Lumpur.sebuah stasiun radio Kerajaan yang khusus memutar lagu-lagu lama.Acara topnya MKI,Masihkah Kau Ingat jam 13.00-15.00

    ReplyDelete
    Replies
    1. wow, luar biasa pengaruh lagu-lagu almarhum Alfian hingga ke Malaysia. Salam muzik untuk tuan dan puan di negara jiran.

      Delete
  7. Senang sekali ketemu blok ini,saya ingin tahu profil,biodata serta foto-penyanyi lawas,seperti Syam Saimun,Syamsul Bahri,Hasnah Tahar,dan penyanyi-penyanyi era 50-an.

    ReplyDelete
  8. Saya punya kaset alfian yang ada lagu ditengah sungai kahayan...sayang saya nggak tahu bagaimana menggandakannya ..karena tape double deck saya rusak di bagian deck record dubbingnya ..kalau ada rekan rekan di bandung yang pingin mengcopynya mungkin bisa kontak saya

    ReplyDelete
  9. antony van oenoeng3:38 PM, September 07, 2012

    luar biasa... alfian memang sangat luar biasa, suara dan vibrasi nya yang berbeda.. sehingga lagu - lagu yang dibawakan beliau selalu memiliki ciri tersediri. just info saja... Lagu semalam di cianjur, sebenarnya di ciptakan beliau tahun 1963, lagu itu di ciptakan setelah beliau pulang konser di Cianjur tepatnya dalam acara perpisahaan SMA Negeri 1 Cianjur. beliau terpukau oleh kecantikan seorang gadis SMA waktu itu bernama ERNI. kemudian tahun 1964 Alfian kembali manggung di Gedung wisma Karya cianjur dengan membawakan lagu Semalam Di Cianjur..

    ReplyDelete
  10. rurie pribadi harahap12:26 AM, February 18, 2013

    hai alfian itu adalah adek kakek saya,,, kandung...
    saya tau bener crita tentang bliau,
    ,,

    ReplyDelete
  11. selamat sore Rurie saya Atauw Teman baiknya Bang ALFIAN saat kami sama sama Di Studio BILLBOARD dan TONNY pun sering sama di Studio.skrg Tonny sdh Almarhum jadi kami hilang sama sakali kontek mau pun dengan Keluarganya Bang ALFIAN tempo hari saya ke rumah nya Mbk Erawati di Pemulang .kalau boleh tahu Mbk Erawati sekarang alamat tinggalnya dimana ya? karena kami dari BILLBOARD ada perlu dgn MBK Erawati,mohon di kabarin ke hp saya 08994741475-082326989898 sblumnya tak lupa saya ucapkan byk terima kasih atas bantuan nya wslm ATAUW

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih bang Atauw Lolypop, rajanya gitaris rekaman Indonesia, ikut komen dan memberi tambahan informasi di saya punya blog. Semoga bang Atauw sekeluarga tetap sehat dan terus berkarya meskipun industri rekaman musik kita sudah berbeda jauh dengan zaman dulu.

      Salam untuk musisi dan artis2 Lolypop!!!

      Delete
  12. luar biasa almarhum Alfian ini, suaranya tetap dikenang dan membius orang Indonesia. kita sekarang tidak punya lagi seniman musik yg karya2nya bisa bertahan sampai abadi. salut!!!

    ReplyDelete
  13. Alfian adalah satu-satunya penyanyi dari indonesia yang punya kemampuan vocal yang cukup unit. Saya malah dah sekian lama mengkagumi kehebatan beliau.

    Ikhlas dari saya: myzulma@yahoo.com

    ReplyDelete