12 May 2007

Rokok kretek rumahan di Sidoarjo

Sejak dulu Kabupaten Sidoarjo punya 50-an merek rokok tembakan. Dikerjakan oleh industri rumahan, kemasan rokok khas wong cilik ini mendompleng merek-merek terkenal.

Ditilik dari jauh, rokok putih buatan PR Cingkir Mas, Sidoarjo, itu mirip A-Mild produksi HM Sampoerna di Surabaya. Pola warna, logo A-Mild di dalam kotak merah sama persis. Tapi, bila disimak dari dekat, pola aksara dan fon yang dipakai sebetulnya beda tipis.

Mirip tapi tak sama. Rokok 'A-Mild' versi Sidoarjo ini juga pakai banderol. Artinya, ya, tetap bayar pajak. Harganya saja yang berbeda nyata. Kalau A-Mild asli Rp 6.500, 'A-Mild' ala Cingkir Mas Rp 3.300.

Di kemasan, selain ada tulisan merokok dapat menyebabkan serangan jantung dan impotensi, juga sebuah statemen panjang. Semacam visi PT Cingkir Mas memproduksi rokok murah ini.

Begini bunyi pernyataan itu:

"Apabila bicara soal rokok, sama dengan bicara soal obat. Banyak macam obat dijual dengan harga mahal karena kemasan saja. Rasa, aroma, dan isi dari rokok yang di dalam ini sama dengan rokok terkenal yang Saudara kenal. Tetapi dengan penampilan yang sederhana, dan aku adalah ROKOK GENERIK. ROKOK GENERIK merupakan produk kami sebagai terobosan alternatif."

Pernyataan juragan rokok generik ini ditutup dengan tanda tangan CM International. CM singkatan dari Cingkir Mas.

Lucunya, rokok merek lain, masih nembak merek A-Mild yang menamakan dirinya Citra Ramanda juga menyertakan statemen tentang rokok generik tadi. Kalimat, susunan kata, fon, sama persis, hanya beda tanda tangan.

Jelas sekali bahwa rokok putih ini diproduksi oleh pabrik rokok yang sama: PR Cingkir Mas.

Hampir semua merek rokok terkenal punya 'saudara kembar' di Sidoarjo. Gudang Garam dicontek menjadi Gudang Cengkeh, juga oleh PT Cingkir Mas. Kemasannya paling mirip aslinya, sehingga banyak perokok di Sidoarjo terkecoh.

Djie Sam Soe [234] oleh PR Soponyono dipelesetkan menjadi Sam Sam Sam [333]. Gudang Garam Merah ditembak PR Sukses menjadi Kelopo Ijo.

PR HM Yunus lumayan kreatif. Meski bungkusnya mencontek Djie Sam Soe, HM Yunus berani membuat merek Sumo. Gambarnya atlet Sumo khas Jepang, dengan corak berbeda.

"Kalau mau dihitung semua, wah, banyak sekali. Ini masih yang dari Sidoarjo. Belum yang Malang, Bojonegoro, Madiun, rokok-rokok tembakan itu sangat banyak. Saya yang jual saja sampai nggak hapal," kata Mustafa, agen rokok-rokok tembakan di kawasan Sawotratap, Gedangan, kepada saya.

Rokok-rokok rumahan versi Sidoarjo [dan kota sekitarnya, termasuk Sohibul Nikmat produksi Nahdlatul Ulama di Malang] juga banyak dijual di Pasar Larangan, Sidoarjo.

Seperti dalam platform di kemasan 'A-Mild' versi PT Cingkir Mas, menjamurnya rokok generik di Sidoarjo ini tak lepas dari kebutuhan pasar. Para juragan rokok, yang rata-rata berpengalaman dalam bisnis rokok kelas bawah, sangat sadar bahwa penggemar rokok tersebar luas di masyarakat.

Di pihak lain, rokok-rokok produksi perusahaan raksasa (Gudang Garam, Sampoerna, Bentoel, Djarum) kelewat mahal untuk kantung warga kelas bawah. Rokok-rokok terkenal jelas mahal--dan harganya akan terus naik--karena promosi dan iklan yang gila-gilaan. Belum biaya produksi yang menggelembung.

Dus, perlu rokok alternatif untuk pasar kelas bawah. Bagi pengusaha rokok rumahan, dan penggemar rokok tembakan, pada dasarnya rasa rokok itu sama saja. Selama asapnya mengandung nikotin, selama itu pula ada kenikmatan. Bahwa ada kretek, cengkeh, mild, dan sebagainya tak lebih bumbu belaka.

Karena itu, harga rokok rumahan bisa dibuat sangat murah. "Mereka kan nggak pakai promosi macam-macam," ujar Mustafa, juragan pabrik rokok generik di Sidoarjo.


Selain bungkusnya sangat mirip dengan rokok terkenal, rasa rokok generik khas Sidoarjo pun dibuat mendekati aslinya. Banyak pecandu rokok terkecoh.


Bambang Thelo, pelukis dan perokok kelas berat, mengaku sering digarap oleh teman-temannya di Sidoarjo. Dua belas batang rokok Gudang Cengkeh dimasukkan ke bungkus Gudang Garam. Rokok lain isi lain kemasan itu kemudian disajikan kepada Thelo.

"Monggo Pak. Silakan dinikmati. Kebetulan saya masih punya rokok di rumah, jadi Sampeyan bawa pulang saja," ujar sang kawan.

Bambang Thelo mengucapkan terima kasih. Lalu, sepanjang malam ia menikmati Gudang Garam itu seraya melukis. Wuenak tenan!

Kesokan harinya baru sang teman mengatakan bahwa rokok yang dinikmati Thelo semalam adalah Gudang Cengkeh. Bungkusnya thok yang Gudang Garam.

"Juampuuut! Asu! Aku digarap rek, rek!" teriak Thelo lalu tertawa ngakak. Kawan-kawannya yang mendengar cerita ini pun ikut tertawa.

"Memang rasanya sama persis dengan Gudang Garam. Kalau nggak diberi tahu, mungkin sampai sekarang saya nggak tahu kalau rokok yang saya isap itu Gudang Cengkeh," ujar Thelo, bekas pengurus Dewan Kesenian Sidoarjo.

Mengapa rasa dan aromanya bisa persis?

Ini tak lepas dari kehebatan para peracik. Selain kaya pengalaman, pabrik rokok di Sidoarjo biasanya mempekerjakan mantan-mantan karyawan PR besar (Gudang Garam, Sampoerna, Djarum, Bentoel). Jika ada PHK di perusahaan rokok terkenal, PR lokal siap menampung. Nah, ilmu dari PR besar inilah yang kemudian dimanfaatkan untuk 'menembak' aroma dan rasa rokok top.

Namun, pengusaha PR lokal Sidoarjo tidak sampai kebablasan. Mereka masih mematuhi etika bisnis dalam mencari keuntungan. Kiat bisnis mereka sederhana saja: punya merek sendiri, tapi dibuat semirip mungkin dengan aslinya. Hanya sekadar main pelesetan. Tidak sampai meniru merek asli 100 persen.

Apakah tidak melanggar hukum? Rupanya, para penegak hukum di Sidoarjo [Jawa Timur umumnya] belum pernah menindak pabrik-pabrik yang mempekerjakan ribuan buruh itu.

Mustafa, agen rokok generik di kawasan Sawotratap, mengaku beberapa kali dirazia pertugas. Ia diduga menjual rokok palsu. Tapi, setelah diteliti, petugas malah ketawa-ketawa melihat kreativitas pengusaha rokok di Sidoarjo.

"Sampai sekarang aman-aman saja. Pembelinya juga banyak," kata Mustafa. (rek)

Beberapa Pabrik Rokok Rumahan di Sidoarjo

PR CEMERLANG JAYA ABADI
Ketegan Rt.05/02, Sidoarjo
PR. BIMA SAKTI
Kalisampurno Tanggulangin, Sidoarjo
PR. PREMIX
Siring, Sidoarjo, Telp. 0343 854457
CEMARA MAS
Randegan Rt 08 Rw 02 Ds, Sidoarjo, Telp. 8850339
CENGKIR
Jl A Yani 3, Ds Siring, Sidoarjo
GUNAWAN PUTRA, CV
Raya Waru 25, Sidoarjo, Telp. 8534888
HAMA MAKMUR
Jl. Ngampelsari, Sidoarjo, Telp. 8958317
jEMBATAN EMAS
Trompoasri Ds, Sidoarjo,
KARYA DUA RAKSA, PT
Joho.jl, Sidoarjo, Jawa Timur
Telp. 8910222
LIMA SATU/PR KETAPANG JAYA
Jayanegara 25 Jl, Sidoarjo, Telp. 8966831
JALUR
Kedung Cangkring Ds, Sidoarjo, Telp. 851298
MA EXLUSIVE
Ngampel Sari, Sidoarjo,
MAPAN
Ngaban Rt.13 Rw.05, Telp. 8961952-54
MARSA
Gelang, ds, Sidoarjo, Telp. 70950876
PB ROKOK 359 TOBACCO
Dsn.kendal Rt.4/3, Sidoarjo, Telp. 70962185
PERS ROKOK MILLA SEJAHTERA
Kedungrejo Rt.17/07,
PR.PREMIX
Siring, Sidoarjo, Telp. 0343 854457
PUTRA ABADI, PR
Rt 03/02 Sentul, Sidoarjo,
PUTRA DELTA
Randegan Rt. 08/02, Telp. 031 70178014
RIZKI, CV
Pangkemiri Raya, Jl. Rt 03/03, Telp. 031-8852974
RIZKY PUTRA ABADI
Ds. Ngabam Rt.18/06, Telp. 031 8948340
SUMBER JAYA
Kedungrejo Rt.01.rw.02, Sidoarjo,
SUMBER REJO
Kedungrejo Rt. 17/07, Telp. 0343-657860
TONGKAT ROKOK
Kepuh Kiriman, Ds, Waru

14 comments:

  1. tlg alamate cak, aq arep kongkonan kponakan'ku mborong, kebetulan aq jg koleksi rokok rakyat. tur suwun

    ReplyDelete
  2. aku ingin jd dstribtr di lampung in no hpku 081379015200 tlg dikrmkn no hp bpk

    ReplyDelete
  3. ass...
    saya ingin jadi distribut di bali,,
    ini no hp saya 081338035016
    no rumah (0365)42691
    tlong nanti bpk krimkn no hp bpak.
    trima kasih...

    ReplyDelete
  4. .ass..
    .saya h.syukur ingin jdi distribut d balli,,
    .ini no hp saya 081338035016
    .ini no rumah (0365)42691
    .tlong krimkan no hp bpak...?
    .trima kasih...

    ReplyDelete
  5. selamat siang cak, aku rahman dari pekanbaru
    apakah bisa saya jadi distributor aTAu agen di pekanbaru ini no hp saya : 085271 90 03 13, 081275 505050

    ReplyDelete
  6. cak hureks niku griyane ten pundhi? kulo penasaran kale peno ..
    kok keren buanget info-info aneh ten blog'e .. saluutt kale peno cak ... :)

    ReplyDelete
  7. Bung Hurek, mendiang mertua saya dulu pedagang cengkeh dan tembakau ke pabrik-pabrik rokok kecil. Saya diberitahu oleh dia, sebenarnya rahasianya rokok itu ada pada zat kimia yang ditambahkan kepada tembakau dan cengkeh, istilahnya additive. Additive ini membuat rasa rokok makin gurih, seperti vetsin atau MSG pada makanan. Secara kimiawi, selain menambahkan rasa, additive juga memperlancar "suntikan" zat / gas nikotin ke tubuh perokok.

    Additive ini yang dipegang rahasianya oleh setiap pabrik rokok. Cengkeh menambah bau wangi, tembakau menyalurkan nikotin yang merupakan zat yang membuat perokok ketagihan, dan additives membuat rasa semakin "gurih" dan meningkatkan penyerapan nikotin. Tak berdayalah sudah sang perokok untuk tidak akan bisa lepas dari penyebab kanker dan sakit jantung nomer 1 di dunia itu.

    Referensi:
    1) Lembaga Kesehatan Nasional Amerika Serikat. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2040350/
    2) Panitia Kesehatan Uni Eropa http://ec.europa.eu/health/scientific_committees/opinions_layman/tobacco/en/l-3/5.htm
    3) Daftar 599 zat kimia tambahan (additives) dari program berhenti merokok 3 kabupaten di Negara Bagian New York http://www.tricountycessation.org/tobaccofacts/Cigarette-Ingredients.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begitulah mas Amrik Jowo. Pak Bambang Thelo yg jadi konsumen penikmat rokok2 rumahan (dan murahan) asal Sidoarjo itu akhirnya meninggal karena serangan jantung saat naik sepeda pancal ke tambak di Sedati. Berkali2 diperintahkan dokter supaya berhenti merokok tapi gak mempan. Ketagihannya luar biasa. hebat benar Mbah Nikotin itu.

      Delete
    2. Mertua saya juga meninggal pada usia 62 tahun krn serangan jantung di lapangan tennis yang sekarang sudah dibongkar. Padahal sudah berhenti merokok tetapi efeknya sudah permanen. Krn itu janganlah atau berhentilah merokok.

      Delete
  8. Perusahaan rokok di Kabupaten Sidoarjo gulung tikar lantaran semburan lumpur Lapindo, beban pita cukai yang terus melangit, dan sengitnya persaingan produk rokok skala kecil. Pada 2007 berdiri sebanyak 201 pabrik rokok, namun medio Juli 2009 melorot tinggal 81 pabrik rokok.
    Perusahaan kecil terus tergencet, tak mampu menebus pita cukai rokok, kepala bidang perdagangan Dinas Koperasi Perindustrain Perdagangan, Energi Sumber Daya Alam, Tjarda.
    Sembilan pabrik rokok gulung tikar karena tenggelam lumpur Lapindo. Diantaranya, pabrik rokok Engsel, Jangkar Mas Makmur, Cengkir, dan HS Mitra.

    ReplyDelete
  9. om sy nyari rokok gudang cengkeh, L mild, bluwis mild dan rolling.. ini nope sy 08121333454

    ReplyDelete
  10. om saya warga sidoarjo pengen jadi distributor atau agen untuk wil banjarmasin- kalsel sms 082139764274.

    ReplyDelete
  11. gmn caranya jadi agen.....
    berapa modal minimalnya......
    terima kasih

    ReplyDelete
  12. Saya sedang mencari Rokok Kretek Cerutu jenis" seperti Cerutu Mustika, small rave star, cerutu Belanda. kalo ada info WA/sms ane 081284935318 bbm 520261AC

    ReplyDelete