26 May 2007

Bocah Disunat Jin

Nasrullah, bocah berusia lima tahun dari Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi, Sidoarjo, disunat jin. Warga sempat geger, tapi bangga.


Kejadiannya sudah berselang sekitar dua bulan lalu. Tapi sampai sekarang kasus Nasrullah disunat oleh jin masih menjadi bahan pembicaraan warga RT 11/RW 04, Desa Tenggulunan, Candi, Sidoarjo. Menurut warga, bocah ini memiliki kelebihan khusus dibandingkan orang biasa.

Buktinya?

'Lihat kupingnya si Nasrullah, bisa bergerak ke mana-mana. Kuping orang biasa kan tidak bisa,' ujar warga kepada saya.

Nasrullah sih tenang-tenang saja. Anak kelima pasangan Muhammad Sukri dan Holiyah itu bahkan dengan bangganya memperlihatkan telinganya yang bisa buka tutup. Aneh memang!

Peristiwa khitanan ajaib ini, menurut orang tua Nasrullah, terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu bocah nol kecil Taman Kanak-Kanak Dharma Wanita ini main-main bersama anak-anak sebaya. Nasrullah naik ke atas pohon gayam di pinggir jalan kampung.

Di atas pohon, cerita Mat Sukri, Nasrullah tampak kejang, menggenggam kedua tangannya, seperti menahan rasa sakit. Saat disapa teman-temannya ia diam saja. Barulah beberapa menit kemudian sang teman melihat celana Nasrullah berdarah. 'Ada apa? Ada apa?' tanya anak-anak kampung, penasaran.

Begitu terkejutnya Mat Sukri, pedagang ayam di Pasar Larangan, melihat penis anaknya sudah dalam keadaan terkhitan. Kulup atawa kulit penutup penis sudah tidak ada. Hasil khitan pun sangat rapi. Tak kalah dengan sirkumsisi oleh dokter atau juru sunat. Bersih, rapi, dan cepat kering.

Kalau anak biasa sulit pakai celana sehabis khitan, Nasrullah justru bisa pakai celana seperti tak ada apa-apa. 'Nah, saya baru sadar kalau anak saya dikhitan oleh malaikat. Alhamdulillah.'

Kabar tentang Nasrullah, bocah yang dikhitan makhluk halus, menyebar luas di Tenggulung dan sekitarnya. Mat Sukri, dua hari kemudian, mengundang warga untuk bikin selamatan sebagaimana layaknya acara sunatan di kampung.

Mengutip kata-kata seorang ulama lokal, Nasrullah ini dikhitan oleh malaikat atau jin
Islam. 'Jadi, tidak benar kalau disunat oleh gendruwo,' ujar Mat Sukri, didampingi istri dan kerabat dekatnya. Sebelumnya memang muncul kabar angin bahwa Nasrullah disunat oleh gendruwo atau makhluk halus yang berbahaya.

Baik Mat Sukri maupun istrinya, Holiyah, mengaku tidak mendapat firasat apa-apa. Hanya saja, saat Nasrullah dikandung oleh ibunya, Mat Sukri mengaku sangat rajin puasa dan tirakatan. 'Yah, berdoa semoga anak saya yang lahir nanti sehat-walafiat, ibunya selamat, dia bisa menjadi anak yang baik. Saya tidak pernah membayangkan jadinya seperti ini,' ujar Mat Sukri.

Lalu, bagaimana dengan telinga Nasrullah yang bisa bergerak-gerak aneh?

Ini juga buntut khitanan unik di atas pohon gayam tersebut. Setelah sembuh--hanya dua hari saja--Nasrullah mengalami perubahan di kedua daun telinganya. Sepertinya ada arus listrik yang membuat telinga bocah kurus ini bergetar.

'Saya yakin ini semua karena kehendak Yang di Atas. Makanya, saya sebagai orang tua harus menerima kenyataan ini dengan penuh rasa syukur. Jarang lho anak-anak yang dikhitan oleh malaikat kayak anak saya,' ujar Mat Sukri, bangga.

Dasar anak-anak, Nasrullah tampaknya tidak banyak berubah. Ia tetap bercanda dan bermain-main dengan anak-anak di Tenggulunan yang sebagian besar keturunan Pulau Madura. Mereka juga tidak menganggap Nasrullah sebagai anak istimewa yang perlu mendapat perhatian khusus.

Namun, mereka yakin Nasrullah punya bakat supranatural yang tidak dimiliki oleh orang biasa. 'Sunatnya saja sama jin. Pasti dia punya kelebihan,' ujar beberapa warga di dekat makam Islam Tenggulunan kepada saya.

1 comment:

  1. Hal tersebut disebut Aposthia, silahkan baca di http://en.wikipedia.org/wiki/Aposthia

    ReplyDelete