17 February 2007

KBIH Mabruro Terbesar di Jawa Timur

YAYASAN MABRURO, KELOMPOK BIMBINGAN IBADAH HAJI (KBIH) DI PERUMAHAN PURI SURYA JAYA B2/19 GEDANGAN, KABUPATEN SIDOARJO, BENAR-BENAR FENOMENAL. KINI, MABRURO SALAH SATU KBIH TERBESAR DI INDONESIA.

Pada musim haji kemarin, 31 Desember 2006, Yayasan Mabruro membawa dua kloter jemaah, sekitar 900 orang. Dua kloter dari Kabupaten Sidoarjo diborong oleh Mabruro. Luar biasa!

Ini prestasi hebat mengingat Yayasan Mabruro tergolong KBIH baru. Mabruro baru menyelenggarakan ibadah haji pada 1995. “Waktu itu Yayasan Mabruro baru bisa memberangkatkan 50 orang. Sangat sedikit, satu bus saja kurang,” ujar WASIS, alumnus Yayasan Mabruro.

Tapi, berkat marketing profesional, sosialisasi yang konsisten, pertumbuhan Mabruro sangat bagus. Tahun berikut, 1996, jemaah haji meningkat menjadi 100 orang alias naik 100 persen. Kenaikan selalu drastis, sehingga tahun 1998 sudah 200 orang. Kini, jemaah yang diurus Mabruro bukan lagi dalam hitungan bus, tapi kloter. Jangan heran, jemaah Mabruro paling menonjol saat pelepasan di kantor Bupati Sidoarjo.

Di balik Yayasan Mabruro terdapat nama-nama kiai kondang. Di antaranya, KH MASDUQI MAHFUDZ, KH KHOZIN MANSYUR, KH LUTFILLAH MASDUQI, KH SALIM IMRON, H ABD WAHAB HASAN. Para pengelola selalu mengatakan, sukses yang diraih KBIH-nya tak lepas dari doa para kiai. Allah SWT memberikan barokah berlimpah karena yayasan ini bekerja sungguh-sungguh, amanah, bisa dipercaya.

ABD WAHAB HASAN, ketua Yayasan Mabruro, menyebutkan, pihaknya mengelola KBIH ini dengan pendekatan yang berbeda dari mengelola biro perjalanan wisata biasa. Mengurus para tamu Allah ke Tanah Suci butuh pendekatan khusus. “Kami memadukan dua konsep,” kata Wahab Hasan.

Konsep pertama adalah aspek ibadah. Ini sangat ditekankan pengurus kepada semua komponen yang terkait dengan Yayasan Mabruro, mulai petugas pendaftaran, hingga pembimbing ibadah haji. Sadar bahwa konsumen Mabruro adalah tamu-tamu Allah, papar Wahab, pelayanan dilakukan dengan istimewa.

Konsep kedua, duniawi.

“Kami berkewajiban memberikan pelayanan secara profesional dan optimal,” ujar Wahab. “Bila Anda sibuk, cukup telepon kami. Kami akan datang ke rumah Anda, dan kami akan mengurusnya sampai selesai.”

PARA haji yang pulang dari tanah suci menjadi juru bicara sekaligus ujung tombang ‘marketing’ Yayasan Mabruro. Sistem gethuk tular ini sangat efektif. Naik haji di luar KBIH--murni Departemen Agama--baik-baik saja, tapi akan lebih baik kalau ditangani KBIH. “Kita lebih diperhatikan. Pelayanannya sangat personal,” ujar H AHMAD, salah satu alumni Yayasan Mabruro.

Pengalaman berkesan juga dirasakan H WASIS. Officer in charge Bandara Juanda ini pada 1998 dipercaya menjadi ketua regu jemaah haji Yayasan Mabruro. Menurut Wasis, kelebihan sekaligus daya tarik utama Yayasan Mabruro adalah perhatian pada semua anggota rombongan. Jemaah dibagi dalam regu-regu kecil, masing-masing 10 orang.

Seorang di antaranya dipercaya sebagai ketua regu. Ketua regu ini jauh-jauh hari sudah digembleng (istilah H Wasis ‘didoktrin’) untuk memberikan perhatian dan pelayanan kepada anggota regunya semaksimal mungkin.

“Melakukan ibadah untuk diri sendiri itu baik, tapi lebih baik lagi kalau Anda juga mengurus ibadah orang lain,” kata Wasis kepada saya. Tanggung jawab ketua-ketua regu ini berlangsung sejak pelatihan (manasik), kemudian pemberangkatan, asrama haji, Tanah Suci, hingga pulang ke tanah air. Apa pun keluhan dan kondisi regu harus segera ditangani dengan sebaik mungkin.

Di atas ketua regu, Yayasan Mabruro membentuk ketua-ketua rombongan. Satu rombongan terdiri dari lima regu. Ibarat komandan, ketua rombongan ini selalu berkoordinasi dengan para ketua regu. Diskusi, laporan, informasi seputar ibadah... selalu dibahas setiap saat.

Di atas ketua rombngan, ada ketua kloter. Ketua kloter ini harus sangat berpengalaman karena dia menangani jemaah dalam jumlah sangat besar.

Berkat ‘doktrin’ yang keras, ditambah motivasi mereka semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT, menurut pengamatan Wasis, semua kepala regu Yayasan Mabruro ini bekerja keras di Tanah Suci. Sepuluh anggota regu diusahakan agar tidak memisahkan diri, apa pun alasannya.

“Kalau ada yang belanja, ya, semuanya ikut bareng-bareng. Makanya, kita di satu regu itu sudah seperti keluarga sendiri. Ke mana-mana selalu bareng-bareng,” ujar Wasis.

Selain itu, jemaah dilengkapi identitas khas Yayasan Mabruro, dan harus selalu dipakai selama menunaikan rukun Islam kelima itu. Baju Mabruro, kopiah Mabruro, tas Mabruro, kain ihrom Mabruro, jilbab dan slayer Mabruro, mukena Mabruro, dan ID Card lain bertuliskan Yayasan Mabruro.

“Di sana juga ada posko yang buka 24 jam untuk menampung dan mengurus keluhan-keluhan jemaah,” tutur Wasis.

Saat proses wukuf di Arafah dan Mina, KBIH ini juga menyediakan perangkat sound system berkekuatan besar untuk memandu para jemaah. “Kalau sudah selesai semua, kita juga dibawa tur atau rekreasi dengan bus khusus. Terus terang saja, banyak orang sering tanya, kok hanya Mabruro yang punya bus, kita kok tidak,” kata Wasis lalu tertawa kecil.

2 comments:

  1. Assalamualaikum, terima kasih infonya, Aku EMY memperkenalkan diri dari http://suroboyokonveksi.com/ bersedia jalin kerjasama dengan Pondok Pesantren, Taman Pendidikan Al-Qur’an, KBIH, menjadi PARTNER Konveksi keperluan busana muslim, mukena, jilbab, ihrom dan kelengkapan lainnya dengan kualitas terbaik, beralamat di Jl. Sidotopo Sekolahan 2/35 Surabaya, Jawa Timur, telp : 03134468212 - 085730679999,
    email: emy@suroboyokonveksi.com / emy.sulistyorini@gmail.com

    ReplyDelete
  2. salam hormat.
    Perkenalkan nama saya Welly dari PT. Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG. Saya ingin memperkenalkan salah satu program unggulan dari Sinarmas MSIG yaitu program Tabungan Haji. Dimana calon jamaah Haji cukup menabung sebesar Rp. 6.000.000 per tahun selama 5 tahun, dan di akhir tahun ke 5 dana yg terbentuk sebesar Rp. 34.800.000. Dan jika dana tersebut tidak diambil hingga akhir tahun ke 8, maka dana terbentuk adalah sebesar Rp. 48.000.000. Demikian sedikit informasi mengenai Program Tabungan Haji dari PT. Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG. Besar harapan kami, agar kami diberi waktu untuk mempresentasikan Program tersebut.
    Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih

    Welly Ginting
    PT. Sinarmas MSIG
    Hp. 081802000400
    welly@sinarmasmsiglife.co.id

    ReplyDelete