15 January 2007

Wisata Bromo Makin Hancur




Ekowisata atawa wisata alam GUNUNG BROMO dan GUNUNG SEMERU kian merosot. Jenis wisata pemandangan dan petualangan paling top di Jawa Timur ini mulai ditinggalkan turis dalam dan luar negeri. Ini bisa dilihat dari jumlah pengunjung kawasan wisata Bromo, Pegunungan Tengger, dan Gunung Semeru yang terus menurun dalam 10 tahun) terakhir.

Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mencatat, pada 1996, jumlah wisatawan 177.570 orang. Pada 1997 sebanyak 196.165, tahun 1998 sebanyak 136.966 orang, 1999 sebanyak 133.759. Untuk tahun 2000 sebanyak 148.474, tahun 2001 sebanyak 118.359 orang, tahun 2002 sebanyak 155.846 orang, tahun 2003 sebanyak 111.761 orang, dan 2004 sebanyak 91.705 orang.

“Tahun 2005 sebanyak 90.922 dan hingga November 2006, jumlah wisatawan hanya 62.666 orang. Hingga akhir tahun 2006 tidak sampai 80 ribu,” jelas Kepala Balai Taman Nasional, JOKO PRIHATNO, dalam sebuah seminar tentang ekowisata di Malang.

Di zona wisata seluas 50,27 ribu hektare itu sebenarnya ada banyak wisata alam yang bagus. Ada wisata pendakian Gunung Semeru dan kemah di Ranu Kumbolo. Ranu Kumbolo danau alam dengan pemandangan istimewa.

Kemudian, ada zona rimba yang terdiri dari air terjun, kawah Bromo. Kaldera Tengger. Upacara kasada. Ada juga zona pemanfaatan intensif terdiri dari pemandangan Gunung Penanjakan, pemandangan dan perkemahan Ranu Pane-Regulo, hutan ireng-ireng. Ranu Darungan sebagai pusat penelitian, dan pariwisata alam di Cemoro Lawang.

“Sebenarnya sangat banyak yang bisa dijual. Namun, kami akui harus ada program baru yang bisa mengembalikan daya tarik wisatawan,” ujar Joko Prihatno.

Joko mengakui kualitas dan kuantitas alam serta penunjangnya sangat menurun. Tidak ada inovasi baru. Penyebab lain: daya beli masyarakat yang menurun, kondisi kerawanan gunung api, terorisme, lumpur Lapindo, dan manajemen.

“Kebersihan lokasi wisata juga menjadi salah faktor yang mempengaruhi penurunan pengunjung. Kami akan mulai berbenah dengan modifikasi produk yang dijual. Bromo salah satu unggulan Jatim,” kata Joko.

3 comments:

  1. Untuk Bromo saat ini sudah kembali rame, kayaknya gan,, hehehe

    ReplyDelete
  2. Infonya sangat bagus..


    Jalan-jalan ke blog saya yuk http://kaliwaturafting.com/

    ReplyDelete