25 January 2007

Ovan Tobing MC Rock Terbaik


 


Siapa pembawa acara alias master of ceremony (MC) paling top di Indonesia? Jawabnya sulit, karena selera orang berbeda-beda. Namun, bagi saya, OVAN TOBING layak dicatat sebagai the best MC untuk musik rock di Indonesia Raya. Ovan Tobing memberi kontribusi besar dalam gelar musik rock di stadion atau lapangan terbuka lainnya.

"Aku nggak sreg kalau emsinya bukan Ovan Tobing,” kata LOG ZHELEBOUR, promotor musik rock papan atas. Hubungan Log dengan Ovan ibarat ikan dan air. Di mana pun Log bikin tur musik rock, Ovan Tobing selalu diajak. Sebagai peliput, saya menyaksikan sendiri betapa Ovan Tobing selalu terlibat sebagai ‘pengacara’ konser-konser rock papan atas di Indonesia Raya.

Apa kelebihan Ovan Tobing?

PERTAMA, suara Ovan besar, menggelegar, berwibawa, dahsyat. Saya belum pernah menemukan MC dengan suara dahsyat ala Ovan Tobing sampai hari ini. Vokal dahsyat Ovan Tobing sangat penting untuk meredam emosi ribuan massa saat konser. Ingat, konser rock di mana pun berpotensi rusuh. Perlu orang berwibawa, bersuara dahsyat, guna menenangkan massa.

Di Malang, Jawa Timur (Ovan memang berdomisili di Malang), suara dahsyat Ovan kerap dipakai di pertandingan bola yang melibatkan AREMA. Berkat Ovan Tobing, juga bekas manajer Arema, pertandingan bola di Malang selalu aman.

Ini kelebihan KEDUA Ovan: tahu psikologi massa. Ketika penonton stres menunggu penampilan Helloween di Stadion Tambaksari, Surabaya, karena jeda waktunya satu jam lebih, Ovan berhasil menenangkan puluhan ribu penonton. Kalau bukan Ovan, saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Sebab, saya lihat sendiri, penonton sangat resah. Waktu itu mereka memaki-maki grup Jamrud dan Power Metal yang dinilai main terlalu lama.

Wawasan musik, khususnya rock, metal, dan sejenisnya, kelebihan KETIGA Ovan. Asal tahu saja, Bang Ovan ini sejak dulu mengasuh program musik rock di RADIO SENAPUTRA, Malang. Saat pernah tinggal di Malang--jarak kos saya dengan RADIO SENAPUTRA hanya sekitar 200 meter--saya kerap mampir ke radio terkenal ini.

Ovan lah yang memberi wawasan musik rock kepada anak-anak muda Malang. Dia bahas musik, artis, band, rock secara mendalam. Lalu, putar lagu-lagu rock untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat.

Saya yakin, apresiasi musik rock warga Malang yang tinggi (disebut-sebut sebagai barometer musik rock di Indonesia), salah satunya, ya, berkat RADIO SENAPUTRA. Dus, berkat Ovan Tobing. Saya sendiri tahu banyak musik rock, mulai beli kaset/CD rock, ya, karena provokasi Ovan Tobing.

“Karismanya luar biasa. MC lain boleh pintar, tapi kalau nggak ada karisma susah,” kata Log Zhelebour. Nah, karisma, kelebihan KEEMPAT Ovan Tobing. Kalau diteruskan, daftar keistimewaan Ovan Tobing sebagai MC rock masih sangat panjang.

Ovan, pria berdarah Batak, mengaku terjun ke dunia MC tanpa sengaja. Pada 1980 grup rock paling top, AKA, tampil di GOR Pulosari Malang, yang kini jadi pusat belanja. Karena MC asli tidak datang, Ovan Tobing pun ditodong menjadi emsi. Ternyata, sukses. Panitia dan penonton puas.

Sejak itulah penyiar radio ini banjir tawaran. “Pernah dalam sehari ada tiga tawaran,” kenang Ovan. Dari sini namanya meroket sebagai MC paling top di Kota Malang. Apalagi, didukung program musik rock yang rutin di RADIO SENAPUTRA.

Setahu saya, Ovan makin menjadi buah bibir karena paling berani ‘mengobral’ sandiwara radio SAUR SEPUH di radionya. Asal tahu saja, tahun 1980-an Saur Sepuh menjadi sandiwara radio paling digandrungi warga Jawa Timur.

Radio-radio lain berani putar dua seri sekaligus, Ahad malam, Ovan Tobing memborong tiga seri SAUR SEPUH. Ini sandiwara radio tentang Brama Kumbara, Mantili, Lasmini, Raden Bentar, Rawedeng, Rayuyu, Rabanyak, Rakuti, Paksi Dalajara... berlatar Kerajaan Majapahit. Saya pun tergila-gila. Karena dekat dengan RADIO SENAPUTRA, saya ikut-ikutan ‘menekan’ Ovan Tobing agar mau memutar SAUR SEPUH lebih banyak dan maju ketimbang radio-radio lain di Malang. Waktu itu semua radio masih berada di gelombang AM, belum FM.

Sukses di Malang, Ovan Tobing akhirnya dipakai sebagai MC musik rock di berbagai kota. Log Zhelebour yang masih gila-gilanya menggelar konser rock di berbagai kota pun memakai suara Ovan. Konser God Bless, grup rock paling top di Indonesia Raya, pasti memakai suara Ovan.

Begitulah, Ovan pun menjadi MC hampir semua grup ternama di Indonesia. God Bless, Gong 2000, Iwan Fals, Jamrud, Radja, Rif/, Peterpan, Elpamas, Power Metal, Adi Metal. Dia juga memandu konser grup-grup besar mancanegara yang tur ke Indonesia. Sebut saja: SEPULTURA, HELLOWEEN, WHITE LION, EUROPE. Konser Sepultura dan Europe di Surabaya paling heboh. Maklum, dua grup ini berkonser di saat masa jayanya. Di sinilah Ovan Tobing membuktikan dirinya sebagai MC yang mampu mengendalikan penonton tanpa merusak gairah musik rock yang menggelegar.

Saya menyaksikan final DJARUM SUPER ROCK FESTIVAL X di Surabaya, Desember 2004. Ini festival rock terbesar yang digelar Log Zhelebour di berbagai kota di Indonesia. Siapa lagi kalau bukan Ovan Tobing yang dipercaya sebagai MC. Di tengah-tengah konser, Ovan tiba-tiba berbicara dengan nada berbeda. Agak sendu. Dia minta ribuan penonton menundukkan kepala, berdoa.

“Malam ini sahabat kita, seniman besar... meninggalkan kita semua. Dialah Kang HARRY ROESLI,” ujar Ovan Tobing. Penonton pun terdiam beberapa saat. Lalu, suasana kembali dikuasai Ovan, festival rock bergairah lagi.

Yeaaah!!! Kapan ya, lahir MC rock baru yang kualitasnya setara, syukur-syukur, melebihi Ovan Tobing? Terus terang saja, MC-MC rock yang ada sekarang, misalnya di Soundrenaline (saya lihat langsung tiga kali) bergaya ala tampil di televisi. Suaranya cempreng. Cenderung kemayu. Wawasan musik rock-nya payah. Tak tahu apa yang harus disampaikan.

Payah deh!

6 comments:

  1. 100 persen setuju. ovan is the best.

    ReplyDelete
  2. ovan tobing inspirasiku,tapi sumpah aku gak bakal niru gaya dia ngemci,bisa ancur suaraku aku seneng tempo dan gaya ngemci farhan,ferdi hasan helmi yahya juga komeng-oneng sugiarta arek malang asli

    ReplyDelete
  3. hehehe.. ovan emang unik. cocok utk konser grup hard rock, metal, n semacamnya. tapi gak cocok utk pop kayak sekarang.

    ferry handoko

    ReplyDelete
  4. Setuju, saya mengenal dan menulis tentang Ovan sejak era tahun 1975/6 an di Jakarta/bdg.
    salam,
    M.

    ReplyDelete
  5. tipe suara besar ala OT sudah jarang ada di MC sekarang. kayaknya MC sekarang suaranya kewanita-wanitaan... hahahaha..

    ReplyDelete
  6. ovan tobing, penyiar radio favoritku, terutama di acara ngledom dom dunk ppyeng!!!!!!!!!!!! whatever, ovan selalu n selalu jadi kebanggaan kota malang n AREMANIA.................keep going my big bro!!!!!!!!!

    ReplyDelete