25 November 2006

Romo VICTOR GERMANI BERSET CM

"SEKALI Swiss tetap Swiss, tetapi saya cinta Indonesia," ujar Romo VICTOR GERMANI BERSET CM. Pastor 85 tahun ini berkebangsaan Swiss. Sehari-hari dia lebih dikenal dengan nama panggilan ROMO BERSY.

Terakhir dia bertugas di Paroki Kelahiran Santa Perawan Maria, Kepanjen, Surabaya. Sampai kini dia menghabiskan masa pensiun dan istirahat di Rumah CM, Jalan Kepanjen 9 Surabaya.

Menjadi romo memang cita-citanya sejak kecil. Ditahbiskan pada 29 Juni 1945 bersama 11 orang teman diakonnya dari Swiss, Prancis, dan Libanon. Tahun 1946 dia dkirim ke Tiongkok. Di sana Bersy sempat mengalami perlakuan yang kurang baik, bahkan dipenjara.

Tahun 1952 diusir dari Tiongkok dan pindah ke Vietnam sampai 1976. Selanjutnya pindah ke Swiss sampai 1977. Dari Swiss diutus ke Indonesia, tepatnya di Kalimantan dan Jawa.

Dalam perjalanan imamatnya, Romo Bersy juga pernah menikmati hadiah, berkeliling dunia Mei-Oktober 1970 ke Inggris, Irlandia, Amerika Serikat, Meksiko, Hongkong kembali ke Vietnam. Tahun 1995 kembali melakukan perjalanan ke Eropa, tetapi hanya beberapa bulan.

ROMO BERSY lahir pada 21 Januari 1921. Dia sulung dari 12 bersaudara. Dari segi umur, Romo Bersy memang sudah tua, tapi daya pikir, daya ingat, dan semangatnya tidak kalah dengan anak muda. Luar biasa! Apa resepnya?

Pertama, Romo Bersy mengaku tak pernah berhenti membaca, dengan bantuan kacamata dan kaca pembesar. Kedua, tetap berkarya seturut kemampuannya. Ketiga, hidup sehat. Keempat, aktif mendengar siaran radio.

*******

Dua kali dia jatuh di gereja dan mengalami patah tulang pada 2000 dan 2004. Namun, hal ini tak menyurutkan semangatnya. Dengan kursi rodanya beliau masih bisa melayani umatnya.

Ayahnya meninggal dunia tahun 1954 dalam usia 64 tahun, sedang ibunya dalam usia 90 tahun. Beliau masih ingat dengan jelas di tahun 1989 menerima kunjungan keluarganya dari Swiss. Adiknya, keponakan, dan saudara ipar, semuanya berjumlah 12 orang. Hubungan kekeluargaan masih terjalin baik sampai sekarang.

Apakah Romo Bersy ingin kembali ke negeri asalnya?

"Oh tidak, saya cinta Indonesia," katanya, mantap.

THERESIA, perawat yang energik, dengan setia merawat dan menemani Romo Bersy. Karena itulah, Romo Bersy masih aktif melayani umat yang datang konsultasi, minta motivasi, minta Sakramen Konsiliasi dan sebagainya. Sedang kegiatan sehari-hari yang rutin dan pasti adalah BERDOA dan MENDENGARKAN RADIO.

Di akhir percakapan, Romo VICTOR GERMAIN BERSET CM berpesan:

"Jika menerima panggilan Tuhan harus taat dan setia sampai akhir hidup."

2 comments:

  1. Berita duka : telah meninggal dunia Romo Victor Germani Berset, CM pada hari Kamis, 30 Januari 2014 pkl 16.30 wib di Pastoran Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria, Kepanjen 9, Surabaya

    ReplyDelete
  2. Berita duka: telah berpulang ke rumah Bapa di Surga, Romo Victor Germani Berset,CM pada hari Kamis, 30 Januari 2014. Pkl 16.30 wib di Pastoran Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria, Jl.Kepanjen 9, Surabaya dan akan dimakamkan di Pohsarang, Kediri pada Sabtu, 1 Februari 2014, berangkat dari Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria, Surabaya, pkl 08.00 wib

    ReplyDelete