13 November 2005

Judhi Kristianto bos JK Records





Suatu hari pada 1983, Judhi bertemu dengan Chintami Atmanegara, calon model bagi kalender yang hendak dibuatnya. Tetapi, dalam perkembangan lebih lanjut, keduanya sepakat bekerja sama untuk membikin rekaman kaset lagu-lagu pop. Akhirnya, lahirlah dua pendatang baru: Chintami sebagai penyanyi, dan Judhi Kristianto selaku produser rekaman.

Memakai nama JK Records -- JK dari Judhi Kristianto -- ia berhasil mengorbitkan sejumlah artis penyanyi laris. Di antaranya Dian Piesesha, Ria Angelina, Obbie Messakh, Meriam Bellina, dan, tentu, Chintami Atmanegara. Pada 1985, aset JK Record mencapai Rp 500 juta, tetapi oleh sebuah sumber diperkirakan sekitar Rp 10 milyar.

Sukses anak itu berjalan tersendat. Ia terpandai ketika duduk di bangku SMP Cirebon, tetapi karena bandelnya ia sempat membuat orangtuanya marah besar. Untuk memperoleh uang saku, Judhi memberi kesempatan kepada teman-teman sekelasnya 'menyontek', dengan imbalan ditraktir jajan. Walhasil, ia hanya rajin ke sekolah jika ada ulangan atau ujian.

"Saya lalu diusir dari rumah," tutur si sulung dari 10 bersaudara berdarah Tionghoa-Jawa-Sunda itu.

Hijrah ke Jakarta, Judhi bekerja sebagai penjaga gudang sebuah firma, sambil masuk sekolah malam. Tamat SMA, direktur perusahaannya menyekolahkan anak pengusaha EMKL itu di Akademi Bahasa Asing, jurusan bahasa Jepang. Ia kemudian dipercaya memimpin perusahaan sendiri. Namun, setelah anak dan menantu sang direktur pulang dari Jerman, ia tersingkir.

Judhi kemudian bekerja di perusahaan percetakan milik mertuanya, lalu dikirim belajar separasi warna dan tinta di Jepang. Pulangnya, ia diangkat menjadi direktur kantor pusat perusahaan itu di Solo. Konflik soal keuangan membuat Judhi balik ke Jakarta. Dengan bantuan modal dari bibinya, pengusaha yang wajahnya mirip pemain bulu tangkis Liem Swie King, itu mendirikan usaha percetakan sendiri.

Sukses di kedua bidang usaha itu, konon, karena Judhi berhasil menjadikan pekerjaannya sebagai hobi. "Saya suka fotografi, cetak-mencetak, musik, dan seni desain," ujar penggemar jogging, mengendarai sepeda, silat, dan menembak, itu.

Ia mengaku masih melakukan sendiri penataan sampul kaset dan pengambilan foto penyanyinya, sedangkan proses pencetakan dilakukan di percetakan miliknya. Menerobos pasar dengan 'janji' hadiah mobil dan semacamnya bagi pembeli kaset yang berhasil memenangkan undian kupon ternyata ampuh -- dan ditiru pengusaha rekaman lainnya.

Album Tak Ingin Sendiri dari Dian Piesesha, misalnya, bisa meraih omset penjualan di atas satu juta kaset untuk kategori album tunggal. Ia mengaku tidak takut kaset bajakan. Alasannya, mutu rekaman ulangnya yang jelek membuat pasaran kaset bajakan rendah.

Istri Judhi, Ega Handayani S., juga sibuk berbisnis. Ibu tiga anak itu Direktur PT Gemini Repro. [PDAT 2004]


Nama : JUDHI KRISTIANTO SUNARJO
Lahir : Cirebon, Jawa Barat, 15 Desember 1946
Agama : Katolik
Pendidikan :
- SDN XI, Cirebon (1960)
- SMPN I, Cirebon (1963)
- SMA (1966)
- Akademi Bahasa Kebudayaan Jepang, Jakarta
- Job Training Separasi Warna dan Tinta Cetak di Tokyo (1969- 1970)

Karir :
- Pembantu Dinas Luar PT Gada Mas (1966-1968)
- Asisten Sales Manager Fa. Rayun (1968-1969)
- Pimpinan Cabang Jakarta PT Menara Sala Unit Percetakan (1969- 1973)
- Direktur PT Menara Sala Unit Percetakan (1973-1974)
- Dirut PT Gemini Repro (1975-1980)
- Dirut CV Sagitarius Offset Printing (1976 -- sekarang)
- Direktur Cabang PT Indohero Steel & Engineering Co. (1980- 1983)
- Direktur Utama PT JK Records (1983 -- sekarang)







Beberapa album JK Records:


1.Duri Dalam Dada (April 84)
Chintami Atmanagara
2.Birunya Rinduku (Mei 84)
Ria Angelina
3.Untuk Sebuah Nama (Mei 84)
Meriam Bellina
4.Istilah Cinta (Okt 84)
Heidy Diana
5.Tak Ingin Sendiri (Sept 84)
Dian Piesesha

6.Untukmu Kuserahkan (Nov 84)
Lydia Natalia
7.Mana Kasih Sayang (Des 84)
Chintami Atmanagara
8.Kau dan Aku Satu (Jan 85)
Obbie Messakh
9.Elegi Rinduku (Feb 85)
Ria Angelina
10.Ingin Memiliki (Mei 85)
Wahyu OS/Dian Piesesha

11.Rindu Bilanglah Rindu (Juni 85)
Annie Ibon
12.Model Cinta (Juni 85)
Heidy Diana
13.Masih Ada (Juli 85)
Itje Trisnawaty
14.Birunya Cintaku (Agustus 85)
Helen Sparingga
15.Kerinduan (Sept 85)
Meriam Bellina

16.Kau Milikku (Okt 85)
Richie Ricardo
17.Hanya Kau di Hatiku (Nov 85)
Deddy Dores
18.Untukmu yang Tersayang (Nov 85)
Lydia Natalia
19.Yang Kusayang Pandai Berdusta
Marina Elsera (Jan 86)
20.Sayangilah Diriku (Jan 86)
Chintami Atmanagara

21.Aduh Rindu (Feb 86)
Obbie Messakh
22.Naluri Seorang Wanita (Feb 86)
Nindy Ellesse
23.Engkau Segalanya Bagiku
Dian Piesesha (April 86)
24.Aku Untukmu (April 86)
Fenny Bauty
25.Begitu Indah (Juli 86)
Meriam Bellina

23 comments:

  1. hehe.. jadi inget masa kecil. mamaku suka banget lagu2 jk. salam.

    ReplyDelete
  2. kak hurek, apa jk masih produksi? kok gak keliatan lagi ya?

    rin, malang

    ReplyDelete
  3. Setahu saya gak ada album2 atau artis2 baru yg diorbitkan JK. Zamannya kan udah jauh berbeda, dah lewat 20an tahun. Paling2 cuma album the best aja.
    Pasar musik di tanah air berubah drastis pada akhir era 1990an ketika beberapa label asing masuk. Label lokal berjatuhan, kecuali Musica dan beberapa lagi yang masih eksis.

    ReplyDelete
  4. manis2 memang penyanyi JK tahun 80an. skrg di mana semua ya? kangen juga dg suasana jadul.

    freddy

    ReplyDelete
  5. wah, koleksi JK sampeyan kok banyak banget?

    ReplyDelete
  6. hebat uy . . . bagimana dgn koleksi kaset Ricie Richardo, lengkap da ya, misal aku pengen punya gimana ya caranya. tq

    Nono. Tegal

    ReplyDelete
  7. Salut ...................

    Apa kabar Pak Yudhi & segenap karyawan JK Record?
    Sayang ga aktif lagi ya?
    Stock laguku masih banyak nie pak ...
    Selain 3 laguku yang pernah edar, aku belum sempat dengar yang lainnya ...

    Bagaimana percetakannya pak ....
    Semoga sukses ya ...

    Salam untuk mbak Tuti CS
    Sejahtera untuk pak Yudhi & Keluarga
    Beberapa CD keluaran JK masih terdengar di mobil kakak2ku hehehe ..............

    Ria D. Tohir
    YM, Friendster, Facebook ria_dirganthari@yahoo.com

    ReplyDelete
  8. saya kira, JK gagal menyesuaikan diri dg perkembangan jaman. dia keasyikan dg era 80an yg sendu n manis. andai saja JK antispatif, segera adaptasi, ketika menpen harmoko melarang lagu2 cengeng, kayaknya JK bisa bertahan. kayakya JK gak bisa meniru musica yg bisa eksis di berbagai era.
    btw, lagu2 JK sangat mewarnai masa kecil n remajaku.

    ReplyDelete
  9. Wah bosnya JK Records nih. Baru beberapa minggu yang lalu muncul di Zone 80an Metro TV. Sudah agak-agak tak teratur saya lihat ngomongnya. Mungkin Bung Judhi udah sangat tua ya..
    Berapa ya umurnya sekarang. Salamkan saya sama Lydia Natalia dan Ria Angelina. Saya demen banget sama dua artis JK ini.

    ReplyDelete
  10. hehehe... lydia ama ria memang bikin gemes, manja, gimana gitu... lagu2nya enak didengerin jelang tidur.

    ReplyDelete
  11. kALAU SAJA jUDHI MASIH AKTIF DI PERUSAHAANNYA-SAYA SUKA LAGU2 LAMA JK, KENAPA NGAK BUAT THE BEST BEEBRAPA PENYANYI DISATUKAN, JANGAN LUPA KASIH TAHU SAYA KARENA INGIN MEMILIKINYA-SALUT DAN BANGGA AKAN PERJUANGAN HIDUPNYA YANG PATUT DICONTOH, TUHAN MEMBERKATIMU.

    ReplyDelete
  12. JUDHI PANTAS DIACUNGI JEMPOL MENGINAGT PERJUANGAN HIDUPNYA-SAYA BERHARAP JK RECORD MAU MENGELUARKAN LAGU2 MANIS LAMA DARI PENYANYI ASLI. TERIMA KASIH.

    ReplyDelete
  13. JK tdk pernah hilang dalam ingatanku, dari dulu sampai sekarang lagu lagunya kena di hati....

    ReplyDelete
  14. Saya adalah penggemar Lagu2 JK Records.
    Senang bisa menemukan info2nya.
    Saya dari daerah, Tahun 2004 kerja di Jakata.
    Lagu82 JK masih tetap enak didengar sampai sekarang.
    Saya paling suka dengan suaera Lydia Natalia.

    ReplyDelete
  15. JK records memang khas banget. top banget di masanya, era 1980an...

    ReplyDelete
  16. saya banyak mengoleksi kaset artis JK Record jaman 80 tiap punya uang jajan saya sisihkan hny utk beli kaset artis JK;Richie,Meriam B,Lidya N,Obbie M,Ria A,Dian P,Headi D,Wahyu OS,Chintami,Feny B,Ani ibon,Helen s,Panche dll. oyaa aku pengin CD THE BEST ALM.RICHIE RICCARDO,kayak lagu CUMA DIA ada yg punya ?

    ReplyDelete
  17. Aku suka lagunya Marina Elsera: Yang Kusayang Pandai Berdusta; Lydia Natalia: Kangen; Annie Ibon: Rindu Bilanglah Rindu... (Tahun 1985-1988)

    ReplyDelete
  18. Boss Judhi Please Di Produksi ulang TAK INGIN YANG LAIN RIA ANGELINA PLUS FOTO-FOTO DALAM ALBUM TERSEBUT DALAM BENTUK CD biar suara MANTAP.
    THX.

    ReplyDelete
  19. pgn ketemu ria angelina bgt,dimn 'n apa ya aktifitas'y skrg?

    ReplyDelete
  20. Banyak kaset JK yg jadi koleksiku. Merriam bellina, dian piesesha, richie ricardo, lidya natalia, annie ibon dll. Masing2 bbrp album. Sayang sekarang tinggal kenangan.
    Merriam B terakhir Aku percaya.
    Richie R terakhir Molina.
    Annie Ibon terakhir mana mungkin satu kursi...
    Lydia N terakhir Kangen.
    Sayang seribu sayang...

    ReplyDelete
  21. bener banget, artis idola jk lawas ria angelina dan lydia natalia bener2 mundur dr musik krn konsen di pendidikan dan pekerjaan. bikin kanget kita semua. senang baca komen2 temen2 ini

    ReplyDelete
  22. saya kira JK kolaps karena generasi kedua gagal mengambil alih tongkat estafet dari pak judhi. leonard kristianto, anaknya pak judhi, sekolah musik di USA tapi gak bakat bisnis musik, gak punya passion sebagai pedagang tapi pemusik idealis yang main di jalur jazz.

    beda dengan musica yang sukses dari generasi pertama hingga ketiga, padahal thn 80an musica kalah sama JK. pencipta2 lagu JK kayak obbie messakh dan pance pondaag juga dipinjam oleh musica. sekarang musica tetap berjaya sementara JK gak ada bunyinya lagi. bahkan album2 the best pance dan obbi justru diterbitkan ulang oleh musica.

    ini pelajaran bagi kita semua untuk tidak lupa regenerasi. khususnya bisnis hiburan yg bermula dari sekadar iseng2 atau hobi orantua. soalnya kesenangan anak sering gak sama dengan bapaknya.

    johannes haryanto
    malang jatim

    ReplyDelete
  23. yg tahu lagu ini , penyanyinya siapa, judulnya apa?...klau ga salah artis jk juga..

    hatiku masih yg dulu
    begitu cintaku untuk mu
    tak akan ada yg berubah
    kesetiaanku hanya un
    tuk dirimu

    ..satukan lah htimu dg htiku
    kau dgarkan doa malamku ini
    hdirlah engkau kasih dlm mmpiku
    bersama tidurku di mlm sepi ini...

    jujurlah engkau pdku
    dustamu aku tak mau
    bila nnti jumpa dgmu kesetiaanku hnya untuk dirimu...
    hehehe....rada lupa tapi...

    ReplyDelete