01 April 2005

Singapore National Academy (SNA) di Sidoarjo


Setelah melalui  masa uji coba selama satu tahun, Sabtu (12/3/2005), Singapore National Academy (SNA) di kawasan Pepelegi, Waru, Sidoarjo, diresmikan. Grand opening sekolah internasional itu dilakukan oleh Ali Ghofar, kepala dinas pendidikan Sidoarjo.

Seharusnya, grand opening SNA dilakukan oleh Bupati Sidoarjo Win Hendrarso. Namun, Win berhalangan karena menghadiri acara penting di tempat lain. "Jadi, saya yang mewakili Bupati Sidoarjo," ujar Ali Ghofa.

Grand opening SNA ini dihadiri Alim Markus (bos Maspion), Alim Satria (ketua yayasan), hingga Ang Wee Hiong (CEO/prinsipal Hwa Chong Institution, Singapura). Namanya juga sekolah internasional, suasana internasional sangat terasa dalam peremian SNA Pepelegi.

Dipandu Sophy Octavia Alim, para pejabat dan tamu mula-mula diajak meninjau kompleks SNA yang luas dan dilengkapi fasilitas berstandar internasional. Mulai dari tempat bermain anak-anak, fasilitas olahraga, laboratorium, hingga convention hall. Setelah itu,
manajemen SNA menjelaskan seluk-beluk sekolahnya dengan teknologi multimedia.

Kemudian presentasi kurikulum primary and secondary school oleh Mr Stuart Ellis. Para siswa kemudian membawakan modern dance, lagu-lagu Mandarin, serta drama berbahasa Inggris.

Sophy Octavia Alim, bos SNA Pepelegi, menjelaskan, sekolah yang dia rintis tahun 2004 ini menggunakan kurikulum internasional dari Singapura. Sehari-hari pelajar SNA mendapat pelajaran dalam tiga
bahasa: Inggris, Mandarin, dan Indonesia. Ini sesuai dengan visi
pengelola SNA yang ingin menyiapkan generasi muda kita untuk menghadapi tantangan globalisasi.

Menurut Sophy, hanya dalam tempo kurang dari satu tahun SNA berhasil menarik perhatian cukup banyak orang tua di Sidoarjo, Surabaya, Mojokerto, dan sekitarnya. Sekarang saja sudah tercatat 150-an anak yang belajar di SNA mulai play group hingga secondary schoo alias SMP.

1 comment: